Digital MarketingSEO

7 Cara Mudah Mengukur Engagement Rate Berbagai Platform

Tiara Motik

7 Cara Mudah Mengukur Engagement Rate Berbagai Platform

Pada tahun 2023, Asia menjadi magnet utama, menarik lebih dari 2,93 miliar pengguna internet sehingga menjadikannya pangkalan terbesar di dunia. Berangkat dari data tersebut, kita dapat berkesimpulan betapa pentingnya mengukur engagement rate.

Bukan hanya relevan dalam konteks media sosial, tetapi juga berlaku luas untuk berbagai saluran digital marketing, termasuk situs web dan aplikasi seluler.

Karena itu, dalam konteks ini, bukan hanya tentang menghitung jumlah pengikut atau ‘like‘, tetapi lebih pada memahami bagaimana audiens merespons, berinteraksi, dan terlibat dengan konten digital.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa cara mengukur engagement rate untuk memberikan kamu panduan praktis dalam mengevaluasi dan meningkatkan keterlibatan di era digital yang terus berkembang.

Apa itu Engagement Rate?

Apa itu Engagement Rate?

Engagement rate atau tingkat keterlibatan merupakan kunci untuk memahami dinamika media sosial, web, dan aplikasi. Secara sederhana, ini adalah cara untuk mengukur seberapa aktif orang berinteraksi dengan konten yang kamu publikasikan.

Engagement atau keterlibatan berarti terlibat secara aktif dalam suatu hal dan ketika kita terapkan konsep ini ke dalam dunia media sosial, kita dapat melihatnya sebagai indikator sejauh mana audiens terlibat dengan konten kita, entah melalui like, komentar, berbagi, dan menyimpan.

Bukan hanya sekadar angka, melainkan sebuah metrik berharga dalam menganalisis efektivitas kampanye brand. Individu yang meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan video, pembaruan, dan blog cenderung menjadi pelanggan yang lebih terlibat.

Pada dasarnya, jika kamu mencari definisi “engagement rate” di Google, kamu akan menemukan sejumlah istilah pencarian yang terkait dengan platform media sosial.

Media sosial memang menjadi tempat lahirnya metrik engagement rate dan digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat interaksi dengan kampanye dibandingkan dengan jumlah pengikutmu.

Namun, dalam konteks engagement rate situs web dan aplikasi memiliki sedikit perbedaan. Tingkat keterlibatan yang tinggi di kedua saluran ini menunjukkan bahwa audiens menemukan nilai dalam kontenmu dan bersedia berinteraksi secara aktif.

Mengapa Engagement Rate Penting?

Mengapa Engagement Rate Penting?
Mengapa Engagement Rate Penting?

Engagement memberikan wawasan berharga kepada tim digital marketing tentang sejauh mana mereka dapat menjangkau pendukung, pemberi pengaruh, dan audiens target.

Di dunia media sosial, digital marketing, dan SEO, pembicaraan tentang ROI (Return on Investment) sering menjadi fokus utama.

Dengan menggunakan alat yang tepat, perusahaan dapat mengukur engagement rate untuk menggambarkan keberhasilan kampanye media sosial mereka. Secara online, tingkat keterlibatan menghasilkan beberapa dampak positif yang signifikan, termasuk:

  1. Engagement rate yang tinggi meningkatkan visibilitas merekmu di platform media sosial, membuatnya lebih terlihat oleh audiens yang lebih luas.
  2. Engagement membantu membangun ketertarikan pada merek dengan melibatkan audiens dalam interaksi positif sehingga memberikan kesan positif terhadap merekmu.
  3. Audiens yang terlibat lebih mungkin memberikan referensi positif dan terlibat dalam pemasaran dari mulut ke mulut ini membantu memperluas jangkauan merekmu.
  4. Mampu meningkatkan kredibilitas merek, menunjukkan bahwa audiens merespons, dan menghargai konten yang kamu bagikan.
  5. Melalui interaksi yang aktif, kamu dapat membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan, meningkatkan loyalitas, dan retensi.

Melalui engagement rate, kamu dapat memahami apakah kontenmu sesuai dengan audiens dan apakah kamu berhasil memberikan nilai yang sesuai dengan harapan mereka.

Meskipun digital marketing cenderung memperhitungkan metrik pertumbuhan pengikut, jangkauan, dan tayangan, engagement rate selalu menjadi fokus utama karena memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang bagaimana audiens merespons dan terlibat.

Faktor yang Mempengaruhi Engagement Rate di Berbagai Platform

Faktor yang Mempengaruhi Engagement Rate di Berbagai Platform
Faktor yang Mempengaruhi Engagement Rate di Berbagai Platform

Engagement rate memang merupakan konsep yang kompleks, dan tidak ada definisi tunggal untuk menentukan sejauh mana pelanggan dianggap “terlibat”.

Ini bervariasi sesuai dengan konteks dan platform media yang digunakan. Sebagai contoh, dalam mengukur engagement rate, faktor-faktor berikut bisa kamu pertimbangkan:

  1. Situs web
    • Sejauh mana pengguna menggulir halaman.
    • Berapa lama pengguna tinggal di halaman.
    • Jumlah halaman yang dilihat oleh pengguna.
    • Persentase pengguna yang meninggalkan situs setelah melihat satu halaman.
    • Sejauh mana konten situs dibagikan melalui media sosial atau platform lain.
    • Berapa banyak pengguna yang mengisi formulir atau berpartisipasi dalam tindakan konversi.
  2. Media sosial
    • Di Facebook berupa reaksi, klik, komentar, dan berbagi.
    • Di LinkedIn berupa interaksi, klik, perolehan pengikut, dan tayangan.
    • Di Instagram berupa suka dan komentar.
    • Di X berupa Retweet, komentar, dan suka.
    • Di YouTube berupa jumlah views, like, dislike, komentar, dan share.
    • Di TikTok berupa jumlah views, suka, komentar, stitch, dan share.

Baca juga: Apa itu Session? Ketahui 6 Fakta dan Cara Mudah Menggunakannya

Dalam kampanye omnichannel, sering kali perlu mengukur metrik keterlibatan di berbagai saluran untuk mendapatkan gambaran yang lengkap. Memantau tingkat keterlibatan membantumu mengevaluasi efektivitas strategi pemasaranmu.

Cara Mengukur Engagement Rate untuk Berbagai Platform

Kamu dapat mengaplikasikan berbagai rumus engagment rate untuk mengukurnya secara manual. Sebagian besar platform media sosial menyediakan analisis untuk metrik keterlibatan yang relevan, selain jumlah suka dan komentar yang dapat langsung kamu lihat.

Namun, bagaimana jika kamu ingin mengukur tingkat keterlibatan situs web atau aplikasi selulermu? Beruntungnya, kini kamu bisa menemukan berbagai alat atau tools yang dapat membantumu dalam kedua hal tersebut. Tapi, mari kita telaah cara menghitung tingkat keterlibatan secara online menggunakan rumus yang berbeda.

Menghitung Engagement Rate di Facebook

Menghitung Engagement Rate di Facebook
Menghitung Engagement Rate di Facebook

Pengelola Facebook umumnya melaporkan keterlibatan penggemar dan pengikut, karena metrik keterlibatan berdasarkan jangkauan hanya tersedia untuk akun yang dimiliki.

Untuk membandingkan kinerja dengan pesaing, penting untuk memahami apa yang disampaikan oleh metrik ini.

Definisi keterlibatan postingan di Facebook adalah berapa kali orang berinteraksi dengan postinganmu melalui reaksi, komentar, berbagi, dan klik. Sekarang, mari kita tinjau rumus yang digunakan untuk mengukur keterlibatan di Facebook:

  1. Tingkat keterlibatan rata-rata per postingan oleh pengikut di Facebook dihitung sebagai total keterlibatan meliputi reaksi, komentar, dan share yang dibagi dengan jumlah postingan yang dipublikasikan oleh halaman tersebut.
  2. Hasilnya kemudian dibagi dengan jumlah pengikut, dan semuanya dikalikan dengan 100.
  3. Namun, jika kamu ingin mengeksplorasi kinerja dengan lebih mendalam, kamu selalu dapat melihat tingkat keterlibatan rata-rata berdasarkan total jangkauan atau reach dengan:
    • Total keterlibatan meliputi reaksi, komentar, dan share dibagi dengan jumlah postingan. Hasilnya kemudian dibagi dengan total jangkauan atau reach, dan semuanya dikalikan dengan 100.

Perlu diingat, rata-rata keterlibatan atau average engagement di sini berupa keterlibatan postingan dari reaksi, komentar, dan share dibagi dengan jumlah postingan yang dipublikasikan dalam periode yang ditentukan.

Kamu juga bisa menggunakan tools atau kalkulator online, seperti Swonkie atau Facebook Engagement Rate Calculator dari The Online Advertising Guide untuk menghitung engagement rate akun Facebookmu.

Menghitung Engagement Rate di Instagram

Menghitung Engagement Rate di Instagram
Menghitung Engagement Rate di Instagram

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, di Instagram, kamu akan menghadapi situasi yang serupa dengan engagement rate berdasarkan pengikut dan jangkauan, di mana jangkauan hanya tersedia untuk akun yang dimiliki.

Ini mengharuskan kamu untuk mempertimbangkan rata-rata tingkat keterlibatan berdasarkan pengikut dan rata-rata tingkat keterlibatan berdasarkan jangkauan, tergantung pada data yang ingin kamu laporkan. Lebih detail lagi, rata-rata atau average engagement rate dihitung sebagai berikut:

  1. Average engagement rate per postingan oleh pengikut atau followers di Instagram:
    • Total keterlibatan (suka dan komentar) dibagi dengan jumlah postingan yang dipublikasikan oleh profil.
    • Hasilnya kemudian dibagi dengan jumlah pengikut, dan semuanya dikalikan dengan 100.
  2. Rata-rata tingkat keterlibatan per postingan berdasarkan jangkauan atau reach di Instagram:
    • Total keterlibatan, yakni suka dan komentar dibagi dengan jumlah postingan yang dipublikasikan oleh profil.
    • Hasilnya kemudian dibagi dengan total jangkauan atau reach, dan semuanya dikalikan dengan 100.

Ini memberikan cara yang efektif untuk mengevaluasi tingkat keterlibatan di Instagram, yakni dengan mempertimbangkan kedua metrik berdasarkan pengikut dan jangkauan. Kalau mau praktis, kamu bisa menggunakan kalkulator online bernama HypeAuditor atau Allstars.id.

Menghitung Engagement Rate di LinkedIn

Menghitung Engagement Rate di LinkedIn
Menghitung Engagement Rate di LinkedIn

LinkedIn mengikuti tren keterlibatan, baik secara harfiah maupun analitis dengan banyak orang aktif terlibat di platform ini, dan data yang dihasilkan tidak pernah mengecewakan.

Dalam konteks LinkedIn, keterlibatan LinkedIn diukur sebagai jumlah suka, komentar, klik, dan share yang diterima pada postingan yang dipublikasikan dalam jangka waktu tertentu. Untuk lebih memahami metrik ini, mari kita lihat bagaimana mengukur tingkat keterlibatan di LinkedIn:

  1. Average engagement rate per postingan berdasarkan tayangan di LinkedIn:
    • Total keterlibatan meliputi suka, komentar, klik, dan berbagi dibagi dengan jumlah postingan yang dipublikasikan oleh profil.
    • Hasilnya kemudian dibagi dengan jumlah tayangan, dan semuanya dikalikan dengan 100.

Dengan kata lain, ini memberikan gambaran tentang seberapa banyak interaksi yang terjadi untuk setiap postingan yang dinyatakan sebagai persentase dari jumlah tayangan.

Menghitung Engagement Rate di X

Menghitung Engagement Rate di X
Menghitung Engagement Rate di X

Twitter mendefinisikan keterlibatan sebagai total interaksi pengguna dengan sebuah X, termasuk posting ulang, balasan, mengikuti, menyukai, kutipan, hashtag, media yang disematkan, nama pengguna, foto profil atau ava.

Perlu dicatat bahwa X menghitung tingkat keterlibatan berdasarkan tayangan, yaitu jumlah keterlibatan dibagi dengan jumlah tayangan.

Bisa didefinisikan engagement X sebagai jumlah suka dan posting ulang yang diterima untuk X yang dipublikasikan dalam jangka waktu tertentu.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif, penting untuk melihat rumus rata-rata tingkat keterlibatan berikut ini:

  1. Average engagement rate per postingan berdasarkan follower atau pengikut di X:
    • Total keterlibatan suka dan posting ulang dibagi dengan jumlah X yang dipublikasikan oleh profil.
    • Hasilnya kemudian dibagi dengan jumlah pengikut, dan semuanya dikalikan dengan 100.

Metrik ini membantumu menilai seberapa efektif postinganmu dalam menarik perhatian dan melibatkan audiens di platform X. Namun, agar semakin mudah, kamu bisa mengukurnya melalui kalkulator online bernama mention dan Phlanx.

Menghitung Engagement Rate di YouTube

Menghitung Engagement Rate di YouTube
Menghitung Engagement Rate di YouTube

YouTube telah tumbuh menjadi platform berbagi video terpopuler di dunia, dan sebagai mesin pencari terbesar kedua secara global ini menjadi tempat yang sangat menarik untuk menyajikan berbagai konten saat ini.

Menurut data wawasan, metrik keterlibatan YouTube, seperti penayangan, suka, tidak suka, dan langganan bisa mencerminkan seberapa sering suatu video atau saluran berinteraksi dengan subscriber.

Untuk analisis yang lebih akurat, penting untuk memantau tingkat keterlibatan rata-rata, yang memberikan wawasan lebih mendalam tentang performamu seperti pada rumus berikut ini:

  1. Average engagement rate per video oleh pemirsa di YouTube:
    • Total keterlibatan suka, komentar, dan tidak suka dibagi dengan jumlah video yang dipublikasikan oleh profil.
    • Hasilnya kemudian dibagi dengan jumlah subscriber, dan semuanya dikalikan dengan 100.

Agar lebih mudah dan cepat, kamu bisa menggunakan kalkulator online Modash dan Grin. Keduanya bisa kamu gunakan untuk menghitung total keterlibatan platform YouTube dan TikTok.

Baca juga: 7 Hal tentang Evergreen Content: Apa Saja?

Menghitung Engagement Rate di TikTok

Menghitung Engagement Rate di TikTok
Menghitung Engagement Rate di TikTok

TikTok merupakan platform terkini dalam dunia media sosial sehingga penting untuk mengambil waktu sejenak untuk memahami wawasannya dan bagaimana kita dapat mengukur keberhasilan di platform yang kini begitu populer.

Analisis TikTok menghadirkan rumus keterlibatan dengan memperhitungkan jumlah penayangan video, penayangan profil, suka, komentar, penyimpanan, dan share.

Berbeda dengan jejaring sosial lain yang fokus pada konsep komunitas, di mana jumlah pengikut sering kali menjadi indikator utama popularitas, TikTok memiliki dinamika yang agak unik.

Karena TikTok merupakan platform yang mengejar popularitas viral sehingga metrik yang paling relevan bukanlah jumlah pengikut, tetapi seberapa sering video dilihat.

Kamu bisa mengukur keterlibatan di TikTok melalui jumlah suka, komentar, dan share yang diterima pada video yang dipublikasikan dalam jangka waktu tertentu. Untuk menghitung rata-rata engagement per video di TikTok:

  1. Kamu dapat mengambil total keterlibatan melalui suka, komentar, simpan, dan share.
  2. Kemudian, bagi dengan jumlah postingan yang diterbitkan oleh profil.
  3. Hasilnya kemudian dibagi dengan jumlah penayangan, dan semuanya dikalikan dengan 100.

Jadi, secara sederhana, tingkat keterlibatan merupakan persentase dari jumlah penayangan yang mendukung interaksi pada video, memberikan gambaran sejauh mana kontenmu berhasil menarik perhatian dan terlibat di platform TikTok.

Menghitung Engagement Rate di Website

Menghitung Engagement Rate di Website
Menghitung Engagement Rate di Website

Google Analytics menjadi alat penting untuk mengukur engagement rate sebuah website. Dengan pergeseran dari Universal Analytics (UA) ke Google Analytics 4 (GA4), bounce rate menjadi usang dan telah digantikan oleh metrik baru yang disebut engagement ratio.

Tingkat keterlibatan adalah cara baru untuk mengukur sejauh mana pengunjung berinteraksi dengan konten situs web. Google Analytics mendefinisikan tingkat keterlibatan sebagai jumlah sesi keterlibatan dibagi dengan jumlah total sesi selama periode tertentu.

Sesi keterlibatan adalah sesi yang berlangsung lebih dari 10 detik, memiliki peristiwa konversi, atau memiliki setidaknya 2 tampilan halaman atau tampilan layar. Dengan kata lain, ini adalah sesi di mana pengunjung terlibat dengan konten secara lebih mendalam.

Untuk melihat metrik rasio engagement dan bounce rate dalam laporan Google Analytics 4, kamu perlu menyesuaikan laporan. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka browser web dan masuk ke akun Google Analytics milikmu.
  2. Di dasbor Google Analytics, pilih opsi “Reports” dari menu di sebelah kiri.
  3. Pilih laporan spesifik yang ingin kamu analisis, misalnya, laporan Halaman dan Layar.
  4. Jika kamu memiliki peran sebagai Editor atau Administrator, kamu akan melihat opsi “Customize report” di sudut kanan atas laporan. Klik opsi ini.
  5. Temukan bagian “Report data” klik pada opsi “Metrics“.
  6. Setelah memilih “Metrics“, cari opsi “Add metric” di bagian bawah menu di sebelah kanan.
  7. Ketikkan nama metrik yang ingin kamu tambahkan, yaitu “Engagement rate” dan “Bounce rate”.
  8. Setelah menambahkan metrik, klik opsi “Apply” untuk menyimpan perubahan pada laporan saat ini.
  9. Pastikan untuk menyimpan perubahan yang kamu buat pada laporan.

Setelah mengikuti langkah-langkah ini, metrik rasio engagement dan bounce rate akan ditambahkan sebagai dua kolom terakhir di tabel laporan. Jika terdapat banyak metrik, kamu mungkin perlu men-scroll ke kanan untuk melihat kedua metrik tersebut.

Engagement rate memungkinkan kamu melihat sejauh mana pengguna berinteraksi dengan halaman-halaman di situs webmu. Ini mencakup klik tautan, pengisian formulir, dan interaksi lainnya.

Dengan memahami cara pengguna berinteraksi, kamu dapat menyesuaikan strategi SEO untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Jika kamu mencari layanan SEO yang dapat membantu mengoptimalkan keterlibatan situs webmu, pertimbangkanlah Optimaise sebagai salah satu penyedia jasa SEO. Hubungi kami hari ini untuk memulai perjalanan pengoptimalan situs webmu.

Baca Juga

Optimaise