Digital MarketingSEO

Ketahui Perbedaan antara SEO dan SEM Melalui 2 Hal Ini

Tiara Motik

Ketahui Perbedaan antara SEO dan SEM Melalui 2 Hal Ini

Dibandingkan SEM, kamu mungkin lebih sering mendengar istilah SEO dibandingkan SEM. SEO dan SEM adalah dua alat penting dalam kotak perang digital marketingmu.

Tapi, apakah kamu tahu perbedaan antara SEO dan SEM? Singkatnya, SEO bertujuan untuk meningkatkan peringkat situs webmu di hasil pencarian organik, sedangkan SEM bertujuan untuk meningkatkan traffic dan visibilitas baik dari hasil pencarian organik maupun berbayar.

Ini berlandaskan pada hasil pencarian Google yang dibagi menjadi hasil berbayar dan organik. SEO berfokus pada hasil organik, sementara SEM mencakup SEO dan PPC (Pay-per-Click).

Namun, keduanya sebenarnya memiliki perbedaan yang signifikan, terutama dalam cara mereka memengaruhi visibilitas online.

Setelah ini kamu mungkin akan terpikirkan “mana yang lebih baik?”. Untuk mengetahui jawabannya, coba simak perbedaan antara SEO dan SEM berikut ini.

Fitur Utama SEO dan SEM

Fitur Utama SEO dan SEM
Fitur Utama SEO dan SEM

Meskipun keduanya bertujuan untuk menarik lebih banyak pengunjung ke situs web, tapi masing-masing memiliki fitur unik yang membedakannya.

SEO berfokus pada peningkatan peringkat organik melalui optimasi konten dan teknik lainnya, sementara SEM mencakup strategi iklan berbayar untuk hasil yang lebih cepat.

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, SEM adalah konsep yang lebih besar yang mencakup SEO. SEO adalah bagian dari SEM yang berfokus pada peringkat organik.

Mari kita telusuri fitur utama dari SEO dan SEM untuk memahami bagaimana keduanya dapat digunakan secara efektif dalam strategi digital marketingmu.

Fitur SEO

SEO adalah upaya yang diterapkan secara terus-menerus untuk mengoptimalkan situs web agar muncul di hasil pencarian organik atau tidak berbayar di mesin pencari seperti Google.

Sebenarnya ada banyak ranking faktor yang digunakan Google. Tapi, umumnya di dalam SEO terbagi dalam 4 kategori utama berikut ini:

  1. SEO on-page: melibatkan pengoptimalan konten di situs webmu dengan menggunakan keyword yang dicari oleh target audiensmu di mesin pencari. Misalnya, kamu perlu memasukkan keyword utamamu di dalam judul halaman, meta description, dan URL.
  2. SEO off-page: fokus pada membangun kepercayaan dan otoritas dari situs web lain dengan mendapatkan backlink berkualitas tinggi ke situs webmu. Selain itu, Google juga melihat faktor lain, seperti berbagi di media sosial dan penilaian otoritas (EEAT).
  3. Technical SEO: tujuannya memastikan bahwa mesin pencari seperti Google bisa mengakses dan mengindeks semua halaman di situs webmu. Ini termasuk memastikan halaman memuat dengan cepat dan struktur situs diatur dengan baik.
  4. User interaction signals: cara pengguna berinteraksi dengan situs webmu, di mana ini membantu Google menilai relevansi dan kualitas halamanmu. Misalnya, jika banyak pengguna segera meninggalkan halamanmu, maka Google mungkin menilai halaman tersebut kurang relevan dan menurunkan peringkatnya.

Baca juga: Apakah SEO Harus Bisa Coding? Pahami 7 Situasi Ini

Fitur SEM

SEM atau Search Engine Marketing adalah istilah luas yang mencakup SEO. Jadi, semua hal yang telah dijelaskan tentang SEO juga termasuk dalam SEM. Namun, SEM juga melibatkan PPC (Pay-Per-Click).

Di mana PPC memiliki serangkaian fitur dan praktik tersendiri, seperti berikut ini:

  1. Bidding: dalam PPC, kamu menawarkan keyword tertentu di platform, seperti Google Ads atau Bing Ads. Jika seseorang mencari keyword tersebut, iklanmu bisa muncul. Peringkat iklanmu tergantung pada seberapa tinggi kamu menawar. Jika kamu adalah penawar tertinggi, iklanmu akan muncul di posisi teratas. Kamu membayar setiap kali seseorang meng-klik iklanmu, yang disebut Cost per Click (CPC ).
  2. Quality Score: ini adalah metrik penting di Google Ads. Quality Score menunjukkan seberapa relevan iklanmu dengan pencarian pengguna. Google menilai Quality Score berdasarkan Click-through Rate (CTR), kualitas landing page, dan kinerja akun Google Ads. Iklan dengan Quality Score tinggi mendapatkan diskon pada setiap klik.
  3. Ad Copy: menulis salinan iklan yang menarik sangat penting dalam PPC. Salinan yang bagus menghasilkan CTR tinggi yang meningkatkan Quality Score dan mengurangi biaya per klik. Sebaliknya, jika salinan iklanmu tidak menarik, Quality Score akan turun dan biaya PPC akan meningkat.
  4. Ad Groups dan Account Management: ini melibatkan penggunaan data dari akun Google Ads untuk mengoptimalkan pengeluaran iklanmu. Kami dapat mengelola grup iklan dan kampanye untuk memastikan iklanmu efektif dan efisien.

Perbedaan antara SEO dan SEM

Perbedaan antara SEO dan SEM
Perbedaan antara SEO dan SEM

SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Marketing) sama-sama bertujuan meningkatkan visibilitas situs web di mesin pencari, namun keduanya berbeda dalam hal waktu dan biaya yang dibutuhkan.

SEO merupakan strategi jangka panjang yang memerlukan waktu untuk melihat hasil, namun biaya yang dikeluarkan biasanya lebih rendah karena tidak melibatkan pembayaran untuk setiap klik.

Sebaliknya, SEM dengan menggunakan iklan berbayar seperti PPC dapat memberikan hasil yang lebih cepat, tetapi memerlukan anggaran yang lebih besar untuk biaya iklan.

Memahami perbedaan antara SEO dan SEM ini dapat membantumu memilih strategi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran bisnismu.

Perbedaan antara SEO dan SEM dalam Proses dan Hasil

Perbedaan antara SEO dan SEM dalam Proses dan Hasil
Perbedaan antara SEO dan SEM dalam Proses dan Hasil

Salah satu perbedaan antara SEO dan SEM yang paling utama adalah kecepatan dalam melihat hasilnya. SEO memerlukan waktu yang cukup lama untuk menunjukkan hasil. Terutama jika situs webmu baru dan belum memiliki banyak backlink.

Sebuah analisis dari Ahrefs menunjukkan bahwa rata-rata butuh 2 tahun untuk mencapai halaman pertama Google. Banyak halaman dengan peringkat teratas diterbitkan lebih dari 3 tahun yang lalu.

Namun, ini tidak berarti kamu harus menunggu 2 tahun untuk melihat hasilnya. Dengan menargetkan keyword yang lebih spesifik dan menerapkan praktik SEO yang baik, kamu dapat mulai melihat hasil dalam beberapa bulan.

Meskipun begitu, butuh waktu bertahun-tahun untuk melihat peningkatan besar dalam peringkat dan traffic organik.

Di sisi lain, SEM dengan PPC bisa memberikan hasil yang cepat. Kamu dapat menjalankan iklan di pagi hari dan mulai mendapatkan traffic dan konversi di sore hari. Namun, ini tidak berarti kamu akan langsung mendapatkan keuntungan.

Diperlukan waktu beberapa bulan untuk menguji dan mengoptimalkan iklan agar mendapatkan ROI yang positif. Meski demikian, PPC jelas memberikan hasil lebih cepat dibandingkan SEO.

Perbedaan antara SEO dan SEM dalam Hal Biaya

Perbedaan antara SEO dan SEM dalam Hal Biaya
Perbedaan antara SEO dan SEM dalam Hal Biaya

Banyak orang tertarik pada SEO karena traffic situs webnya gratis. Memang benar, kamu tidak membayar ketika seseorang meng-klik situs webmu dari hasil pencarian organik.

Namun, SEO sebenarnya tidak gratis. SEO membutuhkan banyak uang, waktu, dan tenaga untuk mencapai peringkat pertama. Secara garis besar, kamu perlu membangun otoritas dengan rutin mengeluarkan konten berkualitas tinggi dan mempromosikannya melalui email.

Kamu juga perlu menggunakan alat SEO berbayar yang harganya bisa mencapai $355 per bulan untuk menemukan keyword yang tepat. Menulis konten itu sendiri bisa memakan waktu lebih dari 20 jam.

Selain itu, kamu mungkin perlu menyewa desainer grafis untuk membuat ilustrator untuk membuat gambar khusus. Juga developer yang mungkin diperlukan untuk melakukan coding dan mempublikasikan halaman tersebut.

Meski sudah melakukan semua ini, tidak ada jaminan halamanmu akan mendapat peringkat tinggi. Di sisi lain, SEM dengan pendekatan PPC memerlukan uang di muka. Namun, kamu bisa langsung melihat hasilnya.

Kamu dapat mengatur akunmu untuk menawar secara otomatis sehingga iklanmu muncul di posisi tertentu. Dalam jangka pendek, PPC sering kali lebih murah dibandingkan dengan SEO karena memberikan hasil lebih cepat dan terukur.

Masalah utama dengan PPC adalah bahwa ketika kamu berhenti membayar, maka traffic ke situs webmu langsung berhenti. Sebaliknya, SEO bekerja dengan cara yang berbeda.

Setelah situs webmu mendapat peringkat tinggi, kamu sudah siap. Investasi utamamu adalah di awal proses. Setelah peringkatmu stabil, kamu tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk mempertahankannya.

Jadi, baik SEO maupun SEM memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dalam hal biaya. Itulah sebabnya banyak bisnis memilih strategi marketing yang mencakup kombinasi SEO dan SEM untuk mendapatkan manfaat dari keduanya.

Waktu yang Tepat untuk Menggunakan SEO dan SEM

Waktu yang Tepat untuk Menggunakan SEO dan SEM
Waktu yang Tepat untuk Menggunakan SEO dan SEM

Apakah kamu harus mengarahkan seluruh upaya digital marketingmu pada SEO saja? Atau lebih baik menggabungkan SEO dan SEM untuk menjalankan kampanye yang menyeluruh?

Memahami kapan dan bagaimana menggunakan kedua strategi ini secara efektif dapat membantu meningkatkan visibilitas dan traffic situs webmu.

Waktu yang Tepat untuk Menggunakan SEO

SEO membutuhkan waktu untuk melihat hasilnya karena membangun otoritas situs dan mendapatkan peringkat di mesin pencari tidak terjadi dalam semalam. Karena itu, ini adalah beberapa waktu yang tepat untuk menggunakan SEO:

  1. Anggaran terbatas: jika kamu memiliki anggaran pemasaran yang kecil, fokus pada SEO lebih masuk akal. Meskipun hasilnya memerlukan waktu, tetapi lebih baik daripada menghabiskan anggaranmu untuk iklan PPC yang mungkin hanya berjalan singkat.
  2. Peringkat untuk keyword informasional: jika kamu dapat membuat konten yang luar biasa untuk keyword, seperti “Apa itu X” atau “Bagaimana Cara X”, SEO bisa menjadi pilihan terbaik. Meskipun keyword ini tidak selalu menghasilkan penjualan langsung, tapi mereka mendapatkan banyak pengunjung.
  3. Kesabaran untuk menunggu: SEO memerlukan waktu untuk melihat hasilnya. Jika kamu bersedia menunggu 6-12 bulan untuk melihat traffic meningkat, maka SEO cocok untukmu.
  4. Keterampilan link building: selain konten berkualitas, membangun tautan ke situs webmu juga penting untuk peringkat di Google. Jika kamu pandai dalam membangun tautan, SEO dapat memberikan hasil yang baik.

Baca juga: Apa Itu PPC dan 5 Tujuannya untuk Pemasaran Online?

Waktu yang Tepat untuk Menggunakan SEM

Menggunakan SEM (Search Engine Marketing) yang mencakup SEO dan PPC, membutuhkan pemahaman yang baik tentang kapan waktu yang tepat untuk menerapkannya.

SEM sering kali menjadi pilihan yang baik ketika kamu membutuhkan hasil cepat atau ingin meningkatkan visibilitas situs webmu secara instan. Berikut ini adalah beberapa alasan untuk menggunakan SEM:

  1. Anggaran iklan yang konsisten: jika kamu memiliki anggaran iklan yang stabil, PPC bisa menjadi pilihan bagus. Kamu dapat mengontrol berapa banyak yang ingin kamu belanjakan setiap bulan dan menghindari pengeluaran yang tidak terduga. Namun, kamu perlu memahami cara menggunakan platform iklan dengan benar agar tidak menghabiskan anggaran terlalu cepat.
  2. Kemampuan mengelola akun Google Ads: meskipun terdengar mudah, mengelola akun Google Ads tidak semudah yang terlihat. Kamu perlu memperhitungkan banyak faktor, seperti keyword, teks iklan, kualitas iklan, ROI, dan lain-lain. Kemampuan untuk menganalisis data dan membuat keputusan berdasarkan itu sangat penting untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari iklanmu.
  3. Mampu meluncurkan dan mengujicoba landing page: PPC membutuhkan landing page yang relevan untuk setiap iklan. Kamu perlu memiliki kemampuan untuk membuat dan menguji berbagai halaman web dengan cepat untuk melihat mana yang paling efektif. Menggunakan A/B testing dapat membantumu memahami apa yang paling berhasil dan mengoptimalkan kampanyemu.

Waktu yang Tepat untuk Menggunakan SEO dan SEM Secara Bersamaan

Kamu harus menangani SEO (Search Engine Optimization) dan SEM berupa PPC (Pay-per-Click) secara bersamaan ketika kamu memiliki sumber daya yang cukup untuk mengelolanya.

Misalnya, jika kamu memiliki tim yang dapat mengelola kampanye PPC dan mengoptimalkan situs web untuk SEO, itu bisa menjadi strategi yang baik.

Namun, jika kamu bekerja sendirian atau memiliki sumber daya terbatas, lebih baik fokus pada salah satu strategi terlebih dahulu.

Menjalankan keduanya sekaligus bisa menjadi terlalu berat dan sulit untuk menghasilkan hasil yang optimal. Jadi, pertimbangkan situasimu dengan baik sebelum memutuskan untuk menangani keduanya secara bersamaan.

SEO dan SEM memiliki perbedaan yang signifikan dalam pendekatan dan hasil yang ditawarkan. Bagi yang mencari solusi jangka panjang untuk meningkatkan visibilitas online, maka SEO dapat menjadi pilihan yang tepat.

Namun, untuk hasil instan dan fleksibilitas lebih, SEM dapat memberikan keuntungan yang signifikan. Jika kamu membutuhkan bantuan dalam mengelola SEO untuk situs webmu, Optimaise adalah penyedia jasa SEO yang dapat membantumu mencapai visibilitas terbaik di dalam hasil pencarian organik. Hubungi kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi gratis!

Baca Juga

Optimaise