Digital MarketingSEO

6 Generated Content Statistics Terbaru untuk Para Marketer

Tiara Motik

6 Generated Content Statistics Terbaru untuk Para Marketer

User Generated Content atau yang sering disingkat dengan UGC merupakan strategi yang sangat efektif dalam memperoleh eksposur merekmu dengan memanfaatkan konten yang dibuat oleh pengguna atau pelangganmu.

Ia tidak hanya sebatas ulasan pelanggan, hari ini sebagian besar tim marketing yang kreatif dan inovatif telah menemukan cara untuk mengintegrasikan konten pengguna secara efektif untuk memperkuat merek, meningkatkan prospek penjualan, dan meningkatkan penjualan.

Dapat dikatakan jika UGC telah menjadi elemen penting dalam strategi pemasaran, sehingga membantu membangun hubungan yang autentik dan saling percaya antara merek dan konsumen.

Mari jelajahi nilai UGC bagi merek serta sikap konsumen terhadap konten yang dihasilkan pengguna, dengan merujuk pada generated content statistics terbaru dari berbagai sumber seperti Salsify, Nosto, EnTribe, Winterberry Group, S&P Global, dan Bazaarvoice berikut ini.

Generated Content Statistics Terbaru untuk Meningkatkan Konversi

Generated Content Statistics Terbaru untuk Meningkatkan Konversi
Generated Content Statistics Terbaru untuk Meningkatkan Konversi

DI dalam dunia digital marketing yang terus berkembang, User Generated Content atau UGC telah menjadi salah satu strategi yang paling efektif untuk meningkatkan konversi.

Mengetahui dan mengikuti statistik terbaru tentang UGC pada tahun 2023-2024 menjadi kunci penting untuk mengoptimalkan kampanye pemasaranmu.

Dari ulasan produk hingga video testimoni, UGC telah terbukti dapat membantu merek meningkatkan interaksi dengan pelanggan dan mendorong konversi.

Mari kita telaah beberapa generated content statistics pada tahun 2023-2024 yang dapat kamu manfaatkan untuk meningkatkan konversi dalam bisnismu ini, yuk!

Gunakan Grafik Perbandingan dan Video Produk

Gunakan Grafik Perbandingan dan Video Produk
Gunakan Grafik Perbandingan dan Video Produk

Menurut generated content statistics yang telah dirilis oleh Salsify pada awal tahun 2024 ini menyatakan bahwa sekitar 40% dari pembeli menganggap konten buatan pengguna (UGC) sebagai faktor yang “sangat” atau “sangat” penting dalam proses pengambilan keputusan pembelian.

Persentase ini lebih tinggi daripada persentase pembeli yang menganggap grafik perbandingan produk (39%) atau video produk (37%) sebagai faktor yang “sangat” penting dalam pengambilan keputusan pembelian.

Grafik perbandingan dan video produk penting untuk pelanggan karena keduanya dapat memberikan informasi yang jelas dan terperinci tentang produk yang sedang dipertimbangkan.

Grafik perbandingan memungkinkan pelanggan untuk melihat perbedaan antara produk, seperti fitur, spesifikasi, dan harga. Ia membantu pelanggan untuk memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Baca juga: Kenali 3 Faktor Penentu Algoritma Tiktok Supaya Videomu Jadi FYP

Sementara itu, video produk memungkinkan pelanggan untuk melihat produk secara lebih detail daripada gambar statis. Mereka dapat melihat produk dari berbagai sudut dan mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang bagaimana produk tersebut digunakan atau berfungsi.

Dorong Pembelian Melalui User Generated Content

Dorong Pembelian Melalui User Generated Content
Dorong Pembelian Melalui User Generated Content

Banyak hasil generated content statistics mengatakan bahwa UGC begitu berpengaruh dalam memberikan dorongan pembelian di kalangan pelanggan. Ini adalah beberapa statistik yang menyatakan hal serupa:

  1. Menurut generated content statistics Salsify ditemukan bahwa 13% pembeli online mengatakan bahwa UGC sangat penting bagi mereka. Mereka bahkan bersedia meninggalkan proses pembelian jika tidak ada UGC yang tersedia.
  2. Berdasarkan pandangan marketer di dalam statistik Nosto, jenis konten visual yang paling efektif dalam membangun kepercayaan pelanggan adalah UGC yang mendapat peringkat tertinggi dengan 33%. Diikuti oleh konten yang diambil secara profesional dengan 24%, menunjukkan bahwa kualitas produksi yang baik juga dianggap penting. Sedangkan konten buatan influencer mendapat peringkat ketiga dengan 18%, menunjukkan bahwa pengaruh influencer juga dianggap berharga, meskipun tidak sebesar UGC dan konten profesional.
  3. Berdasarkan statistik Winterberry Group menjelaskan bahwa hampir separuh (44%) pembeli B2B setuju bahwa ulasan dari rekan seprofesi dan UGC memiliki pengaruh yang signifikan dalam proses pengambilan keputusan pembelian.
  4. Sementara itu, menurut generated content statistics EnTribe menyatakan sebanyak 82% konsumen menyatakan bahwa mereka lebih mungkin untuk membeli produk dari brand yang menggunakan UGC dalam upaya pemasaran mereka.
  5. Berdasarkan hasil riset Bazaarvoice menyatakan sebanyak 55% pembeli merasa ragu untuk membeli produk jika tidak ada User Generated Content yang terkait dengan produk tersebut. Pelanggan cenderung mengandalkan ulasan berkualitas tinggi (21%), star rating (19%), dan jumlah ulasan (13%) saat mereka mencari konten yang paling meyakinkan untuk membantu mereka membuat keputusan pembelian.

Bukan tanpa alasan mengapa belakangan ini UGC begitu penting dan menjadi tren berdasarkan beberapa statistik tersebut.

Beberapa alasan penting mengapa UGC begitu berpengaruh, yakni UGC sering kali dianggap lebih autentik daripada konten yang dibuat oleh merek karena berasal dari pengalaman nyata pengguna.

Ini sejalan dengan hasil riset dari S&P Global di mana 62% responden menyatakan bahwa penggunaan lebih banyak User Generated Content adalah “sangat penting” untuk meningkatkan keaslian merek mereka. Secara keseluruhan, 91% responden menganggap UGC setidaknya cukup penting bagi mereka.

Sejalan dengan UGC yang autentik dan berkualitas tinggi dapat membantu membangun kredibilitas merek dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Sehingga dapat berdampak positif pada peringkat SEO karena mesin pencari cenderung mengutamakan situs web yang dianggap kredibel oleh pengguna.

Selain itu, UGC sering kali memberikan informasi yang lebih detail dan bermanfaat tentang produk atau layanan, sehingga dapat membantu pelanggan membuat keputusan pembelian yang lebih beralasan.

Ini karena UGC sering kali memberikan insight yang lebih mendalam tentang kegunaan, kualitas, atau fitur produk.

User Generated Content Mampu Menjangkau Pasar

User Generated Content Mampu Menjangkau Pasar

Menurut statistik Nosto, sebagian besar (81%) marketer E-Commerce percaya bahwa konten visual buatan pengguna (UGC) memiliki dampak yang lebih besar dalam menjangkau pelanggan daripada foto yang diambil secara profesional atau konten dari influencer.

Ini menunjukkan bahwa UGC dianggap lebih efektif dalam mencapai audiens dan memengaruhi keputusan pembelian pelanggan di dalam konteks pemasaran E-Commerce.

Sementara itu, berdasarkan data dari generated content statistics Bazaarvoice menyatakan bahwa pembeli memberikan peringkat tertinggi pada ulasan (78%), tanya jawab (77%), dan foto yang diambil oleh orang lain (69%) sebagai UGC yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian mereka.

Seperti yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya, UGC berasal dari pengalaman nyata pengguna, bukan dari pemasaran langsung dari merek.

UGC juga sering kali memicu keterlibatan yang lebih besar daripada konten tradisional karena mencerminkan pengalaman dan pandangan orang-orang yang sejenis dengan calon pelanggan.

Ini membuat UGC dapat mencapai pemirsa yang lebih luas melalui berbagai platform sosial, blog, dan situs web yang mungkin tidak dapat dijangkau oleh strategi pemasaran tradisional.

Manfaatkan Instagram

Manfaatkan Instagram
Manfaatkan Instagram

Menurut generated content statistics Nosto, hampir sepertiga (28%) E-Commerce percaya bahwa Instagram menghasilkan UGC yang paling menarik, dibandingkan dengan platform lainnya.

Platform media sosial lain yang juga dianggap menghasilkan keterlibatan pelanggan yang tinggi termasuk Facebook (23%), TikTok (19%), Youtube (17%), dan X (10%).

Ini menunjukkan bahwa Instagram adalah platform yang paling efektif dalam menghasilkan UGC yang menarik bagi marketer E-Commerce, diikuti oleh platform lain, seperti Facebook, TikTok, Youtube, dan X.

Instagram merupakan platform yang berfokus pada konten visual, seperti foto dan video. Membuat konten yang dihasilkan cenderung lebih menarik dan memikat perhatian pengguna

Fitur-fitur interaktif, seperti Instagram Stories, IGTV, dan Reels memungkinkan pengguna untuk berkreasi dan berbagi konten yang lebih dinamis, sehingga meningkatkan potensi untuk menghasilkan UGC yang menarik.

Yang tak kalah menarik, Instagram memiliki komunitas yang sangat aktif dan beragam, sehingga memungkinkan pengguna untuk saling berinteraksi dan berbagi pengalaman mereka dengan produk atau brand.

Baca juga: User-Generated Content: Contoh dan 7 Tips Memulainya

Kolaborasi dengan Gen Z

Kolaborasi dengan Gen Z
Kolaborasi dengan Gen Z

Berbeda dari statistik sebelumnya, sekitar 13% pembeli dari Gen Z yang melakukan pembelian langsung dari platform media sosial menyatakan bahwa konten buatan pengguna (UGC) memiliki pengaruh terbesar dalam keputusan pembelian mereka.

Meskipun demikian, persentase ini berada di belakang rekomendasi influencer (32%) dan diskon eksklusif (26%). Namun, UGC tetap menjadi faktor yang lebih berpengaruh daripada acara belanja langsung (11%) menurut data adari Salsify.

Tidak hanya menjadi pembeli, Lebih dari separuh (55%) dari Gen Z yaitu mereka yang berusia 18-29 tahun, menyatakan kepada EnTribe bahwa mereka ingin tampil di halaman media sosial sebuah brand.

Data ini menunjukkan bahwa Gen Z memiliki minat yang signifikan dalam berinteraksi dengan sebuah brand secara langsung melalui platform media sosial, mungkin dengan cara berbagi pengalaman mereka dengan brand atau produk tersebut.

Ini juga mencerminkan keinginan Generasi Z untuk terlibat secara aktif dalam komunitas merek yang mereka sukai atau dukung.

Berikan Imbalan

Berikan Imbalan
Berikan Imbalan

Hingga saat ini imbalan sering kali masih menjadi bahan perdebatan di kalangan influencer ataupun content creator, padahal berdasarkan data, imbalan juga penting.

Data Bazaarvoice menunjukkan bahwa bahwa sebanyak 77% pelanggan bersedia untuk mengirimkan User Generated Content UGC jika mereka dapat menerima hadiah sebagai imbalannya.

Imbalan ini dapat meningkatkan motivasi pelanggan untuk berpartisipasi dalam pembuatan UGC karena mereka melihat nilai atau manfaat yang mereka dapatkan dari partisipasi mereka.

Bagaimana pun imbalan dapat dianggap sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi pelanggan di dalam mempromosikan merek atau produk tertentu melalui UGC.

UGC memiliki peran yang signifikan dalam strategi pemasaran saat ini. UGC tidak hanya membangun kepercayaan dan keterlibatan konsumen, tetapi juga membantu meningkatkan kesadaran merek, mempengaruhi keputusan pembelian, dan meningkatkan keaslian merek.

Karena itu, bagi pemasar yang ingin meningkatkan kinerja pemasaran mereka, memanfaatkan UGC dapat menjadi strategi yang efektif.

Sesuai dengan generated content statistics Baazarvoice, di mana sebanyak 67% retailer berencana untuk meningkatkan investasi mereka pada User Generated Content di tahun mendatang.

Sebagai penyedia jasa SEO yang berpengalaman, Optimaise dapat membantumu memanfaatkan potensi UGC di dalam strategi digital marketingmu. Optimaise siap membantumu dalam meningkatkan visibilitas online, meningkatkan keterlibatan konsumen, dan mengoptimalkan hasil marketingmu. Jangan ragu untuk menghubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut tentang bagaimana UGC dapat meningkatkan kinerja SEOmu!

Baca Juga

Optimaise