TipsEdukasi

7 Sekolah Kedinasan yang Mudah Masuknya, Sepi Peminat!

Tiara Motik

7 Sekolah Kedinasan yang Mudah Masuknya, Sepi Peminat!

Bagi sebagian orang, melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan adalah impian besar karena jaminan karier sebagai pegawai negeri sipil (PNS) yang menyertainya. Tapi, persaingan ketat sering kali membuat banyak calon mahasiswa ragu untuk mencoba.

Jika kamu merasa demikian, jangan khawatir! Ada beberapa sekolah kedinasan yang mudah masuknya dan relatif sepi peminat. Selain memberikan peluang lebih besar untuk lolos, sekolah-sekolah kedinasan ini tetap menawarkan pendidikan berkualitas serta prospek karier yang menjanjikan.

Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI)

Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI)
Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI)

Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun adalah sekolah kedinasan di bawah naunga. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang terletak di Jalan Tirta Raya, Kota Madiun, Jawa Timur. PPI Madiun menawarkan sejumlah jurusan menarik bagi calon taruna yang ingin mendaftar di sekolah kedinasan pada tahun 2024.

Berdasarkan informasi dari situs resminya, lulusan PPI Madiun memiliki peluang kerja yang luas, tidak hanya di pemerintahan tetapi juga di perusahaan perkeretaapian nasional maupun internasional. Ini membuka kesempatan bagi lulusan untuk berkarier di tingkat global.

Sebagai bahan pertimbangan, ini adalah beberapa jurusan yang tersedia di Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun:

  1. D3 Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian (TBJP). Jurusan ini menerima siswa lulusan:
    • SMA/MA jurusan IPA
    • SMK/MAK dengan program keahlian Teknologi Konstruksi dan Properti, Teknik Geomatika, dan Geospasial
  2. D3 Teknologi Elektro Perkeretaapian (TEP). Jurusan ini menerima siswa lulusan:
    • SMA/MA jurusan IPA
    • SMK/MAK program keahlian Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Elektronika, Teknik Instrumentasi Industri, Teknik Komputer dan Informatika, serta Teknik Telekomunikasi
  3. D3 Manajemen Transportasi Perkeretaapian (MTP). Jurusan ini menerima lulusan:
    • SMA/MA jurusan IPA dan IPS
    • SMK/MAK dengan keahlian, seperti Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Bisnis dan Pemasaran, Akuntansi, Logistik, dan beberapa program teknik lainnya
  4. D3 Teknologi Mekanika Perkeretaapian (TMP). Jurusan ini cocok bagi lulusan:
    • SMA/MA jurusan IPA
    • SMK/MAK dengan keahlian seperti Teknik Otomotif, Teknik Mesin, Teknik Ketenagalistrikan, hingga Teknologi Pesawat Udara (kecuali Aircraft Electricity dan Aviation Electronics)

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Wisjur dalam Akademi Militer dan Kepolisian

Jika mengikuti aturan penerimaan tahun 2023 dan 2024, berikut dokumen yang perlu disiapkan oleh calon siswa untuk diunggah ke laman SIPENCATAR Kemenhub:

  1. Pas foto
    • Berwarna dengan latar belakang merah
    • Ukuran 4×6 cm (120–500 kb, format .jpg)
  2. Identitas diri
    • KTP untuk peserta yang berusia 17 tahun ke atas
    • Kartu Keluarga (KK) atau Surat Keterangan Kependudukan bagi yang belum memiliki KTP
  3. Ijazah atau rapor
    • Ijazah SMA/SMK/MA bagi siswa yang sudah lulus
    • Rapor 2 semester terakhir bagi siswa kelas 12
  4. Bukti pembayaran yang mencantumkan nama dan NIK
  5. Dokumen tambahan yang diunggah dalam satu file PDF, maksimal 2MB
    • Formulir Pernyataan SIPENCATAR
    • Surat Pernyataan Setuju dengan Hasil SIPENCATAR
    • Surat Pernyataan Tidak Buta Warna
    • Surat Keterangan Orang Asli Papua (jika berlaku)

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ)

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ)
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ)

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) adalah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Perguruan tinggi ini berlokasi di Jl. Perintis Kemerdekaan No.17, Slerok, Kota Tegal, Jawa Tengah, dan telah berdiri sejak 14 Mei 1971.

Sebelumnya, PKTJ dikenal sebagai Balai Pendidikan dan Latihan Transportasi Jalan Raya (Balai Diklat Trans Jaya) yang diresmikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Sumpono Bayuaji.

PKTJ memiliki visi dan misi untuk mendukung keselamatan transportasi jalan melalui pendidikan. Saat ini, PKTJ menyelenggarakan program pendidikan jenjang Diploma III (D3) dan Diploma IV (D4) dengan beberapa program studi (prodi) sebagai berikut:

  1. D3 Teknologi Otomotif
  2. D4 Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
  3. D4 Teknologi Rekayasa Otomotif

Di mana setiap tahunnya, PKTJ hanya menerima 180 taruna dan taruni yang tersebar di tiga program studi ini. Agar bisa mendaftar, calon taruna dan taruni harus memenuhi beberapa syarat untuk mendaftar di sekolah kedinasan yang satu ini:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2024.
  3. Minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita.
  4. Sehat jasmani dan rohani, tidak mengidap HIV/AIDS, dan tidak menggunakan narkoba.
  5. Tidak memiliki tato atau bekasnya.
  6. Tidak bertindik atau bekas tindik kecuali satu pasang di telinga untuk wanita (kecuali alasan agama/adat).
  7. Mata sehat dan tidak buta warna.
  8. Tidak pernah terlibat kasus pidana atau tindakan kejahatan.
  9. Tidak pernah diberhentikan tidak hormat dari sekolah kedinasan lain.
  10. Patuh pada semua aturan pendidikan di Kemenhub dan bersedia diberhentikan jika melanggar aturan, seperti terlibat kriminalitas, narkoba, atau tindakan asusila.
  11. Tidak melakukan pemalsuan dokumen.
  12. Membayar biaya pendaftaran sesuai ketentuan PKTJ.
  13. Menandatangani Surat Pernyataan bermaterai Rp10.000 dan memiliki kontak telepon serta email aktif.

Selain syarat umum, ada syarat khusus yang perlu diperhatikan:

  1. Lulusan 2024 atau sebelumnya dengan rata-rata nilai ujian minimal 7,0 (70,00) atau setara skala 2,8.
  2. Lulusan 2025 dengan rata-rata nilai rapor semester 1-5 minimal 70,00 dan harus sudah lulus saat registrasi ulang.
  3. Untuk lulusan dengan nilai skala 1-4 atau 1-10, nilai harus dikonversi ke skala 10-100 dengan dokumen pendukung dari kepala sekolah.
  4. Wajib menyertakan surat penyetaraan ijazah dari Kemendikbud jika menggunakan ijazah berbahasa asing.

Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)

Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)

Politeknik Transportasi Darat Indonesia atau dikenal juga sebagai Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) adalah salah satu sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Sekolah kedinasan ini menawarkan program dengan status ikatan dinas, yang berarti lulusan STTD berkesempatan menjadi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) di Kemenhub setelah menyelesaikan pendidikan.

Bagi siswa kelas 12 yang ingin melanjutkan studi di STTD, ini adalah 4 program pendidikan yang ditawarkan:

  1. Diploma IV Transportasi Darat
  2. Diploma IV Manajemen Transportasi Jalan
  3. Diploma III Manajemen Transportasi Jalan
  4. Diploma III Manajemen Transportasi Perkeretaapian

Mengacu pada ketentuan tahun ajaran 2024/2025 dari laman SIPENCATAR Kemenhub, berikut syarat utama untuk mendaftar ke STTD:

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Berusia antara 16 hingga 23 tahun per 1 September 2024.
  3. Nilai rata-rata ijazah minimal 7,0 (skala 1-10), 70,00 (skala 10-100), atau 2,8 (skala 1-4).
  4. Rata-rata nilai rapor semester genap kelas XI dan semester gasal kelas XII minimal 70,00.
  5. Khusus orang asli Papua:
    • Batas minimal nilai lebih rendah, yaitu 6,5 untuk lulusan 2023 dan sebelumnya, serta 65,00 untuk lulusan 2024.
  6. Tinggi badan:
    • Pria: minimal 160 cm (165 cm untuk program tertentu).
    • Wanita: minimal 155 cm (160 cm untuk program tertentu).
  7. Kesehatan dan kondisi fisik
    • Bebas dari cacat fisik, penyakit, HIV/AIDS, dan narkoba.
    • Tidak buta warna, baik total maupun parsial.
  8. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
  9. Persyaratan tambahan:
    • Tidak bertato atau bertindik kecuali karena adat/agama.
    • Tidak terlibat tindak pidana atau diberhentikan tidak hormat dari instansi lain.
    • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia setelah lulus.

Inilah dokumen yang perlu kamu persiapkan untuk mendaftar di sekolah kedinasan ini:

  1. Pas foto berwarna, latar belakang merah, ukuran 4×6 cm.
  2. KTP atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP.
  3. Ijazah untuk lulusan sebelumnya atau rapor bagi siswa kelas 12.
  4. Surat keterangan tambahan:
    • Surat penyetaraan ijazah untuk lulusan luar negeri.
    • Surat pernyataan kesediaan mengikuti aturan, bebas buta warna, dan hasil seleksi SIPENCATAR.
  5. Tanda bukti pembayaran formulir pendaftaran.

Dokumen-dokumen tersebut harus diunggah dalam format yang ditentukan dengan ukuran maksimal sesuai aturan.

Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki berbagai jenis transportasi, mulai dari darat, laut, hingga udara.

Salah satu jenis transportasi yang penting adalah transportasi sungai, danau, dan penyeberangan. Untuk bidang ini, ada sekolah kedinasan khusus yang mencetak tenaga ahli, yaitu Politeknik Transportasi Sungai Danau Penyeberangan (Poltektrans SDP) yang berlokasi di Palembang.

Durasi Pendidikan di Poltektrans SDP PalembangPendidikan di Poltektrans SDP Palembang berlangsung selama 3 tahun atau 6 semester dan hanya pada jenjang Diploma 3 (D3).

Poltektrans SDP menawarkan beberapa program studi seperti:

  1. DIII Nautika, jurusan ini menerima lulusan:
    • Lulusan SMA/MA jurusan IPA atau sederajat.
    • Lulusan SMK jurusan Nautika Kapal Niaga.
  2. DIII Permesinan Kapal, jurusan ini menerima lulusan:
    • Lulusan SMA/MA jurusan IPA atau sederajat.
    • Lulusan SMK dengan jurusan seperti teknik mesin, teknik otomotif, teknik perkapalan, teknik elektronika (kecuali teknik audio video dan instrumentasi medik), teknik kelistrikan, dan teknik industri.
  3. DIII Manajemen Transportasi Perairan Daratan (MTPD) untuk lulusan:
    • Lulusan SMA/MA dari jurusan IPA atau IPS.
    • Lulusan SMK jurusan teknik geomatika, teknik mesin, teknik komputer dan informatika, logistik, pelayaran kapal niaga, dan jurusan terkait lainnya.

Untuk mendaftar sebagai calon Taruna atau Taruni.di sekolah kedinasan ini, terdapat syarat yang perlu dipenuhi:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Berusia antara 16 hingga 23 tahun pada September 2024.
  3. Tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita.
  4. Sehat secara fisik dan mental, bebas dari narkoba, serta tidak mengidap HIV/AIDS.
  5. Tidak memiliki tato atau tindik, kecuali untuk alasan adat/religi, wanita diperbolehkan 1 pasang tindik di telinga.
  6. Memiliki penglihatan normal, tidak buta warna.
  7. Tidak sedang tersangkut kasus hukum atau memiliki catatan kriminal.
  8. Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari institusi pendidikan di bawah Kemenhub.
  9. Bersedia mematuhi semua aturan Poltektrans SDP.
  10. Siap diberhentikan bila melanggar aturan seperti menggunakan narkoba, terlibat kekerasan, atau melakukan tindakan asusila.
  11. Tidak menggunakan dokumen palsu saat mendaftar.
  12. Membayar biaya pendaftaran sesuai ketentuan.
  13. Memiliki email dan nomor telepon yang aktif.

Selain syarat umum, berikut adalah syarat khusus yang perlu diperhatikan pada pendaftaran tahun 2024 di sekolah kedinasan ini:

  1. Lulusan tahun 2023 dan sebelumnya harus memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 7,0 (skala 10-100) atau 2,8 (skala 1-4).
  2. Lulusan tahun 2024 wajib memiliki nilai rata-rata rapor semester 1-5 minimal 70 dan dinyatakan lulus saat registrasi ulang.
  3. Lulusan tahun 2021 atau sebelumnya yang menggunakan skala nilai berbeda (1-10 atau 1-4) harus menyertakan konversi nilai ke skala 10-100 dan surat keterangan dari sekolah.
  4. Lulusan luar negeri perlu melampirkan surat penyetaraan dari Kemendikbud.

Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia

Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia
Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia

Menjadi lulusan Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir menawarkan peluang yang menjanjikan di masa depan. Terlebih, dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia sedang bersiap mengembangkan sejumlah pembangkit listrik tenaga nuklir.

Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) adalah satu-satunya perguruan tinggi vokasi di Indonesia yang mencetak tenaga profesional di bidang teknologi nuklir. Terletak di Babarsari, Daerah Istimewa Yogyakarta, kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi dengan program sarjana terapan yang fokus pada pengembangan teknologi nuklir.

Poltek Nuklir dikelola oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan telah berdiri sejak tahun 1985 dengan nama awal Pendidikan Ahli Teknik Nuklir (PATN). Pada tahun 2001, namanya berubah menjadi Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN), yang saat itu dikelola oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).

Ketika BATAN dilebur ke dalam BRIN bersama lembaga riset nasional lainnya, STTN juga berubah status. Pada 30 Oktober 2021, namanya resmi menjadi Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir). Saat ini, kampus ini menawarkan 3 program studi utama, yaitu Teknokimia Nuklir, Elektronika Instrumentasi, dan Elektro Mekanika.

Untuk tahun ajaran 2024/2025, Poltek Nuklir membuka pendaftaran bagi siswa SMA/SMK/MA atau sederajat dari seluruh Indonesia yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik. Kuota yang tersedia terbatas hanya untuk 180 mahasiswa per angkatan.

Setelah lulus, mahasiswa Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia memiliki peluang bekerja di BRIN atau berbagai sektor lainnya, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa industri yang membutuhkan lulusan ini antara lain industri farmasi, rumah sakit, pertambangan dan energi, serta pembangkit listrik tenaga nuklir.

Tapi, calon mahasiswa Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia perlu menyiapkan dokumen ini untuk melakukan pendaftaran:

  1. Surat rekomendasi dari kepala sekolah atau madrasah, sesuai template yang dapat diunduh melalui portal PMB Poltek Nuklir.
  2. Scan rapor asli atau fotokopi rapor yang telah dilegalisir:
    • Untuk siswa SMA/SMK/MA dengan masa studi 3 tahun, rapor dari semester 1 sampai semester 4.
    • Untuk siswa SMK dengan masa studi 4 tahun, rapor dari semester 1 sampai semester 6.
  3. Keterangan kesehatan:
    • Surat keterangan tidak buta warna, baik parsial maupun total.
    • Surat keterangan sehat.
  4. Scan sertifikat prestasi akademik atau nonakademik di tingkat kabupaten/kota, nasional, atau internasional (jika ada).
  5. Bukti pengalaman kepengurusan dalam organisasi (jika ada).
  6. Scan dokumen yang berisi motivasi untuk kuliah di Poltek Nuklir, ditulis minimal satu paragraf dengan ketentuan:
    • Jarak 1 spasi dengan font Times New Roman ukuran 12 yang boleh diketik atau ditulis tangan.
  7. Foto resmi dengan latar belakang biru, ukuran maksimal 100 KB berformat jpg.

Politeknik Imigrasi (Poltekim) Papua Barat

Politeknik Imigrasi (Poltekim) Papua Barat
Politeknik Imigrasi (Poltekim) Papua Barat

Meskipun Politeknik Imigrasi termasuk ke dalam salah satu sekolah kedinasan terfavorit di Indonesia, tapi ini tidak berlaku bagi Politeknik Imigrasi (Poltekim) Papua Barat yang masih kurang dikenal luas oleh masyarakat.

Padahal, Poltekim Papua Barat memiliki potensi besar untuk mencetak tenaga profesional di bidang keimigrasian yang dibutuhkan di kawasan Indonesia Timur, termasuk dalam mendukung pengelolaan lalu lintas orang antarnegara di wilayah perbatasan.

Untuk memenuhi kekurangan tersebut, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membuka pendaftaran untuk Seleksi Penerimaan Calon Taruna dan Taruni Sekolah Kedinasan Politeknik Imigrasi (Poltekim) serta Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) untuk tahun ajaran 2024.

Seleksi ini terbuka bagi lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di lingkungan Kemenkumham. Pendaftaran dilakukan secara online mulai dari 15 Mei hingga 13 Juni 2024.

Berikut adalah informasi persyaratan dan kuota penerimaan di sekolah kedinasan inj:

  1. Warga Negara Indonesia (laki-laki atau perempuan).
  2. Lulusan SLTA atau sederajat.
  3. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 23 tahun pada 15 Mei 2024, yang dibuktikan dengan akta kelahiran.
  4. Tinggi badan minimal 170 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan, dengan berat badan ideal.
  5. Sehat secara fisik dan mental, bebas dari narkoba, HIV/AIDS, serta tidak memiliki cacat fisik, seperti tuli, buta warna, atau memakai kacamata/softlens.
  6. Tidak memiliki tato atau bekas tato, serta tindik selain yang diperbolehkan untuk perempuan (maksimal satu pasang di telinga).
  7. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa pendidikan, dibuktikan dengan surat keterangan dari lurah/kepala desa.
  8. Tidak memiliki anak biologis baik untuk pria maupun wanita.
  9. Siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
  10. Tidak sedang memiliki ikatan dinas dengan institusi lain.

Persyaratan tambahan untuk formasi pegawai dan Putra/Putri Papua/Papua Barat:

  1. Memenuhi syarat dari poin 4–10 pada formasi umum.
  2. Usia maksimal 25 tahun pada 15 Mei 2024.
  3. Mendapatkan izin resmi untuk mengikuti pendidikan ikatan dinas dari atasan langsung dengan pangkat maksimal II/b.
  4. Tidak sedang menjalani pemeriksaan disiplin atau hukuman berat, yang dibuktikan dengan surat keterangan resmi.
  5. Memiliki penilaian kinerja baik selama 2022 dan 2023, serta melengkapi sasaran kerja pada tahun 2024.
  6. Jika memegang jabatan fungsional, bersedia untuk mundur dari jabatan tersebut jika diterima sebagai Taruna/Taruni.

Total kuota yang disediakan adalah 400 kursi untuk formasi umum:

  1. Poltekim: 200 untuk 175 pria dan 25 wanita
  2. Poltekip: 200 untuk 175 pria dan 25 wanita

Untuk pegawai dan formasi khusus Papua/Papua Barat, total kuota adalah 110 kursi:

  1. Poltekim Pegawai: 10 untuk 5 pria dan 5 wanita
  2. Poltekip Pegawai: 80 untuk 65 pria dan 15 wanita
  3. Papua dan Papua Barat: 20 untuk masing-masing 10 untuk pria dan wanita

Calon peserta wajib mendaftar melalui portal resmi di https://dikdin.bkn.go.id. Pastikan seluruh dokumen dan persyaratan dipenuhi sebelum mendaftar. Informasi lengkap dapat diakses di laman resmi Kemenkumham atau portal pendaftaran.

Baca juga: Ketahui 3 Urutan Pangkat Polisi Lengkap dengan Lambangnya

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) adalah sekolah kedinasan di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang membuka pendaftaran mahasiswa baru setiap tahunnya.

Sebelumnya dikenal sebagai Sekolah Tinggi Sandi Negara, Poltek SSN menawarkan pendidikan selama 4 tahun atau 8 semester dalam 3 program studi Diploma IV, yaitu:

  1. Rekayasa Keamanan Siber
  2. Rekayasa Kriptografi
  3. Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi

Setelah lulus, mahasiswa memiliki peluang diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan BSSN atau instansi pemerintah lain, baik di tingkat pusat maupun daerah, sesuai kebutuhan. Untuk mendaftar Poltek SSN, calon peserta harus memenuhi beberapa syarat berikut:

  1. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia pada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.
  2. Pendaftaran terbuka bagi pria maupun wanita.
  3. Siswa kelas XII atau lulusan:
    • SMA juurusan IPA
    • Madrasah Aliyah jurusan IPA
    • SMK jurusan Teknik Elektronika atau Teknologi Informasi
  4. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80 pada semester IV dan V.
  5. Minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada Desember 2024.
  6. Kesehatan:
    • Jasmani dan rohani sehat.
    • Tidak buta warna, cacat fisik, atau mental.
    • Bebas penyakit bawaan atau menular.
  7. Larangan tato dan tindik:
    • Pria: tidak bertato/tindik, kecuali karena alasan adat/agama.
    • Wanita: tidak bertato/tindik kecuali di telinga dengan maksimal satu tindikan per telinga.
  8. Belum pernah menikah, dibuktikan dengan surat keterangan, dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
  9. Tidak pernah dropout dari Poltek SSN atau perguruan tinggi kedinasan lainnya.
  10. Komitmen setelah lulus:
    • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
    • Siap bekerja dengan sistem shift 24 jam.
    • Menjalani ikatan dinas selama 10 tahun.
  11. Membayar Rp 50.000 untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai ketentuan pemerintah.

Dokumen yang perlu disiapkan untuk mendaftar meliputi:

  1. Surat lamaran asli, ditulis tangan dan bermaterai Rp 10.000.
  2. Rapor semester IV dan V yang telah dilegalisir kepala sekolah.
  3. Surat konversi nilai, jika skala rapor menggunakan huruf.
  4. Ijazah atau Nilai Ujian Nasional yang dilegalisir untuk lulusan tahun sebelumnya.
  5. SKCK asli dari Polsek setempat.
  6. Surat pernyataan bermaterai yang menyatakan kesediaan menjalani ikatan dinas, bekerja di seluruh wilayah Indonesia, dan tidak terikat dengan instansi lain.
  7. Surat keterangan belum menikah dari kepala desa/kelurahan.
  8. Identitas diri seperti KTP, SIM, atau kartu pelajar.
  9. Pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6 cm berlatar belakang merah (1 lembar).
  10. Foto 4R tampak depan, samping, dan belakang:
    • Pria: mengenakan kaos putih lengan pendek, celana pendek gelap, tanpa alas kaki.
    • Wanita: mengenakan kaos olahraga lengan panjang, celana olahraga panjang, tanpa alas kaki.

Memilih sekolah kedinasan yang sesuai dengan minat dan kemampuan merupakan langkah awal menuju masa depan yang cerah. Sekolah kedinasan, seperti Poltekim, Poltekip, dan Poltek SSN menawarkan pendidikan berkualitas dengan peluang karier menjanjikan, meskipun persyaratan dan proses seleksinya cukup ketat.

Tapi, bagi yang mencari jalur lebih mudah, ada beberapa sekolah kedinasan dengan tingkat persaingan lebih rendah yang dapat menjadi pilihan. Apapun keputusanmu, persiapkan diri dengan baik untuk meraih peluang terbaik saat mendaftar di sekolah kedinasan ya!

Tapi, jika kamu ingin memperluas peluang sukses di era digital, Optimaise siap membantu. Kami menyediakan jasa SEO untuk meningkatkan visibilitas situs webmu di mesin pencari serta jasa pembuatan website profesional untuk membangun kehadiran online yang menarik dan fungsional. Tingkatkan strategi digitalmu bersama Optimaise dan raih kesuksesan jangka panjang!

[addtoany]

Baca Juga

Optimaise