SEODigital Marketing

9 Kiat Tampil di Google Discover Agar Traffic Meningkat

Tiara Motik

9 Kiat Tampil di Google Discover Agar Traffic Meningkat

Keberhasilan suatu situs web tidak hanya tergantung pada kualitas kontennya, tetapi juga seberapa baik konten tersebut dapat diakses oleh pengguna. Google Discover, sebagai fitur yang semakin populer dalam ekosistem Google, menawarkan peluang emas untuk mendapatkan perhatian pengguna.

Salah satu jalur yang penuh potensi adalah saat kontenmu tampil di Google Discover, sebuah platform yang dapat memberikan dorongan signifikan terhadap traffic situs web. Dengan lebih dari miliaran pengguna aktif, muncul di Google Discover dapat menjadi langkah strategis untuk menarik perhatian audiens yang lebih luas, lho.

Namun, agar kontenmu bisa tampil, kamu membutuhkan kiat-kiat khusus yang dapat membimbing kontenmu melalui kompleksitas algoritma Google Discover.

Berikut ini adalah beberapa kiat strategis yang esensial untuk memastikan kontenmu tidak hanya tampil di Google Discover, tetapi juga menarik perhatian dan meningkatkan traffic secara signifikan.

Apa itu Google Discover?

Apa itu Google Discover?
Apa itu Google Discover

Google Discover adalah fitur dari mesin pencari Google yang menyediakan pengalaman personalisasi dalam menemukan konten online. Diluncurkan pada tahun 2018, Google Discover bertujuan untuk memberikan pengguna informasi yang relevan dan menarik langsung di laman beranda atau feed pencarian pengguna, tanpa perlu melakukan pencarian aktif.

Algoritma canggih Google Discover memahami minat pengguna berdasarkan riwayat pencarian, penelusuran sebelumnya, dan preferensi pengguna lainnya. Dengan menganalisis data ini, Google Discover menyajikan artikel, berita, dan konten visual yang sesuai dengan kebutuhan dan minat pengguna tanpa mereka harus mengetikkan keyword tertentu.

Contohnya, jika kamu sering mencari informasi tentang SEO maka Google Discover akan menampilkan artikel tentang strategi SEO terbaik, pembaruan algoritma mesin pencari, atau tips optimasi situs web. Hal ini menciptakan pengalaman penjelajahan yang lebih dinamis dan personal.

Penting untuk dicatat bahwa Google Discover tidak hanya mempertimbangkan riwayat pencarian, tetapi juga melibatkan konteks dan perilaku pengguna. Misalnya, jika pengguna secara rutin membaca konten kesehatan, Discover mungkin akan menampilkan artikel seputar kesehatan meskipun mereka belum mencari topik tersebut secara eksplisit.

Perbedaan Google Discover dengan Google Search
Perbedaan Google Discover dengan Google Search

Setelah mengetahui apa itu Google Discover, selanjutnya pertanyaan yang mungkin muncul di benakmu adalah kalau begitu apa perbedaan antara Google Discover dan Google Search?

Google Discover dan Google Search, meskipun berasal dari ekosistem Google, tapi keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam menyajikan dan memberikan akses terhadap informasi.

Google Search memungkinkan pengguna mencari informasi dengan keyword atau pertanyaan tertentu, dan hasilnya ditampilkan berdasarkan relevansi kata kunci. Sebaliknya, Discover menyajikan informasi tanpa memerlukan pencarian aktif.

Algoritma Discover sangat personal karena menggunakan pemahaman terhadap minat dan preferensi pengguna untuk menampilkan konten yang mungkin menarik bagi mereka. Di mana kamu dapat menjelajahi konten yang disesuaikan secara otomatis tanpa tujuan pencarian tertentu. Di Google Search, interaksi pengguna terjadi secara aktif dengan mencari jawaban atau informasi.

Sebagai contoh, seseorang yang mencari “tips SEO” di Google Search akan mendapatkan hasil berdasarkan keyword tersebut, sedangkan di Discover, seseorang yang sering membaca tentang SEO akan melihat secara otomatis konten terbaru tentang SEO di feed mereka.

Kiat Agar Konten Tampil di Google Discover

Kiat Agar Konten Tampil di Google Discover
Kiat Agar Konten Tampil di Google Discover

Kelebihan yang ditawarkan oleh Google Discover kamu yang sering kali membuat konten atau artikel untuk menjangkau audiens. Dengan fokus pada personalisasi, platform ini memungkinkan pengguna menjelajahi konten yang relevan tanpa pencarian aktif, menciptakan pengalaman penemuan yang intuitif.

Dengan kelebihan-kelebihan yang nampak menjanjikan, sayangnya tidak semua konten bisa tampil di Discover, apalagi jika berhasil menarik traffic yang tinggi. Keberhasilan tampil di platform ini bergantung pada sejumlah faktor, dan pemahaman mendalam terhadap kriteria algoritma menjadi kunci utama.

Baca juga: 5 Tahap SEO Audit untuk Tingkatkan Optimasi Websitemu

Konten yang tidak memenuhi standar kualitas atau tidak sesuai dengan minat pengguna mungkin akan kesulitan untuk mendapatkan eksposur yang diinginkan. Untuk memaksimalkan potensi tampil di Google Discover, diperlukan sejumlah kiat yang dapat dioptimalkan oleh para pembuat konten.

Berikut adalah beberapa kiat strategis yang dapat membantu kamu memanfaatkan kelebihan platform ini dan memastikan kontenmu mendapatkan perhatian audiens yang optimal.

Pastikan Situs dan Konten Memenuhi Syarat

Pastikan Situs dan Konten Memenuhi Syarat
Pastikan Situs dan Konten Memenuhi Syarat

Langkah pertama yang paling penting untuk dapat muncul di Google Discover adalah memastikan bahwa situs web dan kontenmu memenuhi persyaratan. Tidak perlu mengirimkan situs secara formal ke Google Discover, karena konten yang sudah memenuhi kriteria untuk diindeks di Google Search juga dianggap memenuhi syarat untuk tampil di Discover.

Google menyarankan agar gambar yang kamu sertakan di dalam konten memiliki kualitas tinggi dan menarik. Terutama, gambar berukuran besar yang cenderung lebih sering mendapatkan kunjungan dari Discover.

Penting untuk memeriksa setiap halaman yang ingin kamu tampilkan di Discover, pastikan gambar unggulan memiliki lebar minimal 1200 piksel. Namun, aturan ini hanya berlaku untuk satu gambar unggulan di artikel, dan tidak perlu diterapkan pada semua gambar di halaman tersebut.

Selain itu, untuk memastikan bahwa gambar-gambar tersebut diakui dengan baik oleh Discover, kamu perlu menggunakan pengaturan khusus. Tag metamax-image-preview:large” harus dimasukkan ke bagian dari setiap halaman yang ingin kamu sertakan di Google Discover. Jika kamu menggunakan plugin WordPress seperti Yoast, tag ini akan otomatis dimasukkan ke dalam templatmu.

Selain itu, Google Discover memiliki fokus utama untuk menyajikan konten yang menarik dan relevan bagi penggunanya. Ini berarti konten yang terkesan basi, ketinggalan zaman, atau kurang menarik kemungkinan besar tidak akan muncul di sana.

Namun, terdapat pengecualian di mana halaman yang sangat relevan untuk pencari tertentu dapat tampil di Discover, memberikan traffic tambahan ke situsmu. Faktor-faktor, seperti riwayat penelusuran pengguna, riwayat Gmail, lokasi, dan data lain yang dimiliki oleh Google dapat mempengaruhi penampilan konten tersebut.

Sebagai contoh, bayangkan seorang calon mahasiswa yang sedang mempertimbangkan mendaftar beasiswa program master. Dalam feed Discover mereka, mereka akan melihat konten tentang beragam pilihan beasiswa.

Ini menunjukkan bahwa Google Discover dapat merespons secara dinamis terhadap preferensi dan kebutuhan spesifik pengguna, menyajikan informasi yang sangat relevan.

Baca juga: 8 Cara Menggunakan ChatGPT untuk Membuat Artikel SEO Friendly

Ketahui Minat Audiens

Google Discover sebagai produk pencarian tanpa kueri, menampilkan konten tanpa perlu memasukkan pertanyaan. Meskipun awalnya hanya tersedia untuk perangkat seluler, Google sedang menguji versi desktop. Menyoroti bahwa konten yang sukses di satu produk mungkin tidak berhasil di produk lainnya karena fokusnya pada minat dan niche khusus

Penting untuk mengevaluasi nilai traffic dari Google Discover, terutama bagi situs yang mengandalkan iklan dan tautan afiliasi. Namun, sulit mengukur konversi dengan tepat melalui Google Analytics. Terlebih lagi, dengan fluktuasi yang dapat terjadi secara tiba-tiba akibat perubahan minat pengguna dan algoritme Google.

Pada dasarnya, Google Discover menggunakan informasi tentang minat dan entitas pengguna untuk menyajikan konten yang lebih relevan dan menarik dalam umpan mereka. Saat Google “mengetahui” minatmu, itu berarti algoritma menilai aktivitasmu untuk mencari tahu topik atau entitas apa yang mungkin menarik bagimu.

Pendekatan yang bisa kamu lakukan umumnya melibatkan menganalisis kinerja konten berdasarkan entitas atau topik, sehingga situs dapat menyajikan konten yang lebih sesuai dan meningkatkan kemungkinan tampil di feed Discover pengguna. Untuk memahami minat dan entitas pengguna untuk meningkatkan visibilitas di Google Discover dapat diuraikan sebagai berikut:

  • Menggunakan Google Search Console, eksporlah data konten yang telah tampil dengan baik di Google Discover selama 16 bulan terakhir. Ini dapat memberikan wawasan tentang jenis konten apa yang mendapatkan respon positif dari pengguna Discover.
  • Lakukan analisis mendalam terhadap entitas atau topik tertentu yang mendorong traffic dan visibilitas terbaik selama periode tersebut.
  • Faktor yang dapat dianalisis melibatkan struktur URL, breadcrumbs, tag, dan pemanfaatan alat Natural Language Processing (NLP) seperti Diffbot.
  • Data yang dianalisis dapat mencakup tren entitas tertentu, keyword, atau topik yang paling banyak menarik perhatian pengguna Discover.
  • Gunakan tools, seperti Buzzsumo, Mention, Brandwatch, Hootsuite, dan Talkwalker karena dapat membantu kamu melacak tren dan pembaruan terkini dalam topik serta entitas yang diminati oleh audiens situs webmu.

Pahami Tindakan Manual

Pahami Tindakan Manual
Pahami Tindakan Manual

Seperti Google Search, Discover memiliki proses tindakan manual ketika situs melanggar pedoman yang telah ditetapkan. Tim Webspam Google dapat memberikan tindakan manual jika konten melanggar pedoman Discover, seperti menyajikan saran medis yang bertentangan dengan ilmiah atau konten yang bersifat merendahkan, kekerasan, atau terorisme.

Ini bisa mengakibatkan penurunan signifikan pada Discover. Salah satu tindakan manual umum adalah terkait “konten menyesatkan,” yang terjadi ketika judul situs tidak sesuai dengan informasi yang sebenarnya di dalam artikel atau yang kita kenal dengan “clickbait“.

Jika situsmu mendapat tindakan manual, kamu perlu menghapus atau memperbaiki konten yang melanggar sebelum mengajukan permintaan pertimbangan ulang. Pastikan untuk secara teratur memeriksa laporan Tindakan Manual di Google Search Console untuk memastikan tidak ada penalti yang belum diatasi.

Hindari Konten yang Tidak Pantas

Sebagian besar masalah yang sering dihadapi situs yang kesulitan mendapatkan traffic konsisten di Google Discover terkait dengan konten yang dianggap “dilarang”. Google secara tegas telah menyatakan bahwa konten dewasa dan tidak pantas akan disaring oleh Discover.

Jika situs kamu mengandung konten yang berkaitan dengan seks, kekerasan, isu politik yang memanas, atau gambar yang tidak pantas, ini dapat mengurangi kemungkinan seluruh domain muncul di Google Discover. Meskipun Google memberikan pedoman umum, mereka tidak memberikan detail spesifik tentang jenis konten dewasa atau tidak pantas apa yang dianggap sebagai pelanggaran.

Rekomendasi untuk mengatasi ini termasuk mempertimbangkan untuk memisahkan konten yang Not Safe For Work (NSFW) ke situs web atau subdomain terpisah. Alternatifnya, kamu bisa mempertimbangkan menggunakan subdomain terpisah untuk mengarahkan lalu lintas Discover jika situs utamamu memiliki jumlah yang signifikan dari jenis konten ini.

Gunakan Gambar yang Sesuai

Penting untuk diingat bahwa kualitas gambar hanya merupakan salah satu langkah dalam upaya meningkatkan traffic artikel di Google Discover. Seleksi gambar yang tepat juga memiliki peran signifikan.

Dalam pemeriksaan Discover kami, kami meneliti gambar mini pada artikel Discover yang memiliki kinerja tertinggi dan terendah dalam hal klik dan click-through rate (CTR). Sebagai contoh, thumbnail gambar pada artikel di atas mencerminkan jenis gambar yang sering kali sukses di Discover.

Ditemukan bahwa gambar wajah orang, terutama tokoh terkenal, seperti atlet atau selebritas, cenderung meningkatkan CTR secara signifikan. Format gambar 2 atau 3 panel yang memuat berbagai gambar atau objek yang relevan dengan artikel juga dapat menjadi pilihan yang baik.

Gambar khusus, seperti infografis atau gambar dengan kata atau objek yang ditumpangkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja. Di sisi lain, gambar yang buram, tidak fokus, atau tidak menarik dapat menyebabkan penurunan CTR.

Baca juga: Ketahui 7 Metrik User Behavior untuk Optimalkan SEO

Tulislah Judul yang Baik dan Menarik

Tulislah Judul yang Baik dan Menarik
Tulislah Judul yang Baik dan Menarik

Judul, sebagai komponen utama, memainkan peran penting dalam mempengaruhi kinerja di Discover. Google, biasanya, menggunakan berbagai elemen halaman untuk menampilkan judul di Google Discover, seperti (judul artikel), Open Graph tag (OG), atau kadang-kadang tag dari HTML.

Analisis dari 80 artikel Discover menunjukkan bahwa Google cenderung menggunakan judul OG sebanyak 75%. Ketika kamu menulis judul, pertimbangkan kebebasan kreatif untuk menciptakan judul yang lebih menarik dan ramah penemuan di bidang OG, sambil tetap mematuhi praktik SEO.

Beberapa sumber seperti media berhasil mengoptimalkan judul untuk SEO sementara mengeksplorasi judul yang lebih menarik dan mengundang di Discover. Namun, perlu diingat untuk tetap mematuhi pedoman tindakan manual Google.

Penggunaan judul yang terlalu berlebihan dan menghilangkan informasi tanpa memberikan nilai yang jelas dapat berisiko tindakan manual dan pengurangan nilai algoritma di Discover. Saat menemukan pola sukses dalam judul, pertimbangkan untuk mengadopsi struktur yang sama di artikel mendatang.

Perhatikan Umur Artikel

Dalam mengelola konten untuk Google Discover, penting untuk memperhatikan umur artikel yang cenderung hanya bertahan beberapa hari dalam peringkat. Untuk mengoptimalkan kinerja, disarankan untuk secara berkala memperbarui konten dengan informasi baru, tapi, kamu perlu berhati-hati saat mengubah tanggal publikasi atau modifikasi untuk menghindari tindakan manual.

Jika artikel tampil namun trafiknya mereda, pertimbangkan untuk membuat artikel terkait dan pastikan untuk membuat tautan antar artikel. Selain itu, jangan lupakan konten yang pernah sukses di Discover, karena melupakannya dapat berdampak pada kualitas situs.

Gunakan sistem peringkat Google, seperti sistem konten bermanfaat untuk menjaga kualitas situs dengan menghindari konten yang dianggap tidak bermanfaat.

Terakhir, pertimbangkan untuk menghidupkan kembali artikel yang berhasil baik satu bulan atau satu tahun lalu, sebagai upaya untuk meningkatkan traffic dari Google Discover dengan memanfaatkan kembali konten yang telah terbukti berhasil di masa lalu.

Ketahui Pembaharuan Algoritma Google

Google telah secara jelas menyatakan bahwa pembaruan inti dan sistem peringkat, seperti sistem konten bermanfaat dapat mempengaruhi performa di Google Discover. Hal ini ditegaskan dalam tambahan terbaru pada halaman “Get on Discover,” di mana disebutkan bahwa perubahan lalu lintas dapat terjadi setelah pembaruan inti Google Search dan sistem konten bermanfaat.

Dampak dari pembaruan algoritma ini bisa menjadi tantangan serius bagi banyak situs, bahkan menyebabkan traffic Discover turun hingga mencapai 0. Penting diingat bahwa evaluasi kualitas situs oleh Google menjadi faktor penentu untuk keberlanjutan di tempat-tempat seperti Google Discover.

Kalau situsmu mengalami dampak negatif dari pembaruan dan sistem peringkat Google ini dapat dianggap sebagai indikasi untuk melakukan perbaikan dan membersihkan konten situs agar mencapai reputasi yang lebih baik. Dengan demikian, pemahaman tentang pengaruh pembaruan algoritma dan kerangka evaluasi kualitas situs Google menjadi kunci untuk memperbaiki performa situs di Discover.

Pahami Sindikasi Artikel

Pahami Sindikasi Artikel
Pahami Sindikasi Artikel

Kalau situs web milikmu menggabungkan kontennya dengan situs mitra, seperti MSN, Yahoo, atau AOL ini dapat menimbulkan risiko pada visibilitas di Google Discover. Seiring waktu, Google menghadapi kesulitan dalam menentukan versi kanonisasi artikel sindikasi yang berarti artikel sindikasi pada situs mitra dapat muncul di Google Discover meskipun situs mitra merujuk ke sumber aslinya.

Contohnya, Google mungkin memilih versi artikel di situs mitra sebagai kanonik, meskipun sumber asli memiliki tag kanonik yang merujuk ke situsnya. Akibatnya, situs mitra dapat mendapatkan sebagian besar traffic Discover, bahkan jika sumber asli lebih diutamakan.

Google menyarankan agar situs mitra tidak mengindeks artikel sindikasi untuk memastikan pengindeksan dan peringkat optimal pada sumber asli. Namun, ini sering kali tidak dapat diimplementasikan karena situs mitra mungkin tidak setuju.

Tidak ada solusi yang pasti, tapi sebagai penerbit, kamu perlu menyadari bahwa menggunakan sindikasi artikel dapat mengakibatkan kehilangan potensi traffic Discover. Pemahaman akan risiko ini penting, dan pilihan penanganannya harus dipertimbangkan dengan cermat oleh situs web yang menggunakan sindikasi artikel.

Dalam menghadapi dinamika kompleks Google Discover, pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kinerja konten sangatlah penting. Google menekankan bahwa pembaruan inti dan sistem peringkat, seperti sistem konten bermanfaat dapat berdampak pada visibilitas di Discover.

Kami di Optimaise memahami bahwa konten yang berkualitas dan performa SEO dalam jangka waktu yang panjang adalah poin penting keberhasilan. Melalui layanan SEO, kami berkomitmen membantu situs webmu dalam mengoptimalkan strategi SEO, termasuk pembaruan konten yang signifikan. Hubungi kami hari ini untuk diskusi lebih lanjut, ya!

Baca Juga

Optimaise