TipsEdukasi

Cara Menjadi Dropshipper Pemula dalam 7 Langkah Mudah

Tiara Motik

Cara Menjadi Dropshipper Pemula dalam 7 Langkah Mudah

Memulai bisnis sebagai dropshipper bukanlah perkara mudah. Bagi pemula, sering kali keinginan untuk menjadi seorang dropshipper datang dengan rasa ragu. Entah karena takut tidak laku, takut kalah populer, ataupun merasa bingung untuk memulainya.

Memahami cara menjadi dropshipper sebenarnya sama saja seperti memulai bisnis lainnya, memang tidak selalu sederhana. Tetapi, ini bisa jadi langkah pertama yang bagus dalam dunia kewirausahaan.

Kamu bisa menjual produk kepada pelanggan tanpa harus menyimpan stok barang. Tidak perlu membayar produk di muka, dan jika kamu serius mengembangkan usaha baru, kamu dapat membangun sumber pendapatan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Kalau saat ini kamu tengah mempertimbangkan peluang untuk memulai bisnis dropshipper, pertimbangkan untuk menempuh beberapa langkah dan cara menjadi dropshipper pemula dalam panduan lengkap berikut ini.

Apa itu Dropshipper?

Apa itu Dropshipper?
Apa itu Dropshipper?

Dropshipper adalah seseorang yang menjalankan sistem bisnis di mana ia bisa menjual produk tanpa harus menyimpan stok barang. Ini berjalan dengan cara yang sederhana, yakni pelanggan melakukan pesanan, lalu perusahaan memberi tahu produsen atau distributor untuk mengirim produk langsung ke konsumen atas nama mereka.

Dropshipping memungkinkan kamu menjual produk tanpa menyimpan stok, dengan urutan konsumen membayar dropshipper, dropshipper membayar produsen atau distributor, dan produk dikirimkan langsung dari produsen atau distributor ke konsumen.

Dengan cara ini, dropshipping menjadi opsi hemat biaya bagi pemilik bisnis baru dengan menghindari kendala persediaan yang mungkin sulit terjual.

Namun, perlu diingat bahwa dropshipping sama seperti bisnis pada umumnya, dropshipping juga memerlukan komitmen yang besar dan pandangan jangka panjang. Jangan berharap mendapatkan penghasilan 6 digit dalam 6 minggu kerja paruh waktu, mindset itu mungkin akan mengecewakanmu.

Apa Keuntungan Menjadi Dropshipper?

Setelah mengetahui apa itu dropshipper, bisa disimpulkan untuk menjadi seorang dropshipper membawa sejumlah keuntungan yang menarik. Ini adalah peluang menarik untuk kamu yang mencari jalur wirausaha yang inovatif dan efisien.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika menjadi seorang dropshipper:

  1. Kamu tidak perlu menyimpan stok produk sehingga kamu dapat memulai bisnis tanpa modal awal yang besar.
  2. Model bisnis ini membebaskan kamu dari risiko stok produk yang tidak terjual.
  3. Memungkinkan kamu menjalankan bisnis paruh waktu atau penuh waktu sesuai kebutuhan.
  4. Dengan adanya skema pembayaran setelah customer membayar, keuangan kamu dapat lebih terkelola.
  5. Dengan fokus pada pemasaran dan penjualan, kamu dapat meningkatkan keterampilan bisnis tanpa terbebani oleh logistik dan manajemen inventaris.

Selain keuntungan yang disebutkan sebelumnya, menjadi dropshipper juga membuka pintu untuk menguji pasar dengan risiko yang lebih rendah. Kamu dapat mengeksplorasi berbagai produk tanpa harus mengeluarkan banyak modal di awal.

Cara Menjadi Dropshipper Buat Pemula

Cara Menjadi Dropshipper Buat Pemula
Cara Menjadi Dropshipper Buat Pemula

Setelah berhasil mengumpulkan niat dan tekad, menentukan langkah awal untuk memulai menjadi dropshipper mungkin terasa membingungkan. Proses ini memang memerlukan perencanaan yang matang dan pemahaman yang baik tentang pasar.

Belajar dari pengalaman orang lain dapat memberikan wawasan berharga yang mempercepat proses pembelajaranmu. Namun, sebelum belajar melalui pengalaman orang lain, ada baiknya kamu mengetahui cara menjadi dropshipper pemula melalui ulasan berikut ini.

Tentukan Niche dan Produk yang Ingin Dijual

Tentukan Niche dan Produk yang Ingin Dijual
Tentukan Niche dan Produk yang Ingin Dijual

Cara menjadi dropshipper pemula yang pertama adalah dengan menentukan niche dan produk yang ingin dijual. Bisa dibilang cara atau langkah ini merupakan fondasi penting untuk memulai bisnis dropshipping.

Memahami pasar target membantu kamu memilih pemasok yang tepat dan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Kamu bisa memulainya dengan mengidentifikasi minat pribadi atau pengetahuan yang kamu miliki, karena ini dapat membantu kamu lebih bersemangat dan terlibat dalam bisnis.

Baca juga: 7 Inspirasi Kerja Online dari Rumah Tanpa Modal

Lakukan riset pasar untuk menilai permintaan dan persaingan di niche tersebut. Pilih produk dengan potensi pasar yang tinggi, tetapi tetap sesuai dengan minat dan nilai pelangganmu.

Seiring dengan itu, lakukan riset secara menyeluruh untuk mengidentifikasi pesaing dan tren pasar sehingga kamu dapat memposisikan diri secara unik. Contoh toko dropship khusus melibatkan penyesuaian produk dengan minat khusus pelanggannya.

Misalnya, toko yang menawarkan berbagai produk ramah lingkungan, seperti sedotan stainless steel, tas belanja reusable, dan barang-barang lainnya yang mendukung pasar pelanggan dengan gaya hidup berkelanjutan.

Untuk menguji niche bisnis dropshipping, kamu bisa menggunakan alat seperti Google Trends. Alat ini membantumu melihat tren popularitas produk dan apakah produk tersebut sedang naik daun atau tidak. Perlu diingat tetaplah fleksibel dan siap untuk beradaptasi dengan perubahan pasar.

Baca juga: 8 Aplikasi Pembuat Logo Gratis Terbaik untuk Pemula

Bangun Konsep dan Struktur Bisnis

Bangun Konsep dan Struktur Bisnis
Bangun Konsep dan Struktur Bisnis

Konsep bisnis merupakan gambaran tentang apa yang kamu jual dan kepada siapa. Dalam dropshipping, penting untuk mulai dengan jumlah produk terbatas yang ditujukan untuk demografi tertentu.

Sebagai contoh, kamu bisa memiliki konsep bisnis berfokus pada penjualan kaos bergambar kepada pemain skateboard dengan desain yang menarik bagi mereka dan sesuai dengan gaya mereka.

Konsep bisnis ini menjadi dasar selanjutnya sebagai cara menjadi dropshipper untuk produk yang kamu jual, desain situs web, dan strategi pemasaran. Meskipun kamu dapat mengubah arah jika diperlukan, tapi penting untuk menyusun konsep yang solid dari awal.

Jika kamu serius dengan bisnis dropshipping, mendirikan badan usaha yang sah disarankan. Ada beberapa struktur bisnis umum, seperti kepemilikan tunggal atau Perseroan Terbatas. Pemilihan struktur ini dapat mempengaruhi perlindungan tanggung jawab dan kewajiban pajak, sehingga konsultasi dengan seorang pengacara sangat disarankan.

Pilih Supplier Terpercaya

Pilih Supplier Terpercaya
Pilih Supplier Terpercaya

Sebelum membangun toko online, penting untuk melakukan riset produk dengan cermat sebagai langkah dan cara menjadi dropshipper selanjutnya. Cari distributor atau supplier yang menjual produk sejenis untuk mendapatkan informasi tentang harga grosir terbaik.

Beberapa pasar populer dan terpercaya untuk mencari pemasok atau supplier dropshipping termasuk AliExpress, SaleHoo, DSers, Worldwide Brands, Doba, Megagoods, dan Wholesale Central.

Penting untuk memilih supplier dropshipping yang dapat diandalkan. DSers, misalnya, sebuah platform yang dapat membantumu menemukan pemasok dengan mudah.

Aplikasi ini mengelola penerusan pesanan ke supplier, menghilangkan kekhawatiran tentang pengemasan, pengiriman, dan manajemen inventaris. DSers bekerja dengan AliExpress, memudahkan kamu untuk menemukan dan menambahkan produk ke toko online.

lKetika memilih produk dan supplier, pertimbangkan keberlanjutan dan keuntungan yang masuk akal dari produk tersebut dengan mempertimbangkan biaya pengiriman dan transaksi. Sebagian besar dropshipper mematok target margin keuntungan antara 15% hingga 20%, serta pastikan produk tersebut tampil menarik di toko online milikmu.

Siapkan Toko Online

Siapkan Toko Online
Siapkan Toko Online

Untuk menjual produk dropshipping, kamu perlu membuat toko e-commerce berupa situs web yang memudahkan tampilan dan pembelian produk. Membangun toko online sebagai salah satu cara menjadi dropshipper bisa terasa sangat sulit dan kompleks, terutama bagi pemula karena melibatkan beberapa elemen.

Berikut beberapa hal yang diperlukan untuk membangun situs webmu:

  1. Sistem Manajemen Konten (CMS), misalnya dengan menggunakan WordPress, Shopify, atau Squarespace untuk mengelola dan mempublikasikan konten situsmu.
  2. Nama domain atau alamat unik situs web milikmu di internet.
  3. Hosting web diperlukan jika kamu menggunakan CMS seperti WordPress untuk menyimpan data dan membuat situs agar dapat diakses secara online.
  4. Menghubungkan tokomu dengan supplier dropshipping untuk mengotomatiskan proses pesanan dan pengiriman.
  5. Fasilitas untuk menerima pembayaran secara online.

Toko e-commerce yang efektif mengotomatiskan proses penjualan, terutama pengiriman pesanan ke pemasok. Ini mencegah kesalahan dan memudahkan manajemen harian.

Shopify sering dipilih sebagai platform utama untuk bisnis dropshipping, tetapi ada banyak opsi lain yang juga patut dipertimbangkan. Selain itu, kamu bisa mempertimbangkan untuk menjual produk di platform lain, seperti Etsy, Amazon, Shopee, Tokopedia, atau media sosial (Facebook dan Instagram).

Baca juga: Promosi Produk yang Menggunakan Website Disebut Apa? Inilah 2 Pilihannya!

Bangun Brand

Bangun Brand
Bangun Brand

Sebagai dropshipper pemula, membangun brand adalah sebuah cara menjadi dropshipper yang berfokus untuk membedakan bisnismu di pasar yang penuh persaingan. Pertama, identifikasi nilai inti dan tujuan bisnismu.

Apa yang ingin kamu sampaikan kepada pelanggan? Apakah kamu fokus pada kualitas produk, layanan pelanggan yang unggul, atau nilai tambah lainnya? Pengenalan ini membentuk dasar untuk menciptakan identitas merek yang kuat.

Kedua, desain logo dan elemen visual yang konsisten dengan identitas brand. Logo yang mencolok, unik, dan desain yang konsisten di seluruh platform memberikan kesan yang kuat dan mudah diingat. Pastikan elemen visual tersebut juga mencerminkan nilai dan karakteristik bisnismu.

Langkah selanjutnya adalah berfokus pada pengalaman pelanggan. Dari situs web hingga kemasan produk, pastikan semua interaksi dengan pelanggan mencerminkan nilai dan identitas merekmu. Tanggapan positif dari pelanggan tidak hanya menciptakan kepuasan pelanggan tetapi juga membangun reputasi brand yang kuat.

Manfaatkan Digital Marketing

Manfaatkan Digital Marketing
Manfaatkan Digital Marketing

Cara menjadi dropshipper yang tak kalah penting selanjutnya adalah dengan memanfaatkan digital marketing. Bukan tanpa alasan, dengan memanfaatkan digital marketing secara efektif, kamu dapat meningkatkan visibilitas dan menjangkau pelanggan potensial dengan lebih efisien sebagai dropshipper pemula.

Strategi yang terukur dan berfokus pada kebutuhan pelanggan dapat membantu membangun hubungan yang kuat dan meningkatkan kesadaran merek di pasar online. Kamu bisa menempuh cara ini dengan memanfaatkan media sosial dan optimasi SEO.

Pilih platform media sosial yang sesuai dengan karakteristik target pasarmu. Konsistenlah dalam posting konten berkualitas yang mencerminkan brand. Gunakan fitur-fitur, seperti iklan dan kampanye melalui kontes untuk meningkatkan interaksi.

Optimalkan situs webmu dengan praktik SEO. Pastikan konten di situsmu tidak hanya menarik tetapi juga mengandung keyword yang relevan. Blog atau artikel informatif mengenai produk atau industri dapat meningkatkan otoritas situsmu di mata mesin pencari, membantu potensial pelanggan menemukan bisnismu secara organik.

Lakukan Analisis dan Optimalkan

Lakukan Analisis dan Optimalkan
Lakukan Analisis dan Optimalkan

Sebagai dropshipper pemula, langkah kritis yang perlu diambil adalah melakukan analisis menyeluruh terhadap kinerja bisnismu. Tinjau metrik penting, seperti tingkat konversi, jumlah pengunjung, dan tingkat retensi pelanggan.

Identifikasi tren dan pola yang muncul dari data tersebut. Pahami produk mana yang paling diminati pelanggan dan identifikasi potensi area perbaikan.

Setelah melakukan analisis, lakukan optimasi terhadap situs webmu. Pastikan tata letak intuitif dan ramah pengguna. Optimalkam halaman produk dengan deskripsi yang menarik dan gambar berkualitas tinggi.

Pastikan proses checkout lancar dan cepat. Integrasi metode pembayaran yang beragam juga dapat meningkatkan kenyamanan pelangganmu, lho.

Aktif mendengarkan umpan balik pelanggan dan meresponsnya dengan cepat juga menjadi langkah yang tak kalah penting. Gunakan umpan balik tersebut untuk menyesuaikan strategi, mulai dari perbaikan situs web hingga peningkatan layanan pelanggan.

Dalam perjalanan menjadi dropshipper pemula, pemahaman mendalam terhadap beberapa langkah dan cara menjadi dropshipper yang telah dijelaskan ini bisa menjadi dasar kesuksesanmu.

Untuk melangkah lebih jauh, Optimaise menawarkan jasa manajemen media sosial yang dapat membantu meningkatkan visibilitas dan interaksi bisnismu secara online. Segera kunjungi laman jasa sosmed management untuk mengetahui informasi lebih lanjut!

Baca Juga

Optimaise