Digital MarketingSEO

15 Strategi untuk Increase Ecommerce Sales di Tahun 2024

Tiara Motik

Untuk meningkatkan pendapatan bisnis, kamu memiliki 3 opsi penting, yakni mengurangi biaya, menaikkan harga, atau meningkatkan penjualan.

Namun, mengurangi biaya yang terbatas dan menaikkan harga yang terlalu tinggi dapat membuat pelanggan pergi. Jadi, increase ecommerce sales adalah kunci pertumbuhan terbesar bagi bisnis e-commerce.

Menyiapkan toko online mudah, tapi tantangannya adalah meningkatkan penjualan atau increase sales. Langkah pertama yang bisa kamu tempuh adalah memahami audiensmu untuk memberikan pengalaman belanja yang dipersonalisasi.

Selanjutnya, optimalkan situs webmu untuk mesin pencari dan gunakan pemasaran melalui media sosial untuk mendapatkan visibilitas online.

Berikut ini terdapat berbagai taktik yang dapat kamu gunakan untuk increase ecommerce sales demi mencapai tujuan bisnismu di tahun 2024.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ecommerce Sales

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ecommerce Sales

Faktor-faktor, seperti tren pasar, aktivitas pesaing, upaya pemasaran, dan pola pembelian musiman dapat mempengaruhi fluktuasi penjualan online.

Namun, intinya sederhana, penjualan e-commerce tergantung pada jumlah pengunjung, konversi pengunjung menjadi pelanggan, dan nilai belanja setiap pelanggan.

Untuk meningkatkan penjualan e-commerce fokuslah pada 3 hal berikut ini:

  1. Dorong lebih banyak kunjungan ke situs webmu. Semakin banyak kunjungan, makan semakin besar potensi penjualan.
  2. Tingkatkan persentase pengunjung yang berubah menjadi pelanggan. Ini dapat dilakukan dengan menyediakan pengalaman belanja yang lebih baik atau menarik.
  3. Tingkatkan nilai seumur hidup pelanggan dengan meningkatkan frekuensi pembelian, meningkatkan nilai setiap transaksi, atau meningkatkan retensi pelanggan. Ini dapat dilakukan dengan memberikan layanan pelanggan yang baik atau menawarkan insentif untuk pembelian berulang.

Alasan Penting untuk Menerapkan Strategi Increase Ecommerce Sales

Alasan Penting untuk Menerapkan Strategi Increase Ecommerce Sales

Menurut penelitian Statista, penjualan e-commerce ritel global diperkirakan akan mencapai $8,1 triliun pada tahun 2026. Hal ini mengindikasikan pertumbuhan yang signifikan dalam perdagangan online.

Pertumbuhan ini memberikan berita baik bagi pembeli online karena mereka akan memiliki lebih banyak pilihan dan penawaran yang lebih baik.

Namun, bagi penjual online, persaingan yang semakin ketat membuat mereka harus bekerja lebih keras untuk menarik perhatian calon pelanggan.

Konsumen juga memiliki ekspektasi yang lebih tinggi, sehingga penjual harus memastikan bahwa mereka dapat memenuhi harapan ini untuk tetap kompetitif. Untuk menghadapi kompleksitas persaingan ini, strategi increase ecommerce sales sangatlah penting.

Strategi ini memungkinkan kamu untuk memasarkan produkmu dengan cara yang menarik bagi pembeli potensial, membangun kepercayaan, dan menciptakan loyalitas.

Baca juga: 6 Alasan Mengapa Google Local Pack Penting untuk Bisnis Lokal

Selain itu, strategi increase ecommerce sales akan menjadi panduan bagi tim pemasaran dan penjualanmu, sehingga membantu meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan alokasi sumber daya untuk upaya pemasaran yang lebih berhasil.

Strategi Terbaik untuk Increase Ecommerce Sales di Tahun 2024

Strategi Terbaik untuk Increase Ecommerce Sales di Tahun 2024

Dalam meningkatkan penjualan atau increase ecommerce sales, strategi terbaik akan bervariasi tergantung pada model bisnismu, anggaran pemasaran, dan kekuatan serta kelemahan channel penjualanmu.

Namun, ada beberapa strategi umum yang dapat membantumu mencapai tujuan ini, seperti meningkatkan traffic ke toko online, meningkatkan conversion rate, dan meningkatkan retensi serta loyalitas pelanggan.

Mari kita bahas lebih detail melalui daftar strategi terbaik untuk increase ecommerce sales di tahun 2024 ini.

Pelajari Target Audiens

Pelajari Target Audiens

Untuk lebih memahami pelangganmu, manfaatkan media sosial, analisis situs web, riset pasar, dan survei online. Dengan cara ini, kamu dapat mempelajari perilaku pembelian, ekspektasi, dan hambatan yang dihadapi oleh pelangganmu.

Baca juga: 3 Langkah Menemukan dan Menghapus Unnatural Links Tuk Hindari Penalti

Misalnya, kamu dapat bergabung dengan grup Facebook yang relevan dengan bisnis atau industrimu. Dari sana, kamu dapat melihat pertanyaan dan keluhan yang diajukan oleh calon pelangganmu, serta fitur apa yang mereka harapkan dari produk seperti yang kamu tawarkan.

Semakin banyak informasi yang kamu dapatkan tentang audiens targetmu, maka semakin baik kamu dapat memenuhi kebutuhan mereka. Ini akan membantumu dalam merancang produk dan kampanye pemasaran yang lebih efektif.

Kembangkan Strategi Content Marketing

Kembangkan Strategi Content Marketing

Menurut Content Marketing Institute, sebanyak 66% responden dari survei perusahaan terkemuka berhasil menggunakan content marketing untuk memperoleh prospek baru.

Sekitar 75% dari mereka juga berhasil membangun loyalitas pelanggan melalui content marketing, sementara itu 56% melaporkan peningkatan penjualan dan keuntungan.

Untuk mendapatkan manfaat serupa, kamu perlu membuat konten berkualitas untuk situs web, email, dan media sosialmu.

Gunakan berbagai format konten, seperti postingan blog, panduan, studi kasus, siaran pers, listicle, infografis, video, gambar, demo produk, dan podcast.

Gunakan A/B Testing

Untuk memaksimalkan kinerja landing page dan iklan onlinemu, uji berbagai versi dari elemen-elemen, seperti gambar produk, deskripsi produk, penawaran promosi, teks tombol call to action (CTA), tata letak halaman, dan skema warna. Sehingga cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan A/B testing.

Misalnya, jika kamu ingin mengoptimalkan landing page produk, buat versi alternatif dari elemen-elemen tersebut. Gunakan landing page asli sebagai kontrol dan buat versi kedua yang berbeda dalam satu elemen, misalnya, teks CTA pada satu waktu.

Baca juga: 3 Langkah Menemukan dan Menghapus Unnatural Links Tuk Hindari Penalti

Lakukan testing untuk melihat mana yang lebih efektif dalam meningkatkan konversi. Gunakan analytics tools untuk melacak metrik, seperti traffic, CTR, conversion rate, dan lainnya. Bandingkan hasilnya untuk melihat apakah ada perbedaan yang signifikan.

Personalisasikan Content Marketing

Personalisasikan Content Marketing

Personalisasi menjadi salah satu aspek kunci dalam pemasaran modern. Menurut survei McKinsey, sebagian besar pembeli mengharapkan pengalaman yang dipersonalisasi dari merek.

Mereka menginginkan rekomendasi produk khusus dan pesan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Langkah awal yang baik adalah mempersonalisasi email marketingmu.

Ini bisa berarti menyertakan nama penerima di baris subjek, menyesuaikan pesan dengan perjalanan pembeli, dan memberikan penghargaan kepada pelanggan setia dengan diskon atau barang gratis.

Misalnya, dalam email hadiah untuk pelanggan setia, kamu dapat menyisipkan gambar produk secara dinamis yang sesuai dengan kepribadian pembeli. Ini akan memberikan pengalaman yang lebih relevan dan berharga bagi pelangganmu.

Tingkatkan Pengalaman Pelanggan

Kalau kamu ingin meningkatkan penjualan di e-commerce, sebaiknya contohi Amazon, Best Buy, Target, dan merek lain yang dikenal dengan layanan pelanggan yang sangat baik.

Amazon, misalnya, menggunakan kampanye email yang dipersonalisasi, kebijakan pengembalian yang fleksibel, dan berbagai opsi pengiriman untuk memuaskan pelanggan.

Kamu tidak perlu menjadi perusahaan besar, seperti Amazon atau Target untuk menerapkan tingkat dukungan layanan pelanggan yang sama.

Kamu bisa memilih opsi yang skalabel, seperti menambahkan live chat atau chatbot di situs webmu untuk memberikan dukungan real-time, atau menciptakan basis pengetahuan layanan mandiri di situs webmu.

Soroti Item Terlaris dan Populer

Soroti Item Terlaris dan Populer

Kamu dapat increasing ecommerce sales dengan menggunakan teknik pemasaran yang meningkatkan nilai produkmu. Salah satu cara adalah dengan menyoroti item terlarismu di situs web dan platform media sosialmu, dan menjelaskan bahwa produk tersebut adalah yang paling populer di antara pelangganmu.

Contohnya, di Tokopedia, beberapa produk diberi label “Terlaris”. Di media sosial, merek sering mengatakan, “Akhirnya tersedia kembali,” untuk produk yang sangat diminati.

Taktik ini membantu meningkatkan penjualan karena produk yang populer sering dianggap memiliki nilai lebih tinggi.

Video juga dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan penjualan. Banyak konsumen diyakinkan untuk membeli produk setelah menonton video dan sebagian besar juga menonton video penjelasan untuk mempelajari lebih lanjut tentang produk yang mereka minati.

Misalnya, toko pakaian dapat membuat video yang menampilkan model manusia yang mengenakan dan memodelkan pakaian mereka.

Manfaatkan Instagram

Manfaatkan Instagram

Bagikan gambar produk berkualitas tinggi di Instagram untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Platform media sosial ini memiliki lebih dari 1,35 miliar pengguna, sehingga memberikan potensi yang besar untuk menjangkau lebih banyak orang.

Namun, jangan hanya membatasi diri pada foto produk. Postinglah berbagai jenis konten, seperti foto karyawan, di balik layar, pelanggan, pengumuman, infografis, dan meme.

Salah satu jenis konten yang sukses di Instagram adalah Reel. Menurut penelitian, Reel menghasilkan hingga 75% lebih banyak keterlibatan dan 41% lebih banyak tayangan daripada postingan gambar.

Pelajari Strategi SEO

Dalam meningkatkan peringkat dan visibilitas situs webmu di dalam hasil pencarian, gunakanlah keyword yang relevan di dalam deskripsi produk, teks alternatif gambar, URL, judul, dan salinanmu.

Kombinasikan ini dengan strategi SEO lainnya untuk mendapatkan lebih banyak traffic dan meningkatkan klik.

Selain itu, SEO dapat meningkatkan pengalaman pengguna dengan membantu keterlibatan yang lebih tinggi dan penjualan yang lebih banyak.

Buat Halaman “About Us” Menjadi Menarik

Buat Halaman "About Us" Menjadi Menarik

Halaman “About Us” adalah tempat yang tepat untuk menceritakan kisah merekmu, menyoroti identitas dan nilai unikmu. Ini membantu pelanggan merasa lebih terhubung dengan produkmu jika mereka merasa selaras dengan nilai dan tujuan merekmu.

Halaman yang menarik dapat memberi pelanggan alasan tambahan untuk membeli darimu. Berikut beberapa ide untuk konten halaman “About Us”:

  1. Ceritakan bagaimana semua dimulai, apa yang menginspirasimu untuk memulai bisnis ini?
  2. Jelaskan visi, misi, dan nilai-nilaimu, apa yang kamu percayai dan tujuannya dalam menjalankan bisnis ini?
  3. Jelaskan hal-hal kecil yang membedakan merekmu dari yang lain, apa yang membuatmu unik?
  4. Bagaimana produkmu dapat sesuai dengan kehidupan pelanggan dan bagaimana itu dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka?
  5. Sertakan foto karyawan dan foto di balik layar, serta ulasan dan testimoni pelanggan.
  6. Ingatlah target audiens idealmu saat membuat konten ini. Carilah peluang untuk menunjukkan keselarasan atau tujuan terkait dalam kisah merekmu.

Tambahkan Studi Kasus

Meskipun memberikan deskripsi produk yang rinci penting, menjelaskan manfaatnya di dalam sebuah studi kasus adalah tugas yang sedikit berbeda.

Misalkan kamu menjual lampu tidur cerdas yang dapat diatur menggunakan aplikasi. Deskripsi produk mungkin mencantumkan fitur-fitur, seperti pengaturan warna yang dapat disesuaikan, timer otomatis, dan integrasi dengan asisten suara.

Namun, untuk menjelaskan manfaatnya, kamu dapat menyoroti bagaimana lampu tersebut dapat menciptakan suasana yang nyaman di kamar tidurmu, membantumu tertidur dengan lebih mudah, atau bahkan memberikan efek pencahayaan yang menenangkan saat kamu bangun tidur.

Lacak Jejak Pelanggan

Lacak Jejak Pelanggan

Kamu bisa menggunakan alat pemasaran, seperti Google Analytics dan Facebook Audience Insights untuk melacak jejak pelangganmu secara online.

Setiap kali seseorang online, dia meninggalkan jejak digital. Ini bisa berupa riwayat penelusuran, aktivitas media sosial, IP address, dan data lainnya.

Dengan memanfaatkan alat seperti Google Analytics, kamu dapat mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan data ini untuk memahami perilaku pelanggan dengan lebih baik.

Contohnya, kamu dapat mengetahui lokasi pelanggan, berapa lama mereka mengunjungi halaman situs webmu, dan keyword apa yang mereka gunakan. Informasi ini dapat membantumu menyempurnakan strategi SEO dan pemasaranmu.

Hindari Proses Checkout yang Rumit

Meskipun mengumpulkan data pelanggan dengan membuat akun terdengar menguntungkan, namun keharusan ini bisa membuat prospek terhalang.

Kamu bisa mempertimbangkan untuk memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan tanpa harus membuat akun terlebih dahulu.

Penting untuk diketahui bahwa proses pembayaran yang rumit dapat menyebabkan banyak orang meninggalkan keranjang belanja dan berdampak buruk pada penjualan. Hal yang sama berlaku untuk proses checkout yang terlalu panjang.

Jika memungkinkan, lebih baik menawarkan opsi pembayaran dengan satu halaman dan dengan kolom yang sedikit mungkin.

Manfaatkan Paid Ads

Kamu dapat menggunakan paid ads untuk menonjolkan produk terlarismu dan mendorong penjualan melalui kampanye iklan yang ditargetkan.

Dengan menampilkan halaman produk yang menarik melalui paid ads, kamu dapat memperoleh keuntungan besar. Menurut penelitian Google, iklan berbayar atau paid ads dapat menghasilkan $2 untuk setiap $1 yang diinvestasikan, di mana ini dapat menghasilkan ROI sebesar 200%.

Meskipun ROI ini dapat bervariasi tergantung pada industrimu, iklan berbayar tetap menjadi cara yang efektif untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dan increase ecommerce sales.

Baca juga: Memahami SEO ROI dan 3 Langkah Demi Langkah Menghitungnya

Berikan Beberapa Pilihan Pembayaran

Berikan Beberapa Pilihan Pembayaran

Kamu dapat meningkatkan fleksibilitas dan kenyamanan pelanggan dengan menyediakan berbagai metode pembayaran, seperti dompet digital, PayPal, QRIS dan kartu prabayar, selain kartu debit dan kredit.

Data menunjukkan bahwa dompet digital semakin populer, dengan 53% orang Indonesia menggunakan dompet digital lebih sering daripada metode pembayaran tradisional pada tahun 2023.

Dengan menawarkan berbagai opsi pembayaran, kamu dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan pengalaman mereka dengan merekmu.

Jangkau Pasar Internasional

Jangkau Pasar Internasional

Pertimbangkan untuk memperluas jangkauanmu ke pasar global secara bertahap. Mulailah dengan memilih satu pasar internasional, seperti Inggris, Tiongkok, atau Eropa Barat, dan teliti potensinya.

Identifikasi pelanggan targetmu di pasar tersebut dan tentukan strategi pemasaran yang sesuai. Jika diperlukan, terjemahkan situs webmu ke dalam bahasa yang relevan.

Selain itu, pilihlah mitra pemenuhan atau cari cara untuk menjual langsung ke pelanggan dengan biaya yang terjangkau.

Dari memaksimalkan penggunaan media sosial dan konten berkualitas hingga mempertimbangkan penggunaan iklan berbayar dan personalisasi pengalaman pelanggan, setiap langkah dapat membantu menghasilkan hasil yang signifikan dalam increase ecommerce sales.

Untuk memaksimalkan potensimu, penting untuk bekerja dengan penyedia jasa SEO yang dapat membantumu mengoptimalkan situs webmu dan meningkatkan visibilitas online bisnismu. Pertimbangkan untuk bekerja sama dengan penyedia jasa SEO terkemuka seperti Optimaise. Melalui jasa kami, kamu dapat mengoptimalkan potensi kontenmu, meningkatkan peringkat pencarian, dan meningkatkan konversi, sehingga pada akhirnya dapat membantumu mencapai kesuksesan yang lebih besar dalam bisnis e-commerce.

Baca Juga

Optimaise