Digital MarketingSEO

Cara Menemukan dan Menggunakan Secondary Keywords Melalui 2 Langkah Praktis

Tiara Motik

Cara Menemukan dan Menggunakan Secondary Keywords Melalui 2 Langkah Praktis

Salah satu hal yang harus diingat saat membangun situs web adalah bagaimana kamu akan menggunakan keyword untuk menarik pengunjung.

Meskipun kita sering berbicara tentang keyword taeget, tapi membicarakan secondary keywords dan bagaimana mereka berfungsi juga penting. Secondary keywords, jika digunakan dengan benar, dapat membantu kamu untuk menyalip pesaing dan meningkatkan trafikmu.

Kalau kamu sudah tahu keyword target utama yang ingin kamu gunakan, kamu mungkin tidak menyadari nilai dari secondary keyword. Simak penjelasan mengapa secondary keywords diperlukan, bagaimana menemukannya, dan bagaimana menggunakannya berikut ini, yuk!

Definisi Seconday Keywords

Definisi Seconday Keywords
Definisi Seconday Keywords

Secondary keywords adalah kata kunci atau keyword yang sangat terkait dengan keyword target atau keyword utama, yang digunakan agar mesin pencari lebih memahami isi halaman. Sering kali, keyword ini adalah sinonim atau versi panjang dari keyword utama.

Contohnya, halaman yang menargetkan keyword “belajar memasak” dapat mencakup keyword pendukung seperti:

  1. “tips belajar memasak”
  2. “cara cepat belajar memasak”
  3. “panduan belajar memasak untuk pemula”

Dengan cara ini, halaman tersebut akan lebih relevan bagi pengguna yang tengah mencari informasi tentang cara memulai memasak dan juga dapat meningkatkan visibilitas di mesin pencari.

Baca juga: Cara Melakukan Analisis Keyword Gap dalam 7 Langkah yang Strategis

Contoh dari Secondary Keywords

Contoh dari Secondary Keywords
Contoh dari Secondary Keywords

Sebagai kueri penelusuran yang lebih relevan, kontenmu akan mendapat peringkat yang lebih baik dengan bantuan secondary keyword. Kamu tidak membutuhkan pembuatan halaman tambahan.

Keyword ini juga memiliki potensi untuk meningkatkan jumlah trafik organik yang masuk ke situs webmu, sehingga meningkatkan jumlah konversi dan meningkatkan pendapatan bisnismu.

Ini terkait dengan pencarian semantik (semantic search), yang digunakan oleh Google dan mesin pencari lainnya untuk mengubah pertanyaan yang diketik pengguna di kotak pencarian menjadi pertanyaan yang dapat dipahami dan disesuaikan.

Misalnya, seseorang yang mencari latihan kebugaran di rumah mungkin menggunakan salah satu kueri penelusuran (search query) berikut:

  1. “latihan kebugaran di rumah tanpa alat”
  2. “olahraga ringan di rumah untuk wanita”
  3. “rutinitas olahraga di rumah untuk pemula”

Google akan menampilkan hasil pencarian yang sebanding untuk semua kueri ini karena mereka menyadari bahwa pencari yang berbeda memiliki tujuan yang sama.

Kamu dapat meningkatkan visibilitasmu untuk jenis permintaan pencarian lain dengan menyertakan secondary keyword atau variasinya.

Perbedaan Secondary Keyword dan Lainnya

Perbedaan Secondary Keyword dan Lainnya
Perbedaan Secondary Keyword dan Lainnya

Berbeda dengan short-tail keywords yang biasanya menunjukkan topik yang luas dengan banyak pencarian, long-tail keyword adalah keyword yang lebih spesifik dan biasanya memiliki volume pencarian yang lebih rendah.

Pengguna yang mengetikkan istilah pencarian ini kemungkinan besar akan bertindak karena kata long-tail keyword yang lebih spesifik, seperti mengisi formulir atau membeli sesuatu.

Contohnya, kata-kata seperti “cara membuat kue tanpa oven” adalah contoh long-tail keyword. Dalam hal ini, secondary keywords akan menjadi istilah yang lebih khusus, seperti “resep kue cokelat tanpa oven.”

Cara Menemukan Secondary Keywords

Cara Menemukan Secondary Keywords
Cara Menemukan Secondary Keywords

Mulailah dengan menggunakan alat SEO seperti Semrush untuk menemukan secondary keyword ini. Alat ini akan mengumpulkan daftar keyword terkait yang sering dicari oleh pengguna.

Dengan menambahkan secondary keyword yang relevan ke dalam kontenmu, kamu dapat memperluas cakupan pencarian dan meningkatkan peluangmu untuk muncul di hasil pencarian yang lebih luas.

Mari simak beberapa cara untuk menemukan secondary keywords yang tepat untuk halaman webmu ini.

Periksa Hasil Pencarian Peringkat Teratas

Periksa Hasil Pencarian Peringkat Teratas
Periksa Hasil Pencarian Peringkat Teratas

Mulailah dengan memeriksa halaman yang memiliki peringkat tertinggi untuk keyword yang ingin kamu targetkan. Ini berarti kamu harus melihat artikel atau situs web yang berada di halaman pertama hasil pencarian untuk keyword utama yang ingin kamu targetkan.

Periksa konten mereka untuk menentukan secondary keywords yang digunakan. Istilah atau frasa yang terkait dan memiliki peringkat yang baik di mesin pencari dikenal sebagai secondary keywords.

Berikut cara melakukannya dengan menggunakan alat Organic Research Semrush:

  1. Salin dan tempel URL halaman pesaing yang ingin kamu analisis ke dalam alat tersebut.
  2. Klik tombol “Search” untuk memulai analisis.
  3. Setelah alat menghasilkan laporan, buka tab “Position“.
  4. Gulir ke bagian “Organic Search Positions“.
    • Di sini, kamu akan melihat semua keyword yang digunakan oleh halaman tersebut dan peringkat mereka di mesin pencari, termasuk informasi tentang volume pencarian (search volume) dan tingkat kesulitan (KD) untuk setiap keyword.
  5. Untuk mempersempit hasil, seperti search volume, tingkat kesulitan keyword (KD), dan intent, gunakan filter drop-down di bagian atas.
  6. Untuk memilih keyword tertentu, klik kotak centang di sebelah keyword yang kamu inginkan. Kemudian, tambahkan keyword tersebut ke daftarmu dengan meng-klik tombol “+ Add to list”.
  7. Kamu juga bisa mengekspor keyword ke file CSV atau Excel dengan meng-klik tombol “Export.”

Jelajahi Keyword Baru

Jelajahi Keyword Baru
Jelajahi Keyword Baru

Keyword Magic Tool Semrush juga dapat membantu kamu untuk menemukan ide keyword berdasarkan keyword utamamu. Berikut caranya:

  1. Masukkan keyword utama dan domainmu, lalu klik “Search.”
  2. Alat ini akan menampilkan banyak ide keyword yang relevan dengan keyword utamamu.
  3. Kamu bisa memfilter hasil berdasarkan volume pencarian (search volume), tingkat kesulitan keyword (KD), maksud pencarian (intent), dan lainnya.
  4. Pilih keyword yang ingin kamu gunakan dari hasil tersebut. Tambahkan ke daftar keyword di Semrush dengan meng-klik “+ Add to list“.
  5. Jika ingin mengekspor keyword ke file CSV atau XLSX, klik ikon export.

Baca juga: 10 Langkah Menyusun Keyword Strategy untuk Meningkatkan Trafik dan Konversi

Cara Menggunakan Secondary Keywords

Cara Menggunakan Secondary Keywords
Cara Menggunakan Secondary Keywords

Setelah kamu menemukan secondary keyword melalui riset keyword, langkah selanjutnya adalah memasukkannya ke dalam kontenmu, baik itu konten baru atau yang sudah ada.

Caranya adalah dengan memasukkan masing-masing secondary keywords setidaknya satu kali dalam teks atau artikelmu. Secondary keywords ini adalah variasi atau sinonim dari keywords utama yang kamu targetkan.

Ini membantu memperluas cakupan topik yang kamu cover di dalam kontenmu, sehingga bisa lebih relevan dengan berbagai variasi pencarian yang dilakukan oleh pengguna.

Mengedit beberapa contoh keyword utamamu untuk mencakup secondary keywords seharusnya cukup mudah dilakukan. Misalkan kamu memiliki kalimat “Temukan cara terbaik untuk mengatur keuangan pribadimu” dan kamu ingin mengoptimalkannya dengan secondary keyword.

Berikut adalah contoh penerapan secondary keyword di beberapa bagian konten:

  1. Sub-judul: “Cara mengatur keuangan pribadi dengan baik”.
  2. Teks alternatif gambar (HTML alt text): deskripsi gambar tentang “grafik pengeluaran bulanan untuk keuangan pribadi”
  3. Meta description: “Temukan cara efektif untuk mengatur keuangan pribadi Anda dengan strategi yang dapat Anda terapkan sekarang.”

Ini adalah tips untuk mempertimbangkan pembaca ketika mengoptimalkan keyword di dalam kontenmu:

  1. Pahami bahwa search query adalah bagian dari perjalanan pengguna yang lebih besar. Pertimbangkan keyword yang kamu targetkan dan bagaimana topik tersebut relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca.
  2. Jangan terlalu berlebihan dalam penggunaan keyword, baik itu keyword utama maupun sekunder. Pastikan penggunaannya terasa alami dan tidak dipaksakan.
  3. Pastikan penggunaan secondary keywords masuk akal di dalam konteks kalimat atau paragraf. Misalnya, pertimbangkan apakah ada sinonim yang lebih cocok atau apakah kamu perlu menjelaskan bahwa istilah yang digunakan memiliki variasi nama lain.
  4. Meskipun penting untuk memasukkan secondary keywords, pastikan keyword utamamu tetap mendapatkan penekanan yang sesuai, seperti di dalam title tag, sub-judul, dan penempatan keyword yang sering muncul di konten.

Penggunaan secondary keywords dengan bijak adalah kunci untuk meningkatkan visibilitas kontenmu tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.

Sebagai penyedia jasa SEO yang berpengalaman, Optimaise menawarkan solusi yang tepat untuk meningkatkan visibilitas situs webmu dan memaksimalkan potensi online bisnismu. Jangan ragu untuk menghubungi Optimaise untuk konsultasi lebih lanjut dan mendapatkan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan SEO bisnismu!

Baca Juga

Optimaise