Digital MarketingSEO

Cara Melakukan Analisis Keyword Gap dalam 7 Langkah yang Strategis

Tiara Motik

Cara Melakukan Analisis Keyword Gap dalam 7 Langkah yang Strategis

Sebagai pemilik usaha kecil atau brand manager, kamu mungkin merasa kesulitan menarik pengunjung yang tepat ke situs webmu. Meskipun kamu telah berusaha keras, tapi strategi kontenmu mungkin belum mampu menarik audiens targetmu.

Memahami apa yang sebenarnya dicari oleh calon pelangganmu adalah bagian penting dari strategi SEO yang sering terlewatkan, yang menyebabkan masalah ini muncul.

Karena alasan inilah, analisis keyword gap menjadi sangat penting. Teknik ini tidak hanya membantu kamu menemukan keyword yang digunakan pesaingmu, tetapi juga membantu kamu untuk menemukan kesempatan berharga yang belum kamu manfaatkan.

Panduan ini akan mengajarkan kamu cara melakukan analisis keyword gap dan mengisi gap di dalam strategi kontenmu.

Apa itu Keyword Gap?

Apa itu Keyword Gap?
Apa itu Keyword Gap?

Analisis keyword gap berarti membandingkan peringkat keyword situs webmu dengan pesaingmu dan menemukan keyword yang relevan yang di mana mereka ranking sementara kamu tidak.

Selain itu, prosedur ini juga membantu kamu untuk menemukan keyword yang lebih efektif daripada milikmu. Karena itu, sangat penting untuk membangun strategi SEO yang komprehensif karena analisis keyword gap membantu kamu untuk menemukan peluang yang mungkin terlewatkan dan menciptakan konten baru.

Untuk mempermudah, kamu dapat menggunakan alat Keyword Gap dari Semrush untuk menemukan keyword yang telah diberikan peringkat tinggi oleh banyak pesaingmu tetapi kamu tidak gunakan.

Baca juga: 10 Langkah Menyusun Keyword Strategy untuk Meningkatkan Trafik dan Konversi

Perbedaan antara Keyword Gap dan Content Gap

Perbedaan antara Keyword Gap dan Content Gap
Perbedaan antara Keyword Gap dan Content Gap

Ada beberapa langkah yang sama dalam analisis keyword gap dan content gap, tetapi ada perbedaan utama di antara keduanya. Analisis keyword gap berkonsentrasi pada menemukan keyword yang relevan, sedangkan analisis content gap lebih berfokus pada topik yang harus dibahas di dalam kontenmu.

Analisis content gap juga sering memperhitungkan seluruh perjalanan pelanggan, ini membantu kamu menemukan dan mengisi kekosongan dalam konten yang mungkin belum kamu buat berdasarkan apa yang dicari oleh audiensmu.

Bayangkan jika kamu saat ini memiliki sebuah toko baju online, kamu dapat menemukan bahwa pesaingmu mendapatkan trafik dari keyword yang belum kamu manfaatkan setelah melakukan analisis keyword gap. Keyword yang ia mungkin digunakan termasuk:

  1. “toko pakaian online murah”
  2. “beli baju trendi online”
  3. “pakaian musim panas terbaru”

Setelah itu, kamu melakukan analisis content gap dan menemukan bahwa kamu belum membahas beberapa topik penting yang dapat menarik perhatian pelanggan di berbagai tahap perjalanan mereka. Misalnya, kamu mungkin tidak memiliki konten yang berkaitan dengan:

  1. “Panduan memilih pakaian untuk musim panas”
  2. “Tips mix and match pakaian untuk tampilan stylish”
  3. “Cara merawat pakaian agar tetap bersih”

Alasan Penting untuk Melakukan Analisis Keyword Gap

Alasan Penting untuk Melakukan Analisis Keyword Gap
Alasan Penting untuk Melakukan Analisis Keyword Gap

Kamu dapat meningkatkan peringkat pencarian dan trafik organik ke situs webmu dengan melakukan analisis keyword gap dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh darinya.

Cara ini penting untuk tetap kompetitif di pasarmu, jika tidak, calon pelangganmu akan lebih cenderung menemukan pesaingmu daripada kamu.

Selain itu, analisis keyword gap juga dapat bermanfaat untuk kampanye PPC untuk menemukan keyword pesaing yang peringkatnya lebih tinggi daripada kamu.

Terutama jika kamu menyadari bahwa banyak dari keyword tersebut memiliki makna komersial atau transaksional. Ini menunjukkan bahwa pengguna ingin melakukan penelitian akhir sebelum membeli sesuatu atau sebelum mereka siap untuk melakukan tindakan seperti pembelian.

Analisis keyword gap yang efektif juga akan membantu kamu menyusun rencana kontenmu.

Langkah-langkah untuk Melakukan Analisis Keyword Gap

Langkah-langkah untuk Melakukan Analisis Keyword Gap
Langkah-langkah untuk Melakukan Analisis Keyword Gap

Dari penjelasan sebelumnya, dapat diketahui jika analisis keyword gap bisa banyak membantu strategimu dengan menemukan dan memanfaatkan peluang yang hilang. Untuk menemukan peluang peringkat baru, lakukan analisis keyword gap seperti berikut ini.

Tentukan Pesaing Bisnis

Tentukan Pesaing Bisnis
Tentukan Pesaing Bisnis

Untuk memastikan bahwa kamu akan mendapatkan hasil yang relevan dengan bisnismu, kamu perlu memilih pesaing yang tepat untuk analisis ini.

Jika kamu menargetkan keyword berdasarkan perusahaan yang tidak berada di dalam niche pasar spesifikmu, kamu mungkin tidak melihat peningkatan trafik organik, dan jika kamu melihatnya, peningkatan tersebut kemungkinan besar tidak akan menghasilkan tindakan komersial dari pengunjung.

Bagaimana cara terbaik untuk menemukan pesaing yang tepat? Mulailah dengan melihat pesaing komersialmu.

Ini adalah perusahaan yang mungkin sudah kamu kenal dan bersaing langsung denganmu dengan produk atau layanan yang sangat mirip. Mereka mungkin bahkan berada di lokasi yang sama denganmu.

Alat Market Explorer Semrush dapat membantu kamu menemukan daftar pesaingmu di semua saluran akuisisi, bukan hanya pencarian organik. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka Market Explorer.
  2. Pilih opsi “Find Competitors“.
  3. Tentukan lokasi yang kamu inginkan, lalu masukkan domain situs webmu.
  4. Klik “Research a market“.
  5. Setelah itu, kamu akan melihat laporan berjudul “Overview“. Pergi ke tab “All Domains” untuk melihat daftar domain pesaing.

Di sini, kamu bisa melihat berapa banyak trafik yang mereka dapatkan dari berbagai saluran. Identifikasi pesaing utama dan periksa apakah ada pesaing yang belum kamu kenali sebelumnya.

Temukan Keyword Gap

Temukan Keyword Gap
Temukan Keyword Gap

Setelah memilih pesaing untuk dianalisis, buka alat Keyword Gap Semrush. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Masukkan domainmu serta maksimal 4 domain pesaing.
  2. Pilih lokasimu.
  3. Klik “Compare“.

Kamu akan melihat analisis yang menunjukkan bagaimana keyword milikmu dan pesaingmu tumpang tindih, serta peluang terbaik untukmu. Gulir ke bawah untuk melihat tabel yang mencantumkan setiap pesaing, serta hubungan antara profil keyword mereka dan profil keyword milikmu.

Lakukan Analisis

Lakukan Analisis
Lakukan Analisis

Setelah alat Keyword Gap memberi tahu kamu bagaimana peringkatmu dibandingkan dengan pesaing, ini adalah cara terbaik untuk menganalisis hasilnya:

  1. Kemudian pilih tab “Missing“. Untuk menemukan keyword yang bisa kamu manfaatkan, lihat daftar keyword yang diberikan peringkat oleh pesaingmu tetapi tidak denganmu.
  2. Untuk mempersempit hasil, gunakan filter ini:
    • Gunakan filter “Position” untuk fokus pada keyword di mana pesaingmu berada di peringkat 10 besar. Ini akan membantu mengungkap peluang keyword berdampak tinggi.
    • Jika domainmu tidak begitu dikenal dan memiliki sedikit otoritas, gunakan filter untuk keyword difficulty (KD) yang lebih rendah. Klik menu drop-downKD“, atur rentang dari 0 hingga 49, dan pilih “Apply“. Sekarang kamu hanya akan melihat keyword yang hilang dengan skor kesulitan 49 atau lebih rendah.

Setelah mempersempit daftar, pertimbangkan beberapa keyword yang lebih khusus. Untuk menentukan keyword mana yang ingin kamu fokuskan dan menggunakannya di seluruh situs webmu, pertimbangkan maksud pencarian (serach intent) setiap keyword dan volume pencarian (search volume) bulanan.

Simpan Keyword yang Akan Digunakan

Simpan Keyword yang Akan Digunakan
Simpan Keyword yang Akan Digunakan

Langkah berikutnya adalah menggunakan alat Keyword Gap untuk menyimpan keyword yang ingin kamu tambahkan ke rencana kontenmu. Ini langkah-langkahnya:

  1. Di daftar kata kunci “Missing” dengan skor kesulitan antara 0 dan 49, pilih keyword yang paling relevan dengan bisnismu. Caranya, centang kotak di samping keyword yang kamu pilih.
  2. Klik tombol “+ Add to keyword list” untuk menyimpannya. Beri nama daftar tersebut dengan cara yang mudah ditemukan dan dipahami oleh kamu dan timmu nantinya, misalnya “Manajemen Proyek”.
  3. Klik tanda centang untuk membuat daftar yang nanti bisa kamu buka di Keyword Strategy Builder. Kamu juga bisa mengekspor keyword ini untuk dianalisis lebih lanjut secara offline atau dibagikan dengan timmu.
  4. Klik tombol “Export” dan pilih format yang diinginkan, yakni Excel, CSV, atau CSV.
  5. Ulangi proses ini untuk daftar keyword yang difilter agar hanya menampilkan istilah di mana pesaingmu memiliki peringkat 10 teratas.
  6. Lakukan hal yang sama untuk tab “Weak” dan “Untapped”.
    • Tab “Weak” menunjukkan keyword yang membuat pesaingmu mengungguli kamu. Ini berarti kontenmu yang menargetkan istilah tersebut kemungkinan perlu ditingkatkan.
    • Tab “Untapped” menampilkan istilah yang setidaknya digunakan oleh satu pesaing tetapi tidak digunakan olehmu. Ini bisa menjadi peluang bagus untuk menambahkan sesuatu yang baru ke situs webmu dan menarik lebih banyak pengunjung.
  7. Pastikan untuk menambahkan setiap istilah baru ke daftar yang sama.

Setelah kamu menyimpan cukup banyak keyword, buka daftar tersebut di Keyword Strategy Builder. Kamu dapat menggunakannya untuk mengelompokkan keyword berdasarkan topik yang serupa.

Buat Keyword Cluster

Buat Keyword Cluster
Buat Keyword Cluster

Selanjutnya, kamu mungkin ingin membagi keyword yang telah kamu simpan ke dalam topic clusters, yakni halaman yang terkait secara tematis dengan pillar page utama dan sub-page terkait, serta keyword clusters, yakni kumpulan keyword dengan tujuan yang sama.

Ini memungkinkan kamu untuk membuat halaman yang meningkatkan otoritas topikmu dan menggabungkan beberapa istilah pencarian untuk meningkatkan kemungkinan hasil mesin telusurmu. Berikut cara melakukannya:

  1. Kunjungi alat Keyword Strategy Builder Semrush.
  2. Di bagian “Keyword lists“, pilih daftar yang sudah kamu buat sebelumnya.
  3. Setelah daftar terbuka, klik opsi “Cluster this list” di bagian atas dasbor. Alat ini akan secara otomatis mengelompokkan keyword menjadi pillar page dan sub-page di bawah setiap pillar page.
  4. Klik tanda panah abu-abu di samping pillar page atau sub-page mana pun untuk melihat keyword cluster di sebelah kiri dan artikel yang sudah berperingkat baik dalam hasil pencarian untuk istilah tersebut di sebelah kanan.
  5. Perhatikan tag “high ranking potential“. Tag ini menandai halaman yang difokuskan pada keyword cluster dengan volume pencarian (search volume) tinggi dan tingkat kesulitan kata kunci (KD) rendah, yang bisa menghasilkan trafik terbanyak dengan usaha paling sedikit.

Baca juga: 7 Cara Memformat Blog Post untuk Meningkatkan Keterlibatan Pembaca

Optimalkan Konten Lama dan Buat Konten Baru

Optimalkan Konten Lama dan Buat Konten Baru
Optimalkan Konten Lama dan Buat Konten Baru

Kini kamu telah memiliki keyword dan ide halaman baru yang bisa digunakan untuk membuat konten baru serta memperbarui konten yang sudah ada. Ini akan meningkatkan posisi situs webmu di hasil pencarian dan menarik pengunjung melalui trafik organik.

Misalkan kamu telah menemukan keyword “beli baju trendy online” menggunakan analisis keyword gap. Di mana ini adalah keyword yang sangat dicari oleh calon pelanggan yang mencari pakaian gaya terbaru melalui internet.

Selanjutnya, kamu bisa membuat halaman baru di situs webmu yang berfokus pada koleksi baju trendy terbaru yang dijual online. Halaman ini bisa mencakup galeri foto, deskripsi produk yang menarik, ulasan pelanggan, dan pilihan gaya atau trend fashion yang sedang populer.

Kamu juga bisa memperbarui konten yang sudah ada, seperti artikel blog atau panduan gaya yang relevan dengan produk yang kamu tawarkan. Sebagai contoh, kamu bisa memperbarui artikel tentang “10 Gaya Baju Trendi untuk Musim Panas Ini” atau “Tips Memadukan Baju Trendi dengan Aksesoris”.

Pantau Strategi yang Telah Diterapkan

Pantau Strategi yang Telah Diterapkan
Pantau Strategi yang Telah Diterapkan

Memantau kinerja hasil penelusuran berarti memeriksa secara teratur bagaimana situs webmu terlihat dan berfungsi di halaman hasil mesin pencari seperti Google.

Kamu dapat mengetahui apakah upayamu untuk meningkatkan strategi SEO, seperti optimisasi konten atau link building berhasil atau tidak. Dengan memantau, kamu dapat mengetahui apakah perubahan membantu peringkat keyword yang kamu targetkan.

Jika kamu tengah mencari solusi untuk mengoptimalkan strategi SEO situs webmu, Optimaise dapat membantu. Sebagai penyedia jasa SEO yang berpengalaman, kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnismu untuk meningkatkan visibilitas di hasil pencarian, menarik lebih banyak pengunjung, dan mengonversi mereka menjadi pelanggan setia.

Jangan ragu untuk menghubungi Optimaise hari ini untuk mendiskusikan bagaimana kami dapat membantu mengembangkan potensi SEO bisnismu secara maksimal!

Baca Juga

Optimaise