Digital MarketingSEO

Ketahui 8 Perbedaan Dasar Wix vs. WordPress Sebagai Bahan Pertimbangan

Tiara Motik

Saat melakukan riset sebelum membuat sebuah situs web, kamu mungkin akan dihadapkan dengan pilihan untuk menggunakan Wix atau WordPress. Manakah yang lebih bagus?

Wix vs. WordPress adalah alat untuk membuat situs web, tetapi dengan pendekatan yang berbeda. Wix lebih mudah digunakan dan menyertakan hosting, tetapi kurang dapat disesuaikan. Ini berarti situs web yang dibuat dengan Wix tidak bisa dipindahkan ke host web lain.

WordPress, di sisi lain adalah CMS yang berarti lebih fleksibel tetapi memerlukan sedikit lebih banyak belajar. Pilihan antara keduanya seharusnya sesuai dengan kebutuhanmu dan tidak ada jawaban yang salah atau benar.

Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa perbedaan mendasar antara Wix dan WordPress yang perlu kamu ketahui sebelum memulai. Jadi, mari kita telusuri lebih lanjut untuk memahami manakah yang mungkin lebih sesuai untuk proyek situs webmu!

Perbedaan Dasar Wix vs. WordPress

Perbedaan Dasar Wix vs. WordPress
Perbedaan Dasar Wix vs. WordPress

Wix cocok untuk pemula yang ingin membuat situs web sederhana tanpa coding. Cocok untuk freelance, pemilik usaha kecil, dan proyek pribadi.

Sementara itu, WordPress lebih fleksibel dan memiliki lebih banyak fitur. Meskipun tidak perlu coding, tapi mempelajarinya bisa lebih sulit.

Namun, ini memberikan hasil yang lebih baik untuk situs web kompleks dan besar. Cocok untuk toko online, blogger, dan situs web dengan banyak konten. Ada dua platform WordPress yang perlu kamu perhatikan:

  1. WordPress.com: ini adalah platform berlangganan yang menyediakan hosting dan mengurus sebagian besar aspek teknis. Meskipun lebih terbatas dalam hal penyesuaian, ini cocok untuk pemula yang ingin memulai tanpa terlalu banyak kerumitan teknis.
  2. WordPress.org: platform ini memberimu kendali penuh. Kamu perlu menghosting situs webmu sendiri dan menangani aspek teknis seperti keamanan sendiri. Meskipun memerlukan lebih banyak kerja, ini memberimu lebih banyak kontrol dan kemungkinan penyesuaian serta penggunaan plugin dan tema gratis.

Ketika dibandingkan dengan Wix, WordPress.com seringkali menjadi pilihan karena menyediakan solusi lengkap tanpa perlu membeli hosting eksternal.

Artinya, kamu bisa memiliki situs web yang di-hosting dan dikelola secara penuh oleh WordPress.com, tanpa perlu repot-repot mencari penyedia hosting lain.

Baca juga: 6 Cara Memulai Profesi Ghostwriting untuk Pemula

Agar lebih paham akan perbedaan di antara keduanya, sebaiknya simak penjelasan berikut ini.

SEO pada Wix vs. WordPress

SEO pada Wix vs. WordPress
SEO pada Wix vs. WordPress

Menerapkan praktik terbaik SEO sangat penting untuk membuat situs webmu lebih terlihat dan mendapatkan peringkat lebih tinggi di hasil penelusuran. Ini adalah kunci untuk menjangkau dan menarik audiens yang tepat.

Jadi, saat memilih platform untuk membuat situs webmu, penting untuk mempertimbangkan seberapa baik platform tersebut dioptimalkan untuk SEO dan seberapa besar kendali yang kamu miliki dalam mengelola SEO situs webmu.

SEO pada Wix

Wix membuat SEO lebih mudah bagi pemula dengan otomatisasi berbagai elemen penting SEO, seperti meta description dan title tag, pembaruan sitemap secara teratur, dan pengoptimalan gambar untuk mempercepat waktu muat halaman.

Ini berarti kamu dapat fokus pada konten dan bisnismu tanpa harus terlalu banyak memikirkan detail teknis SEO yang kompleks.

Wix juga menyediakan daftar periksa SEO yang dipersonalisasi, sehingga sangat membantu jika kamu tidak terlalu familiar dengan SEO atau tidak tahu harus mulai dari mana.

Baca juga: 3 Taktik Lower-Funnel Terbaik yang Wajib Kamu Tahu

Jika kamu menggunakan Wix, kamu dapat meng-klik setiap item dalam daftar periksa SEO untuk melihat instruksi rinci tentang apa yang harus dilakukan.

Misalnya, jika kamu memilih “Set the homepage’s title for search results” kamu akan melihat panduan langkah demi langkah tentang cara melakukannya.

Kamu bisa mulai dengan meng-klik ikon pensil di sudut kanan atas daftar periksamu. Kemudian, dalam pop-up “Edit setup info,” pilih “Find high performing keywords“, di bagian “Keyword“.

Selanjutnya, klik “View app” dari kotak “Semrush Keyword Research“, dan terakhir, klik “Add to site” untuk terhubung ke akun SEMrush.

SEO pada WordPress

Dengan WordPress, kamu memiliki fleksibilitas dan kendali penuh atas SEO situs webmu. Kamu dapat menyesuaikan beberapa aspek kunci, seperti:

  1. Permalinks (struktur URL): kamu dapat mengubah struktur URL agar lebih deskriptif dan mudah dimengerti oleh pengguna dan mesin pencari.
  2. Pengorganisasian halaman dalam subfolder: dengan menyusun halaman dalam subfolder, kamu dapat membantu Google dan pengguna menavigasi situs webmu dengan lebih mudah.
  3. Title tag: menyesuaikan title tag memungkinkan kamu memberi tahu pengguna dan mesin pencari tentang isi halamanmu yang penting untuk pengalaman pengguna dan kinerja situs webmu di dalam hasil pencarian.

Di WordPress, kamu tidak bisa mengubah semua hal terkait SEO tanpa melakukan pengaturan khusus atau menggunakan plugin. Namun, ini juga berarti kamu memiliki kontrol yang lebih besar atas SEO situs webmu dibandingkan dengan Wix.

WordPress memiliki banyak plugin SEO gratis dan berbayar, seperti Yoast yang sangat membantu dalam mengelola SEO situs webmu. Versi gratis Yoast memungkinkan kamu mengoptimalkan title tag, meta description, URL, dan banyak aspek SEO lainnya.

Biaya Berlangganan Wix vs. WordPress

Biaya Berlangganan Wix vs. WordPress
Biaya Berlangganan Wix vs. WordPress

Wix dan WordPress keduanya menawarkan paket gratis dengan fitur terbatas. Harga untuk paket berbayar bervariasi tergantung pada apakah kamu membayar bulanan atau tahunan.

Paket berbayar Wix dimulai dari $17 per bulan. Sedangkan, paket premium WordPress.com dimulai dari Rp 44.700 per bulan, ini termasuk hosting, seperti Wix. Apakah kamu mendapatkan domain gratis tergantung pada paket yang kamu pilih.

WordPress.org gratis untuk digunakan, tetapi kamu perlu membayar untuk domain dan hostingmu sendiri.

Harga Berlangganan Wix

Dengan Wix, kamu bisa membuat dan menghosting situs web secara gratis, namun ada beberapa batasan yang perlu diperhatikan:

  1. Domain: situs webmu akan menggunakan domain bawaan Wix, seperti “accountname.wixsite.com/siteaddress”, bukan domain khusus yang lebih profesional.
  2. Paket hosting gratis: kamu mendapatkan 500MB penyimpanan cloud dan 500MB bandwidth. Ini bisa menjadi kurang jika kamu memiliki banyak gambar, video, atau file lainnya, dan bisa membuat situs webmu lebih lambat dimuat.
  3. Pembayaran online: fitur ini tidak termasuk dalam paket gratis, jadi kamu tidak bisa menjual produk atau jasa langsung dari situs webmu tanpa upgrade ke paket berbayar.

Wix Light adalah pilihan yang bagus untuk pemula atau individu yang ingin membuat situs pribadi atau portofolio.

Dengan paket ini, kamu bisa menambahkan formulir pengambilan prospek, mengirim email otomatis kepada pengunjung situs web, dan memuat konten video hingga 30 menit.

Namun, jika kamu ingin membuat situs e-commerce menggunakan Wix, kamu perlu upgrade ke paket Core.

Biaya Berlangganan Wix vs. WordPress

WordPress.org gratis untuk digunakan, tetapi kamu perlu memiliki domain dan hosting web sendiri yang bisa menimbulkan biaya tambahan dari penyedia pihak ketiga.

Meskipun penyiapan WordPress.org bisa rumit bagi pemula, fleksibilitas dan opsi penyesuaian yang ditawarkan bisa sepadan dengan usaha tambahan yang diperlukan.

Di sisi lain, WordPress.com menawarkan struktur harga yang lebih sederhana, mirip dengan Wix, dan menyediakan hosting untuk situs webmu.

Paket premium WordPress.com dimulai dari Rp 44.700 per bulan untuk paket Starter. Ada juga paket gratis dengan batasan yang mirip dengan Wix.

Meskipun domainmi akan menjadi subdomain WordPress, misalnya, domainanda.WordPress.com, tapi kamu akan mendapatkan bandwidth tak terbatas dan penyimpanan 1GB.

Paket Pemula WordPress.com sangat cocok untuk blogger, pemilik situs web pribadi, atau usaha kecil yang ingin tampil lebih profesional.

Namun, jika kamu membutuhkan penyimpanan lebih besar, biaya komisi yang lebih rendah, atau lebih banyak opsi penyesuaian, pertimbangkan untuk menggunakan paket yang lebih mahal.

Kegunaan Wix vs. WordPress

Kegunaan Wix vs. WordPress
Kegunaan Wix vs. WordPress

Baik WordPress maupun Wix memiliki versi antarmuka drag-and-drop mereka sendiri yang memudahkan pemula untuk membangun situs web tanpa harus melakukan coding.

Wix cenderung memiliki antarmuka yang lebih ramah pengguna dibandingkan dengan editor blok WordPress. Ini membuatnya lebih mudah digunakan oleh pemula.

Namun, dengan WordPress, meskipun mungkin memerlukan sedikit pembelajaran awal, tapi kami akan memiliki lebih banyak kontrol atas desain dan fungsionalitas situs webmu.

Ini tentu sangat bermanfaat karena memungkinkan kamu untuk mengakomodasi perkembangan kebutuhan dan keterampilanmu seiring waktu.

Kegunaan dari Wix

Wix menyediakan antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan, membuat perancangan dan pengelolaan situs web menjadi lebih mudah, bahkan jika kamu tidak terlalu paham teknologi.

Dengan lebih dari 800 templat dan sistem desain drag-and-drop yang intuitif, kamu dapat dengan cepat membuat situs web.

Misalnya, jika kamu seorang fotografer lepas yang ingin membuat portofolio, kamu hanya perlu memilih templat yang sesuai dari perpustakaan templat Wix, klik “Edit”, dan mulailah mendesain situs webmu tanpa kesulitan.

Setelah memilih templat, kamu bisa menambahkan fitur-fitur seperti:

  1. Sections: tempat untuk menyoroti layanan, informasi bisnis, formulir kontak, dan contoh pekerjaanmu.
  2. Apps: kamu bisa menambahkan aplikasi yang membantumu mendapatkan prospek, berinteraksi dengan pengunjung situs web, meningkatkan SEO, dan berbagai fungsi lainnya yang memperkaya situs web.
  3. Media: kamu dapat menyertakan gambar dan video langsung dari perangkatmu atau media library Wix untuk menampilkan karya atau produkmu dengan lebih menarik.
  4. Elements: tambahkan elemen, seperti teks, tombol, kode khusus, dan bahkan testimonial untuk memberi tahu pengunjung situs webmu tentang layanan atau produkmu dengan jelas.

Baik kamu menggunakan paket gratis atau berbayar, Wix menyediakan layanan pelanggan 24/7 jika kamu mengalami masalah atau kesulitan.

Kegunaan dari WordPress

Di WordPress.org, kamu memiliki kontrol penuh untuk menyesuaikan hampir setiap aspek situs webmu, tetapi ini memerlukan keterampilan teknis yang cukup.

Kamu dapat membuat situs webmu terlihat persis seperti yang kamu inginkan dan menambahkan berbagai fitur tambahan. Namun, tingkat penyesuaian ini bisa rumit bagi pemula dan pengguna baru.

Memperluas fungsionalitas situs web dengan plugin berbayar juga bisa menjadi biaya tambahan yang signifikan. WordPress.com, di sisi lain, menyediakan pengalaman yang lebih terkelola yang mempermudah pengaturan dan pemeliharaan situs.

Namun, beberapa pengguna mungkin merasa bahwa belajar menggunakan WordPress.com lebih sulit daripada menggunakan Wix.

Untuk memulai di WordPress.com, platform ini akan membimbingmu melalui daftar periksa untuk menyiapkan situs webmu. Ini termasuk membantumu memilih apakah akan menggunakan tema yang telah ada atau memulai dengan tema baru.

Setelah memilih tema, langkah berikutnya adalah memilih desain beranda dari opsi gratis atau berbayar yang disediakan. WordPress memiliki banyak template yang dapat kamu pilih, dan kamu dapat menyaringnya berdasarkan niche atau topik situs webmu.

WordPress dilengkapi dengan editor blok canggih yang memudahkan kamu untuk menambahkan konten ke halamanmu. Kamu dapat dengan mudah menyisipkan blok teks, blok gambar beserta keterangan, atau blok video sesuai kebutuhan.

Antarmuka desain WordPress mungkin terasa berantakan karena banyaknya opsi dan alat yang tersedia, sehingga pengalaman mengeditnya tidak selincah pengalaman menggunakan Wix. Namun, dengan WordPress, kamu memiliki kebebasan untuk menyesuaikan hampir setiap aspek situs webmu.

Dukungan langsung melalui email atau live chat hanya tersedia untuk pengguna WordPress.com Pro. Jika kamu menggunakan WordPress.org, maka dukunganmu akan tergantung pada tema, plugin, dan host web yang kamu gunakan.

Mobile Friendly Wix vs. WordPress

Mobile Friendly Wix vs. WordPress
Mobile Friendly Wix vs. WordPress

Baik WordPress maupun Wix memungkinkan pembuatan situs web yang mobile friendly. Ini artinya situs webmu akan terlihat baik dan berfungsi dengan baik di perangkat seluler.

WordPress memiliki banyak plugin yang dapat membantumu untuk meningkatkan pengoptimalan seluler situs webmu dan banyak tema WordPress yang sudah dirancang agar responsif.

Situs Wix juga secara default sudah dirancang agar mobile friendly. Namun, kamu mungkin perlu menyesuaikan beberapa elemen desain untuk memastikan tampilan situs webmu optimal di berbagai perangkat. Hal ini juga berlaku untuk situs WordPress.

Mobile Friendly di Wix

Wix memiliki templat yang tidak sepenuhnya responsif seperti WordPress. Responsif berarti situs webmu akan menyesuaikan diri dengan ukuran layar pengguna, baik itu di desktop, tablet, atau ponsel, untuk memberikan pengalaman yang optimal.

Wix secara otomatis membuat versi tampilan seluler situs webmu terpisah dari versi desktop saat kamu membuatnya. Namun, tidak semua elemen situs otomatis dioptimalkan untuk layar yang lebih kecil.

Kamu perlu menggunakan editor seluler Wix untuk memastikan semua elemen terlihat baik dan berfungsi dengan baik di perangkat seluler.

Editor seluler Wix memungkinkan kamu untuk menyembunyikan atau menambahkan elemen pada tampilan seluler tanpa mengubah tampilan desktop.

Kamu dapat menyesuaikan pengalaman pengguna seluler tanpa memengaruhi versi desktop situs webmu. Meskipun demikian, Wix tidak menyediakan aplikasi atau plugin khusus untuk meningkatkan fungsionalitas situs seluler seperti yang ditawarkan oleh WordPress.

Selain itu, kamu tidak dapat secara khusus mengedit situs Wix untuk tablet seperti yang dapat kamu lakukan di WordPress dengan bantuan plugin dan pembuat halaman.

Dalam hal ini, WordPress memiliki keunggulan yang lebih maju dalam pengeditan dan pengoptimalan situs web untuk berbagai perangkat.

Mobile Friendly di WordPress

Banyak tema WordPress dibuat responsif, artinya mereka secara otomatis menyesuaikan tampilan dengan berbagai ukuran layar.

Namun, jika kamu menggunakan tema yang dibuat oleh orang lain, maka kamu harus memastikan bahwa tema tersebut berfungsi dengan baik di semua perangkat.

Kamu dapat memeriksa bagaimana elemen-elemen, seperti menu, gambar, dan teks menyesuaikan ukuran dan posisi mereka untuk memastikan bahwa semuanya terlihat baik pada layar yang lebih kecil.

Terkadang, tergantung pada tema yang kamu pilih, kamu mungkin tidak memiliki kontrol penuh untuk mengedit tampilan situs webmu secara terpisah untuk seluler dan desktop.

Untuk menyesuaikan situs webmu untuk perangkat seluler, kamu mungkin perlu menggunakan plugin tambahan yang tersedia hanya pada paket WordPress.com tertentu, pembuat halaman dari pihak ketiga, atau bahkan kode khusus.

Meskipun pengalaman pengeditan situs WordPress untuk seluler mungkin tidak semulus pengalaman menggunakan Wix yang memiliki editor seluler khusus, namun ada banyak plugin WordPress yang dapat membantu meningkatkan kinerja situs selulermu.

E-commerce Wix vs. WordPress

E-commerce Wix vs. WordPress
E-commerce Wix vs. WordPress

Wix sering dianggap lebih baik untuk pemula yang ingin membuat toko online. Platform ini menyediakan panduan langkah demi langkah yang mudah diikuti dan antarmuka yang intuitif.

Di sisi lain, WordPress memberikan kamu lebih banyak kendali atas toko onlinemu. Meskipun penyiapan awal mungkin memerlukan sedikit usaha ekstra, namun hal ini akan memungkinkan kamu membangun fondasi yang kokoh untuk toko onlinemu.

E-commerce di Wix

Wix memiliki platform toko online khusus yang disebut “Wix eCommerce” yang sangat cocok untuk pemilik usaha kecil atau mereka yang baru memulai berjualan online.

Platform ini menyederhanakan proses pengaturan situs web e-commerce dan tidak memerlukan instalasi plugin tambahan seperti yang biasanya diperlukan di WordPress.

Untuk mengakses fitur dasar e-commerce di Wix, kamu perlu meningkatkan ke paket Inti dengan harga $29 per bulan. Melalui paket Core, kamu dapat mengelola fungsi dasar e-commerce seperti menerima pembayaran, menyiapkan paket berlangganan, dan melacak analitik situs webmu.

Wix juga memungkinkan kamu untuk menjual produkmu di berbagai pasar online, seperti Amazon dan Instagram melalui dasbor terpadu, sehingga memudahkan kamu untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Wix eCommerce mendukung integrasi dengan lebih dari 50 gateway pembayaran, termasuk opsi populer seperti Wix Payments, PayPal, dan Stripe.

Kamu juga dapat menerima pembayaran menggunakan kartu debit dan kredit, serta melalui penyedia Buy Now Pay Later seperti PayPal.

E-commerce di WordPress

WordPress tidak memiliki kemampuan e-commerce bawaan, jadi kamu perlu menggunakan plugin seperti WooCommerce untuk membangun toko online di situs WordPress milikmu.

Jika kamu menggunakan WordPress.org, kamu dapat menginstal WooCommerce secara gratis untuk membuat toko onlinemu. Namun, di WordPress.com, kamu perlu meningkatkan ke paket Creator dengan biaya $25 per bulan untuk mengakses plugin tersebut.

WooCommerce dapat diunduh dan dipasang secara gratis, tetapi jika kamu menggunakan paket Creator, kamu akan dikenakan biaya komisi sebesar 2% untuk fitur pembayaran standar. Kalau kamu ingin menghindari biaya komisi, kamu dapat memilih paket Entrepreneur.

WordPress memungkinkan kamu menerima pembayaran dalam lebih dari 135 mata uang, sementara Wix hanya mendukung satu mata uang.

WooCommerce juga memungkinkan kamu menerima pembayaran dengan kartu kredit utama, transfer bank langsung, dan cek, serta melalui gateway pembayaran khusus wilayah, seperti Stripe dan PayPal.

Kalau kamu merasa sulit menangani plugin WooCommerce dan gateway pembayaran, kamu dapat mempertimbangkan untuk meng-upgrade ke paket WordPress Entrepreneur.

Paket ini dilengkapi dengan ekstensi dan kemampuan e-commerce bawaan yang mungkin diperlukan untuk toko onlinemu.

Blogging Wix vs. WordPress

Blogging Wix vs. WordPress
Blogging Wix vs. WordPress

Ketika membandingkan Wix dan WordPress untuk keperluan blogging, WordPress memiliki keunggulan yang signifikan. Kedua platform memungkinkan kamu untuk berbagi konten, menambahkan tag, dan mengkategorikan postingan.

Wix menyediakan platform blog yang mudah digunakan, sehingga cocok untuk pemula dan penggemar blogging.

Namun, WordPress menawarkan tingkat penyesuaian dan kemampuan blogging yang lebih tinggi, menjadikannya pilihan yang lebih komprehensif untuk blogger yang ingin mengambil langkah lebih jauh dalam mengelola blog mereka.

Blogging di Wix

Wix menyediakan fitur blog yang lengkap dan mudah digunakan. Beberapa templat Wix bahkan sudah dilengkapi dengan bagian blog yang siap pakai, dan jika tidak, kamu dapat dengan mudah menambahkannya saat membangun situs webmu.

Kamu dapat membuat, mengelola, mengkategorikan, dan menandai postingan blog dengan mudah menggunakan Wix.

Selain itu, kamu dapat menambahkan berbagai elemen ke postinganmu, seperti gambar, galeri, tombol, dan kode HTML khusus. Fitur standar, seperti jajak pendapat, tombol social-sharing, dan penghitung “like” juga tersedia.

Wix menyediakan asisten SEO bawaan yang membantu pemula dalam mengoptimalkan blog mereka untuk mesin pencari dan pengguna.

Kamu juga dapat mengakses pengaturan SEO dasar dan lanjutan dari postingan individual untuk mendapatkan rekomendasi tentang cara mengoptimalkannya lebih lanjut.

Salah satu keunggulan Wix adalah kemudahannya dalam melakukan monetisasi blog. Kamu dapat menerapkan paywall untuk konten eksklusif, menawarkan berbagai paket langganan dan keanggotaan, merancang dan menjual kursus dan program online, serta mengelola layanan pemesanan berbayar.

Blogging di WordPress

WordPress awalnya didesain sebagai platform blogging, sehingga sangat cocok untuk para blogger.

Antarmuka untuk membuat postingan blog sama dengan membuat halaman lain di situs webmu, membuatnya lebih mudah dipahami dan familiar untuk pemformatan yang tepat.

WordPress memberikan kontrol yang lebih besar kepada blogger terhadap tata letak, desain, dan fungsionalitas blog mereka dibandingkan dengan Wix.

Saat mendesain postingan blog, kamu dapat menambahkan berbagai blok, seperti kutipan, kode khusus, teks, widget, dan bahkan pola yang merupakan kumpulan blok siap pakai untuk mempermudah desain blogmu.

Salah satu kelebihan WordPress adalah ribuan plugin khusus yang dapat meningkatkan fungsionalitas blogmu, mulai dari SEO hingga integrasi media sosial.

Dengan berbagai pilihan penyesuaian dan plugin ini, WordPress menjadi pilihan yang kuat untuk membangun blog kaya fitur, terukur, dan sangat dapat disesuaikan.

Kustomisasi Wix vs. WordPress

Kustomisasi Wix vs. WordPress
Kustomisasi Wix vs. WordPress

WordPress menawarkan tingkat penyesuaian yang tinggi, cocok untuk pengguna yang memiliki pengalaman desain web atau siap untuk belajar lebih dalam.

Meskipun membutuhkan sedikit belajar, WordPress memberimu kendali penuh atas tampilan dan fungsionalitas situs webmu.

Di sisi lain, Wix menyediakan antarmuka yang mudah digunakan dan penyesuaian yang lebih terbatas. Ini membuatnya sempurna untuk pemula yang ingin membuat situs web tanpa kesulitan teknis yang signifikan.

Kustomisasi di Wix

Wix memiliki lebih dari 800 templat yang bisa dipilih untuk membantumu memilih desain yang sesuai dengan kebutuhan situs webmu.

Templat tersebut mencakup berbagai kategori, seperti CV dan portofolio kreatif, toko online, forum online, lembaga nirlaba, blog, situs hotel dan F&B, landing pages, restoran dan bar, serta sekolah, universitas, dan kursus.

Wix App Market mirip dengan toko aplikasi untuk situs webmu, dengan lebih dari 500 aplikasi yang dapat meningkatkan fungsionalitas situs webmu, seperti halnya plugin WordPress.

Misalnya, dengan aplikasi Poptin, kamu dapat menambahkan pop-up dan formulir interaktif ke situs webmu untuk meningkatkan keterlibatan pengunjung dan mendapatkan lebih banyak prospek.

App Market mengorganisir aplikasi berdasarkan kegunaan, tren, atau kebutuhan bisnis tertentu, sehingga memudahkan kamu menemukan yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Kamu juga dapat membuat aplikasi sendiri atau meminta bantuan developer untuk membuat sesuatu yang unik sesuai dengan kebutuhan situs webmu.

Baca juga: 6 Rekomendasi Plugin SEO WordPress Terbaik

Kustomisasi di WordPress

WordPress menawarkan sekitar 12.000 tema gratis, termasuk tema yang dikelola oleh WordPress dan kontributor pihak ketiga. Komunitas terus menambahkan tema baru, sehingga memberimu opsi terkini.

Kamu dapat dengan mudah mengubah tema di WordPress tanpa kehilangan konten, meskipun mungkin ada beberapa penyesuaian yang perlu dilakukan.

Jika tidak menemukan tema yang cocok, kamu dapat bekerja sama dengan developer untuk membuat tema khusus.

WordPress juga memiliki sekitar 60.000 plugin gratis, yang dikembangkan oleh WordPress dan komunitas developer.

Ini memberimu fleksibilitas tak terbatas untuk menyesuaikan situs webmu sesuai kebutuhanmu, memastikan bahwa situs webmu dapat berkembang seiring waktu.

Wix vs. WordPress Manakah yang Lebih Bagus?

Wix vs. WordPress Manakah yang Lebih Bagus?
Wix vs. WordPress Manakah yang Lebih Bagus?

Apakah Wix lebih baik daripada WordPress? Jawabannya tergantung pada kebutuhan dan keterampilanmu.

Wix lebih cocok untuk pemula yang ingin membangun situs webmu dengan cepat. Platform ini menyediakan beragam tema dan fungsionalitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan banyak individu dan usaha kecil.

Di sisi lain, WordPress lebih kompleks namun lebih kuat. Dengan WordPress, kamu memiliki lebih banyak kemampuan dan opsi penyesuaian yang memungkinkan kamu membangun situs webmu yang lebih fleksibel dan dapat berkembang seiring waktu.

Jadi, pilihan antara keduanya tergantung pada prioritas dan kebutuhanmu dalam membangun situs web. Bagi mereka yang mencari solusi yang sederhana dan cepat, Wix mungkin menjadi pilihan yang lebih baik.

Namun, bagi mereka yang menginginkan kemampuan penyesuaian yang lebih besar dan lebih kompleks, WordPress mungkin lebih sesuai.

Apapun pilihannya, Optimaise dapat membantu meningkatkan kinerja situs webmu dengan jasa SEO yang dapat disesuaikan. Dengan bantuan Optimaise, kamu dapat meningkatkan visibilitas situs webmu di mesin pencari dan mencapai hasil yang optimal.

Baca Juga

Optimaise