Digital MarketingSEO

12 Cara Terbaik Mengoptimalkan Halaman Ecommerce Product untuk SEO

Tiara Motik

12 Cara Terbaik Mengoptimalkan Halaman Ecommerce Product untuk SEO

Tidak hanya diisi dengan berita terbaru dan postingan blog, halaman hasil pencarian Google juga menampilkan beragam pilihan produk.

Karena itu, di dalam dunia digital yang penuh dengan berbagai pasar dan produk, penting untuk membuat halaman ecommerce product mudah ditemukan di hasil pencarian Google.

Halaman ini menjadi wakil utama dari produkmu di situs web e-commerce, jadi kamu harus membuatnya informatif dan menarik bagi pengunjung potensial.

SEO yang ditujukan untuk halaman ecommerce product sangat penting karena dapat membantu produkmu tampil lebih tinggi di hasil pencarian, meningkatkan traffic ke situs webmu, dan akhirnya meningkatkan penjualan.

Banyak orang salah mengira bahwa pengunjung akan masuk melalui home page atau halaman kategori, padahal halaman produk juga dapat mendapatkan banyak traffic organik dari pengunjung yang sudah siap melakukan pembelian.

Di dalam panduan ini, kami akan memberi tahumu beberapa cara untuk membuat halaman ecommerce product yang baik secara SEO yang dapat meningkatkan tingkat konversi, penjualan, dan peringkat mesin pencari secara keseluruhan.

Strategi SEO untuk Optimalkan Halaman Ecommerce Product

Strategi SEO untuk Optimalkan Halaman Ecommerce Product
Strategi SEO untuk Optimalkan Halaman Ecommerce Product

Strategi SEO yang tepat dapat membuat halaman produk ecommerce product muncul lebih tinggi di hasil pencarian, sehingga berhasil menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan konversi.

Berikut ini, akan dibahas berbagai cara atau strategi SEO yang dapat kamu terapkan untuk mengoptimalkan halaman ecommerce product, membantumu bersaing dengan pesaing dan memaksimalkan potensi bisnis onlinemu.

Mulai dengan Riset Keyword

Mulai dengan Riset Keyword
Mulai dengan Riset Keyword

Riset keyword adalah proses mencari dan menganalisis keyword yang paling relevan dan dicari oleh pengguna dalam upaya untuk meningkatkan visibilitas halaman ecommerce product di hasil pencarian mesin pencari seperti Google.

Dengan melakukan riset keyword, kamu dapat memahami apa yang dicari oleh target audiensmu dan bagaimana mereka menemukan produk atau layananmu.

Data yang kamu peroleh dari riset keyword dapat membantumu memutuskan halaman mana yang perlu dioptimalkan untuk keyword tertentu. Namun, melakukan riset keyword untuk situs ecommerce besar bisa menjadi tantangan karena jumlah halaman yang banyak.

Karena itu, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk riset keyword halaman ecommerce product. Berikut beberapa caranya.

Scrapping Data

Scrapping Data
Scrapping Data

Untuk melakukan riset keyword pada jumlah produk yang besar, seperti 20.000 produk, maka metode manual akan memakan waktu yang sangat lama. Karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih efisien.

Salah satu pendekatannya adalah dengan scrapping data dengan mengumpulkan data dari halaman ecommerce product untuk membuat daftar keyword, kemudian menggunakan alat Site Explorer Ahrefs untuk mengumpulkan data kata kunci secara massal. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Lakukan riset singkat untuk memahami bagaimana pengguna biasanya mencari produk. Lakukan pencarian produk di Google dan salin URL halaman ke Site Explorer.
  2. Dari laporan Organic Keyword, filter untuk 5 peringkat keyword teratas.
    • Contohnya, kebanyakan orang mencari smart TV dengan kombinasi nama merek dan SKU, serta beberapa orang mencari dengan menyertakan kategori (“smart TV”) dan atribut terkait lainnya.
  3. Dengan informasi ini, coba ambil data dari halaman tersebut dan halaman serupa lainnya di situs untuk membuat kumpulan keyword.
    • Misalnya, kamu bisa menemukan data yang diperlukan dalam tabel spesifikasi atau sejenisnya.
    • Untuk AO atau Appliances Online, kamu dapat mengekstrak data produk yang tertanam dalam HTML menggunakan ekstraksi khusus Screaming Frog. Kamu juga dapat mengekstrak kategori dan sub-kategori produk.
    • Scrapping Data
    • Berikut adalah contoh regex yang digunakan untuk mengekstrak data dari JSON: <[^>]id=”product-json”[^>]>[^<]”sku”:\s”([^”])”
  4. Setelah kamu memiliki data yang kamu butuhkan, gunakan rumus seperti ini di Excel:
    • (LOWER(TEXTJOIN(” “,TRUE,B6:C6)))
    • Scrapping Data
    • Rumus ini berfungsi ntuk menggabungkan SKU dan nama merek dalam format yang diinginkan.
  5. Salin dan tempel kolom keyword yang telah kamu persiapkan ke Site Explorer untuk menganalisis keyword dan menemukan peluang keyword yang potensial.

Baca juga: Ketahui Apa itu Headless SEO dan 6 Praktik Terbaiknya

Gunakan Tools Riset Keyword

Gunakan Tools Riset Keyword
Gunakan Tools Riset Keyword

Kamu juga dapat secara langsung menggunakan tools seperti Site Explorer Ahrefs untuk mengumpulkan data untuk situs web besar.

Namun, metode ini mungkin tidak selalu akurat dan memerlukan semua halaman ecommerce product dalam URL directory.

Caranya adalah dengan memasukkan domain dan direktori tempat halaman produk berada ke Site Explorer. Kemudian, buka laporan Top pages dan filter berdasarkan negara yang kamu inginkan.

Gunakan kolom “Top keyword” untuk melihat keyword yang menghasilkan traffic terbanyak untuk URL tersebut.

Pendekatan ini lebih efektif untuk website yang sudah memiliki peringkat yang baik, tetapi hasilnya mungkin bervariasi. Keyword yang menghasilkan traffic terbanyak belum tentu merupakan keyword terbaik untuk laman tersebut.

Sesuaikan Nama Produk dengan Judul

Sesuaikan Nama Produk dengan Judul
Sesuaikan Nama Produk dengan Judul

Kamu perlu menyesuaikan nama produk (H1) dan judul halaman ecommerce products agar sesuai dengan apa yang dicari oleh pengguna. Gunakan templat H1 dan judul yang seragam untuk hasil terbaik.

Templat ini harus mencakup nama produk dan informasi produk lainnya, seperti SKU atau merek, berdasarkan riset keyword. Jika kamu memiliki toko online besar, pertimbangkan untuk membuat templat untuk setiap tingkat kategori.

Misalnya, produk TV mungkin memerlukan judul/H1 yang berbeda dari produk kabel. Ini penting jika riset keyword menunjukkan bahwa pengguna mencari produkmu dengan cara yang berbeda.

Sebagai contoh, AO menggunakan templat berbeda untuk kategori produk AV (audio visual). Namun, penggunaan templat ini tidak selalu terlihat di title tag yang seharusnya juga mengikuti tren pencarian pengguna.

Dalam beberapa kasus, kamu perlu menyesuaikan kombinasi H1/title agar lebih cocok dengan pencarian pengguna dan niat mereka untuk masing-masing produk. Ini bisa menjadi strategi yang baik jika potensi traffic sepadan dengan upaya yang diperlukan.

Buatlah Konten yang Bermanfaat Sekaligus Menarik

Buatlah Konten yang Bermanfaat Sekaligus Menarik
Buatlah Konten yang Bermanfaat Sekaligus Menarik

Kamu bisa menambahkan konten unik dan berguna pada halaman ecommerce product untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan.

Deskripsi dari produsen bisa menjadi titik awal yang bagus, tapi sebagai pengecer, kamu bisa memberikan informasi tambahan yang lebih bermanfaat.

Misalnya, kamu bisa memberikan rekomendasi produk yang serupa atau perbandingan produk untuk membantu pelanggan dalam membuat keputusan pembelian. Ada banyak strategi yang bisa kamu gunakan untuk membuat halaman produk lebih bermanfaat bagi pelanggan. Ini adalah beberapa contohnya:

  1. FAQ (Frequently Asked Questions)
    • Tambahkan bagian FAQ untuk memberikan informasi tambahan secara singkat tentang produkmu. Misalnya, Virgin Experience Days menggunakan akordeon untuk menjawab pertanyaan umum pengguna sebelum mereka membeli, seperti rencana harian aktivitas, asuransi, dan ketersediaan produk.
  2. Ulasan Singkat
    • Selain deskripsi produk, tambahkan ulasan singkat tentang produk. Ini cocok untuk produk fisik. Sebagai contoh, pengecer proyektor Projectorpoint menulis 4 atau 5 paragraf pendek tentang produk penting dan memberikan penilaian berdasarkan kriteria tertentu.
  3. Tanya Jawab
    • Tambahkan bagian “Tanya Jawab” untuk menjawab pertanyaan pelanggan dan membantu mereka membuat keputusan pembelian yang tepat. Sumber pertanyaan dari pelanggan atau pesaing dan berikan jawaban yang jelas, ringkas, dan berharga. Toner Giant adalah contoh merek yang melakukan ini dengan baik.
  4. Informasi Penting
    • Berikan informasi penting yang mempengaruhi pilihan pembelian pelanggan. Contohnya, berikan tabel ukuran terperinci untuk pakaian atau sepatu, fitur utama untuk produk elektronik, dan informasi perawatan untuk produk kecantikan.
  5. Konten Kreatif dan Bermanfaat
    • Gunakan cara kreatif untuk menonjolkan keunggulan produkmu. Sebagai contoh, Bellroy menunjukkan keunggulan dompet tipis mereka dibandingkan dengan dompet biasa. Hal ini juga meningkatkan nilai tautan halaman produkmu.
    • Tambahkan konten bermanfaat, seperti kalkulator, fitur perbandingan interaktif, pengalaman augmented reality, panduan ukuran, dan sebagainya.

Terapkan Struktur Judul Semantik

Penggunaan struktur judul semantik penting untuk memperbaiki aksesibilitas dan membantu pengguna menemukan informasi dengan mudah di situs webmu. Ini juga membantu mesin pencari memahami kontenmu lebih baik untuk SEO.

Pastikan menggunakan tag judul dengan benar, seperti ini:

  1. Tag H1 adalah judul utama yang seharusnya hanya satu per halaman.
  2. Tag H2 digunakan untuk judul sekunder yang menunjukkan bagian utama dalam halaman.
  3. Tag H3-H6 digunakan untuk sub-bagian dalam bagian tersebut dan harus disarangkan secara tepat.

Misalnya, untuk halaman produk Bellroy:

  1. H1: Dompet Bellroy Slim
    • H2: Fitur Utama
      • H3: Desain Ultra Ramping
      • H3: Bahan Premium yang Bersumber Secara Berkelanjutan
      • H3: Perlindungan RFID
    • H2: Ulasan Pelanggan
      • H3: Tinjauan 1
      • H3: Tinjauan 2
      • H3: Tinjauan 3
    • H2: Cara Merawat Dompet
      • H3: Petunjuk Pembersihan
      • H3: Tip Perawatan

Struktur ini membantu pengguna dan mesin pencari memahami dan menavigasi halaman dengan lebih baik.

Optimasi Setiap Gambar

Optimasi Setiap Gambar
Optimasi Setiap Gambar

Penting untuk menggunakan foto atau video terbaik untuk produkmu agar halaman produk terlihat lebih berkualitas.

Ini tidak hanya dapat meningkatkan peringkat halaman ecommerce product, tetapi juga membuka peluang untuk menerima traffic melalui Image Google.

Beberapa produk, seperti dekorasi atau fashion, sering dicari melalui penelusuran gambar. Google menampilkan gambar produk langsung dari halaman produk dan juga menampilkan produk serupa secara visual.

Untuk memastikan produkmu berkinerja baik dalam penelusuran gambar, pertimbangkan tips berikut:

  1. Gunakan “alt text” dan nama file yang deskriptif untuk gambarmu. Ini membantu mesin telusur dan pengguna tunanetra memahami gambar dengan lebih baik.
  2. Gunakan tag di dalam HTML untuk semua gambar. Ini memastikan Google dapat mengindeks gambarmu dengan efektif.
  3. Host gambar di domainmu sendiri. Meskipun tidak wajib, ini memudahkan pelacakan kinerja gambarmu di Image Google. Pastikan CDN gambar yang kamu gunakan mendukung CNAME khusus untuk menghosting gambar di sub-domainmu sendiri.

Gunakan HTML Semantic

Gunakan HTML Semantic
Gunakan HTML Semantic

Menggunakan HTML semantic adalah cara terbaik untuk membuat kontenmu lebih mudah dipahami oleh mesin pencari.

Ini tidak hanya membantu SEO, tetapi juga meningkatkan pengalaman pengguna dengan menyediakan struktur yang jelas dan terorganisir.

Berikut adalah beberapa contoh cara mengoptimalkan halaman produk dengan HTML semantik:

  1. Gunakan daftar definisi (DL, DT, DD) atau tabel: Ini membantu menyajikan data spesifikasi produk dengan jelas. DL mewakili daftar itu sendiri, DT mewakili label atau istilah, dan DD mewakili definisi atau nilai. Kamu juga dapat menggunakan <div> untuk penataan gaya.
  2. Gunakan daftar tidak berurutan (UL) dan item daftar (LI): Ini membantumi membuat daftar berpoin-poin yang menyoroti fitur atau manfaat produkmu. Kamu juga dapat menggunakannya untuk membuat carousel produk.
  3. Manfaatkan elemen HTML semantic lainnya: Ada banyak elemen HTML semantic lainnya yang dapat digunakan, seperti <section> untuk mengelompokkan konten terkait, <article> untuk menentukan masing-masing bagian produk, atau <figure> dan <figcaption> untuk menampilkan gambar dan keterangan dengan jelas.

Dengan menggunakan HTML semantic, kamu dapat meningkatkan pemahaman mesin pencari tentang kontenmu dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Tambahkan Meta Description yang Unik dan Menarik

Tambahkan Meta Description yang Unik dan Menarik
Tambahkan Meta Description yang Unik dan Menarik

Meta description yang unik dan menarik sangat penting untuk meningkatkan SEO halaman ecommerce product.

Banyak seller sering kali menggunakan templat untuk meta description mereka karena jumlah produk yang banyak, namun hal ini dapat membuat deskripsi menjadi terlalu umum dan tidak menarik perhatian pengguna.

Misalnya, toko sepatu Schuh menggunakan meta description yang terlalu umum yang tidak memberikan gambaran yang jelas tentang produk yang dijual.

Meta description yang unik dan relevan dapat membantu mencocokkan niat pengguna dengan lebih baik, meningkatkan klik, dan memperbaiki peringkat halaman ecommerce productmu di dalam SERP.

Untungnya dengan bantuan ChatGPT, pembuatan meta description yang unik dan sesuai dengan praktik terbaik menjadi lebih mudah dan efisien.

Sandingkan Data yang Terstruktur dengan Merchant Center

Sandingkan Data yang Terstruktur dengan Merchant Center
Sandingkan Data yang Terstruktur dengan Merchant Center

Data terstruktur membantu meningkatkan penampilan halaman ecommerce product dalam daftar hasil pencarian yang sering kali menghasilkan peningkatan dalam CTR dan organic performance.

Ini mencakup detail, seperti nama produk, harga, dan stok yang membantu mesin pencari memahami konten halamanmu dengan lebih baik.

Data terstruktur yang dipasangkan dengan feed produk dari Merchant Center dapat memperkuat kelayakanmu untuk mendapatkan hasil dan pengalaman penelusuran yang lebih baik, serta memungkinkan listingan gratis di Google Shopping.

Sehingga pada akhirnya ini dapat meningkatkan visibilitas di berbagai produk Google, seperti:

  1. Hasil penelusuran standar dengan menampilkan snippet dengan informasi tambahan, seperti rating, ulasan, harga, dan ketersediaan.
  2. Merchant listing experiences di mana halaman tempat pembeli dapat membeli produk secara langsung, sehingga memenuhi syarat untuk informasi ini.
    • Popular products: Menampilkan produk secara visual yang dijual.
    • Shopping knowledge panel: Menampilkan informasi produk terperinci dengan daftar penjual.
    • Google Images: Menampilkan data harga dan ulasan bersama dengan gambar produk yang diindeks.
    • Google Lens: Menampilkan informasi produk yang diperkaya melalui pengenalan gambar.

Selain informasi standar, seperti harga dan ulasan, kamu juga perlu menambahkan detail produk, seperti pro dan kontra, informasi pengiriman, pengembalian, dan stok untuk meningkatkan pemahaman Google tentang konten.

Untuk menggunakan data terstruktur, disarankan menggunakan JSON-LD. Ini memungkinkan Google untuk dengan mudah memahami dan mengindeks informasi produkmu dengan benar. Berikut adalah beberapa contoh skema produk sederhana untuk dompet ramping Bellroy.

<script type="application/ld+json">
{  
"@context": "http://schema.org/",  
"@type": "Product",  
"sku": "bellroy-00001",  
"gtin14": "01234567890123",  
"name": "Bellroy Slim Wallet",  
"image": [    "https://cdn.optimaise.co.id/images/bellroy-slim-wallet-black.jpg"  ],  
"description": "A slim, minimalist wallet made from premium, sustainably-sourced leather.",
 "brand": {   
"@type": "Brand",    
"name": "Bellroy"  
},  
"offers": {    
"@type": "Offer",    "url": "https://www.yourwebsite.com/bellroy-slim-wallet",    "itemCondition": "http://schema.org/NewCondition",    "availability": "http://schema.org/InStock",
"price": 79.00,    
"priceCurrency": "USD",    
"priceValidUntil": "2024-12-31",    "shippingDetails": 
{      "@type": "OfferShippingDetails",      "shippingRate": {       
"@type": "MonetaryAmount",        
"value": 5.00,        
"currency": "USD"      
},
"shippingDestination": {        
"@type": "DefinedRegion",        
"addressCountry": "US"      
},
"deliveryTime": {        
"@type": "ShippingDeliveryTime",        "handlingTime": {          
"@type": "QuantitativeValue",          
"minValue": 1,          
"maxValue": 2,          
"unitCode": "DAY"        
},
"transitTime": {          
"@type": "QuantitativeValue",          
"minValue": 2,          
"maxValue": 7,          
"unitCode": "DAY"        
}      
}    
},
"hasMerchantReturnPolicy": {      
"@type": "MerchantReturnPolicy",      "applicableCountry": "CH",      "returnPolicyCategory": "https://schema.org/MerchantReturnFiniteReturnWindow",      
"merchantReturnDays": 60,      
"returnMethod": "https://schema.org/ReturnByMail",      "returnFees": "https://schema.org/FreeReturn"    }
},  
"review": {    
"@type": "Review",    
"reviewRating": {      
"@type": "Rating",      
"ratingValue": 4.5,      
"bestRating": 5    },    
"author": {      
"@type": "Person",      
"name": "Jane Doe"    
}  
},  "aggregateRating": {    
"@type": "AggregateRating",    
"ratingValue": 4.6,    
"reviewCount": 150  
}}</script>

Sertakan Ulasan Pelanggan

Ulasan pelanggan sangat berharga untuk membantu pengguna membuat keputusan pembelian dan juga dapat berdampak signifikan pada SEO halaman produk. Berikut adalah beberapa manfaat utama ulasan untuk SEO halaman ecommerce product:

  1. Ulasan pengguna menyediakan konten segar dan relevan yang bermanfaat bagi pengguna, yang merupakan jenis konten yang dihargai oleh Google.
  2. Halaman produk dengan ulasan positif cenderung memiliki CTR yang lebih tinggi dibandingkan halaman tanpa ulasan positif, terutama jika kamu menambahkan data terstruktur yang disebutkan sebelumnya.
  3. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ulasan dapat signifikan meningkatkan CVR. Sebagai contoh, sebuah studi oleh Spiegel Research Center menemukan bahwa menampilkan ulasan dapat meningkatkan CVR hingga 270%. Studi lain oleh Bazaarvoice menemukan bahwa produk dengan 25 ulasan menerima 108% lebih banyak traffic dibandingkan produk tanpa ulasan.
  4. Ulasan menunjukkan bahwa kamu menghargai pendapat pengguna dan transparan mengenai kualitas dan kinerja produkmu. Hal ini dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan pembelian berulang yang secara tidak langsung dapat berdampak pada SEO.

Mengumpulkan ulasan adalah langkah yang penting untuk dilakukan. Berikut beberapa tips tambahan yang perlu kamu pertimbangkan untuk memastikan ulasan berdampak positif pada SEO.

Gunakan Tautan <a href>

Saat membuat penomoran halaman untuk ulasan, pastikan menggunakan tautan <a href> standar. Ini membantu mesin pencari menemukan dan meng-crawl setiap halaman ulasan dengan lebih efisien.

<nav>
  <ul class="pagination">
    <li><a href="/product-page">1</a></li>
    <li><a href="/product-page?page=2">2</a></li>
    <li><a href="/product-page?page=3">3</a></li>
    <li><a href="/product-page?page=4">4</a></li>
    <li><a href="/product-page?page=5">5</a></li>
    <!-- etc. -->
  </ul>
</nav>

Gunakan Self-referencing Canonicals

Setiap halaman yang diberi nomor harus memiliki referensi kanonikal yang merujuk pada halaman itu sendiri.

Ini membantu mesin pencari memahami bahwa setiap halaman dengan nomor berbeda harus diperlakukan sebagai halaman yang unik. Dengan demikian, cara ini dapat membantu mencegah masalah duplikat konten.

<!-- On /product-page?page=2 -->
<link rel="canonical" href="https://example.com/product-page?page=2" />

<!-- On /product-page/reviews?page=3 -->
<link rel="canonical" href="https://example.com/product-page?page=3" />

<!-- etc. →

Siapkan XML Sitemap

Sitemap XML adalah alat penting untuk meningkatkan crawling dan indexing konten situs web, terutama untuk toko e-commerce besar.

Salah satu fitur yang disarankan untuk diterapkan pada XML sitemap adalah atribut <lastmod>, terutama jika situs webmu memiliki banyak produk. Penambahan atribut <lastmod> memungkinkan Google untuk mendeteksi perubahan pada produkmu dengan lebih efisien.

Ini membantu menghemat anggaran perayapan, terutama untuk situs webmu yang memiliki banyak perubahan produk. Dengan menggunakan atribut <lastmod>, situs webmu dapat memberitahu Google tentang pembaruan konten yang terjadi.

Meskipun atribut <changefreq> dan <priority> juga tersedia dalam XML sitemap, tidak disarankan untuk menyertakannya. Google dan Bing tidak menggunakan keduanya, sehingga aman untuk dihapus.

Baca juga: 6 Langkah Mudah Membuat XML Sitemap Menggunakan Yoast SEO

Dengan fokus pada penggunaan atribut <lastmod>, kamu dapat meningkatkan efisiensi perayapan dan pengindeksan situs webmu tanpa membuang-buang waktu dan sumber daya pada atribut yang tidak diperlukan.

Update Stok Produk

Dalam bisnis online, penting untuk mengelola produk yang dihentikan atau stoknya habis dengan baik karena hal ini dapat memengaruhi pengalaman pengguna dan optimasi SEO.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengelola produk yang dihentikan atau stoknya habis:

  1. Pahami nilai halaman yang dihentikan
    • Halaman-halaman ini, terutama yang memiliki traffic tinggi atau link masuk, sehingga dapat memberikan dampak SEO yang signifikan. Karena itu, arahkan halaman-halaman ini ke produk atau kategori yang relevan.
  2. Tangani produk yang stoknya habis untuk sementara
    • Pertahankan halaman produk aktif jika kamu berencana untuk mengisi stoknya kembali. Beri label “stok habis” untuk memberi tahu pengguna dan tawarkan pemberitahuan saat stok tersedia kembali. Sarankan juga produk alternatif yang sesuai dengan kebutuhan pembelian pengguna.
  3. Kelola produk yang dihentikan secara permanen
    • Pertahankan halaman produk jika masih memiliki permintaan pencarian yang tinggi, namun berikan alternatif atau komunikasi yang jelas kepada pengguna mengenai status produk.
    • Jika permintaan rendah, arahkan pengguna ke produk terkait yang baru atau kategori yang relevan. Jika perlu, gunakan kembali URL tanpa mengalihkan jika produknya sama dengan sebelumnya namun dengan sedikit perubahan.
    • Gunakan Status HTTP 410 untuk produk yang tidak akan kembali dan tidak memiliki nilai SEO yang signifikan, agar mesin pencari menghapus indeks halaman tersebut.

Selektif dalam Menautkan dan Mengindeks

Dalam industri dengan varian produk yang rumit, seperti penjual berlian, tidak setiap halaman produk memiliki kepentingan yang sama dalam SEO.

Sebagai contoh, berlian dapat memiliki berbagai varian berdasarkan potongan, kejernihan, karat, warna, dan ciri pembeda lainnya, yang menghasilkan banyak halaman produk individual. Masalah SEO dapat muncul karena:

  1. Kualitas konten yang mirip antar varian produk, yang dapat merugikan SEO.
  2. Indexing berlebihan oleh mesin pencari pada halaman produk dengan perbedaan yang kecil, sehingga dapat merusak SEO situs webmu.
  3. Pengalaman pengguna lebih memilih menelusuri kategori atau filter untuk mempersempit pilihan mereka daripada mencari varian produk tertentu.

Ini solusi yang lebih disarankan:

  1. Fokus pada halaman kategori daripada halaman produk individual untuk meningkatkan kualitas konten dan menarik traffic yang lebih efektif.
  2. Gunakan noindex secara strategis untuk halaman produk yang tidak perlu ditemukan oleh mesin pencari.
  3. Hindari penggunaan tautan <a href> ke produk dan gunakan JS untuk memuatnya. Ini membantu menghindari perayapan berlebihan pada halaman yang ditandai dengan noindex.

Pendekatan ini efektif untuk situasi tertentu, namun diperlukan struktur halaman kategori yang terorganisir dengan baik untuk memaksimalkan manfaatnya.

Memahami SEO untuk halaman ecommerce product bisa terasa rumit, tetapi dengan panduan ini, kamu bisa mengelolanya dengan lebih mudah.

Ingatlah bahwa yang penting bukan hanya tentang peringkat di mesin pencari, tetapi juga memberikan nilai kepada pengunjung situs webmu. Saat kamu melakukan optimasi, selalu pertimbangkan pengalaman pengguna, maka kesuksesan akan mengikuti.

Kalau saat ini kamu tengah mencari bantuan lebih lanjut dalam mengoptimalkan SEO situs webmu, Optimaise adalah salah satu penyedia jasa SEO pilihan yang tepat. Dengan pengalaman dan keahlian di dalam bidang SEO, Optimaise dapat membantumu mencapai tujuan SEO bisnismu dengan lebih efektif.

Baca Juga

Optimaise