Digital MarketingSEM

Apa Itu PPC dan 5 Tujuannya untuk Pemasaran Online?

Dwi

Apa Itu PPC

Dalam memasarkan suatu produk atau jasa secara online, ada banyak strategi pemasaran yang bisa kamu coba. Pada dasarnya, strategi marketing terbagi menjadi 2, yaitu strategi gratis dan berbayar. Strategi berbayar kabarnya punya efektivitas yang lebih tinggi dalam memberikan keuntungan buat usaha pemasaranmu. Salah satu contoh strategi berbayar adalah PPC. Nah, apa itu PPC beserta tujuan dan jenis-jenisnya? Yuk, cari tahu di sini!

Apa Itu PPC?

Online Marketing Commercial Connection Technology

Pertama-tama, yuk cari tahu mengenai apa itu PPC? PPC atau Pay Per Click adalah model pemasaran online pada sebuah situs dengan cara memasang iklan. Nantinya, pihak pemilik iklan akan membayar pemilik situs tergantung dari jumlah pengunjung situs yang mengklik iklan tersebut. Metode ini nggak hanya menguntungkan pemilik situs karena memperoleh bayaran dari iklan yang dipasangnya. Pemasang iklan pun bisa memperoleh banyak manfaat.

Berbeda dari pemasangan iklan dengan menggunakan platform seperti baliho, kamu nggak harus menyisihkan budget tertentu untuk membayar penyedia jasa. Sebagai pemilik iklan, kamu hanya perlu membayar pemilik website apabila ada pengunjung website yang mengklik iklanmu. Kalau banyak orang yang menilai iklanmu menarik dan mengkliknya, maka akan semakin banyak biaya yang harus kamu keluarkan. Sebaliknya, kamu nggak perlu keluar biaya sepeserpun jika nggak ada orang yang mengklik iklanmu tersebut.

Apa Itu PPC: Tujuan Menggunakan Strategi PPC

Mungkin sekarang kamu jadi lebih tahu mengenai apa itu ppc. Nah, selanjutnya kamu juga perlu nih untuk mengetahui tujuan dari menggunakan strategi marketing satu ini. Banyak pemilik iklan menggunakan metode ini untuk:

Menghemat Biaya Pemasangan Iklan

Jujurly, salah satu faktor yang membuat banyak orang ingin tahu tentang apa itu ppc dan cara memaksimalkannya adalah untuk menghemat budget iklan. Metode ini memberikan kebebasan penuh bagi kamu untuk mengalokasikan budget iklan dan mengontrol luas jangkauan dari iklanmu tersebut. Kamu juga hanya perlu membayar uang sesuai dengan jumlah klik yang masuk.

Mendapatkan Hasil Pemasaran Lebih Cepat

Tujuan lainnya dari penggunaan PPC sebagai metode marketing adalah untuk meraih hasil yang jauh lebih cepat. Inilah yang membuat metode satu ini jadi lebih populer dibandingkan metode organik, yang walaupun gratis tapi lebih memakan waktu.

Dengan menggunakan PPC, website bisnis yang kamu kelola bisa mejeng di laman pertama Google dalam waktu yang lebih singkat. Metode PPC ini juga ideal banget jika disandingkan dengan metode optimasi website atau SEO. Buat kamu yang ogah ribet, bisa menggunakan jasa SEO dari agensi terpercaya.

Mendapatkan Target Konsumen yang Lebih Spesifik

Metode marketing dengan PPC ini juga banyak dipakai untuk menyaring target konsumen yang lebih spesifik. Setelah tahu tentang apa itu ppc, kamu bisa mulai pakai tools yang tepat untuk menjaring target konsumen idealmu. Target ini bisa kamu tentukan berdasarkan sejumlah faktor, seperti umur, jenis kelamin, wilayah tempat tinggal, dan lain sebagainya. Dengan data ini, kamu bisa memilih jenis PPC yang sesuai. Pengaplikasian yang tepat memungkinkan kamu untuk mendapat tingkat engagement sesuai dengan target pemasaran,

Meningkatkan Jumlah Konversi

Tujuan lainnya dari penggunaan PPC adalah kamu jadi lebih gampang dalam mendapatkan tingkat konversi leads yang tinggi. Kalau kamu mengaplikasikannya secara benar, nggak menutup kemungkinan kamu bisa meningkatkan tingkat konversi hingga 17%! Beberapa metode konversi efektif yang bisa kamu pakai untuk tujuan ini antara lain adalah dengan menyediakan formulir pendaftaran, formulir pembelian produk, hingga instalasi aplikasi otomatis bagi pengguna internet yang mengklik tautan iklanmu.

Memindai Performa dari Iklan yang Kamu Pajang

Last but not least, banyak pemilik iklan yang cari tahu apa itu ppc dan mengaplikasikannya demi mempermudah pemantauan performa iklan. Pemantauan iklan ini bisa kamu lakukan setelah iklan tersebut terpasang dalam bentuk tautan pada keyword tertentu. Dari situ, kamu bisa memantau jumlah klik yang masuk dari tautan tersebut. Kamu juga bisa meneliti apakah link tersebut efektif untuk mengonversi leads menjadi konsumen.

Baca Juga: 8 Cara Menulis Artikel SEO Mudah untuk Pemula

Apa Itu PPC: Jenis-jenis Iklan PPC

Selain tahu tentang apa itu ppc dan tujuannya, sekarang saatnya kamu tahu mengenai jenis-jenis dari metode iklan online satu ini. Dengan begitu, kamu jadi bisa menebak jenis iklan pay per click yang sesuai dengan kebutuhan bisnismu. Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut:

Search Ads

Kalau kamu sering browsing, pastinya akan pernah melihat jenis iklan PPC satu ini. Jenis iklan search ads memang merupakan model iklan yang paling umum ditemui. Sepintas, tipe iklan ini terlihat sama dengan hasil pencarian Google berupa website.

Faktor pembeda yang utama adalah jenis iklan PPC ini ditandai dengan tag ad di bagian samping link. Iklan ini umumnya muncul setelah kamu mencari keyword tertentu di Google. Untuk pakai tipe iklan PPC ini, kamu bisa memilih jenis keyword yang kamu inginkan beserta perkiraan budget yang harus kamu keluarkan.

Video Ads

Kamu sering melihat iklan yang melintas saat sedang streaming video di aplikasi streaming? Jenis iklan tersebut itulah yang disebut dengan video ads. Jenis iklan ini termasuk yang paling populer dan diminati oleh banyak kalangan. Dengan menggunakan tipe iklan PPC ini, kamu bisa membangun audiensmu tanpa mereka harus follow akun perusahaanmu terlebih dulu. Kamu juga nggak perlu mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh Google Ads. Dengan sasaran masyarakat umum yang lebih luas, jenis video ads ini banyak dipilih oleh lebih dari 85% perusahaan di seluruh dunia!

Display Ads

Jenis iklan PPC kedua yang juga nggak asing adalah jenis display ads. Jenis iklan ini biasanya punya tampilan visual menarik dan terpampang pada lintas laman situs. Jenis PPC satu ini paling banyak digunakan oleh perushaaan-perusahaan atau platform besar. Contohnya, seperti Google yang saat ini punya situs terdaftar Google Display Network hingga mencapai 2 juta. Tipe iklan ini termasuk yang paling efektif, tapi juga bisa jadi yang lebih mahal tergantung dari jumlah display ads yang kamu miliki.

Shopping Ads

Jenis iklan PPC ini cocok kamu gunakan untuk menarik minat masyarakat yang hobi berbelanja. Tampilan dari jenis iklan ini juga berbeda dari jenis iklan online pada umumnya. Jenis iklan shopping ads ini biasanya punya tampilan visual menarik lengkap dengan foto produk, deskripsi singkat, dan tombol yang menghubungkan audiens ke link produk yang ditawarkan. Model iklan PPC ini cocok banget bagi usahamu yang bergerak di bidang retail.

Semoga ulasan mengenai apa itu ppc dan jenis-jenisnya di atas bermanfaat buat kamu, ya! Menguasai PPC memang jadi salah satu kunci kesuksesan pemasaran online untuk bisnismu. Tapi, jika kamu nggak punya cukup waktu dan tenaga untuk mempelajarinya, bisa kok menggunakan jasa iklan dari Optimaise. Agensi digital Optimaise menawarkan berbagai layanan optimasi website agar situs yang kamu kelola bisa bertengger di halaman pertama Google. Kami juga bisa membantu mengoptimasi iklan-iklan PPC agar bisa memberikan hasil optimal untuk pemasaran bisnismu. Yuk, hubungi kami sekarang juga!

Baca Juga

Tinggalkan komentar

Optimaise